
..._____...
......[Caliver]......
...Uncommon...
...Pedang panjang bermata dua yang di buat dari Taring Wind Wolf King yang berelemen angin. Ringan dan Kuat walau bukan unggulan!...
...Durability: 250 / 250...
..._...
...[Basic Sword Techniques And Breathing]...
...Uncommon...
...Buku yang berisi ketrampilan dasar dalam ilmu beladiri pedang dan pernafasan....
......Jika Anda Mempelajarinya dapat membangkitkan Job sebagai 'Swordsman' yang dapat di tingkatkan!......
...-----...
Escal masih memandangi Pedang dan Buku itu sejenak.
“Mungkin tidak ada pistol di dunia ini, jadi.. Senjata kedua yang mahir aku gunakan adalah Pedang, tidak buruk memiliki Job ini.”
Tangannya meraih Pedang itu, Caliver yang masih tersarung rapi dan buku Teknik Dasar Berpedang di dalam kotak. Dia menggantungkan pedang itu di pinggang kanannya, kemudian membuka buku. Langsung saja layar sistem muncul di depannya.
..._____...
...Apa Anda ingin mempelajari Buku Basic Sword Techniques And Breathing dan memiliki Job Swordsman?...
...Ya/Tidak...
Escal langsung menekan Opsi 'Ya' pada pilihan.
..._____...
...Jawaban dikonfirmasi!...
...-----...
Buku yang dipegangnya tiba-tiba bercahaya kebiruan dan menghilang. Sesaat tidak ada apapun yang terjadi, kemudian layar sistem kembali muncul.
..._____...
...Job Anda di tentukan!...
...Swordsman [> Uncommon <]...
...Ahli pedang yang dapat di tingkatkan!...
...Swordsman » Knight » Sword Master...
...-...
...Swordsman [> Uncommon <]...
...Level 1...
...Meningkat seiring pengguna memperbanyak penggunaan pedang dalam bertarung dan memahami pedang!...
Skill:
- Slash [Lv. 1] » Melakukan tebasan umum
- Strong Slash [Lv. 1] » Menebas dengan kekuatan lebih
- Rough Breathing [Lv. 1] » Pengguna mengontrol pernafasan dengan cepat dan memicu kekuatan tubuh secara ekstra dalam waktu satu menit.
Efek: Kelelahan setelah Pemakaian
Skill Lain Masih Terkunci!
...-----...
Escal tersenyum tipis setelah selesai membaca, “Tak terlalu buruk.”
Escal menghilangkan layar di depannya, kemudian memandang keluar jendela. Waktu masih pagi, dan itu cocok untuk melanjutkan jalannya karena terik matahari belum menyengat.
Dia berjalan keluar dari rumah itu, kemudian membuka Peta.
“Beruntung aku di pindah ke tempat yang dekat dengan jalan keluar dari hutan ini.”
Escal memasukkan Peta kembali ke dalam Penyimpanan Sistem, kemudian melangkahkan kakinya keluar Desa dan pergi ke satu arah yang berlawanan dari arahnya datang.
Menurut peta yang tadi ia lihat, tak jauh dari Desa Yeq terdapat sebuah Kota kecil bernama Kota Viell yang tentu saja masih berada dalam cakupan Kerajaan Aireest karena Kerajaan ini adalah salah satu Kerajaan terbesar di Benua Barat.
Namun, perjalanannya tak berjalan setenang yang ia duga. Beberapa binatang buas mengepungnya ketika Escal berada di tengah perjalanan sebelum sampai di Kota.
..._____...
...Level 3...
...Serigala Bertanduk Perak yang hidup secara berkelompok dengan satu Raja Serigala yang memiliki Tanduk Emas....
...Mereka Buas dan Kuat!...
...---...
Seperti yang Sistem beritahukan, ada lima ekor Serigala dengan masing-masing memiliki satu tanduk berwarna perak di dahi mereka yang tengah mengepung Escal. Bulunya abu-abu muda, dengan gigi dan taring tajam serta mata kuning menyala yang mendominasi.
Para serigala itu menggeram, berusaha mengancam Escal meski dia sama sekali tak bergeming.
Dalam kepungan para serigala itu, umumnya seseorang akan panik dan takut, namun berbeda dengan Escal. Dia justru masih sempat tersenyum, menurutnya ini adalah kesempatan bagus untuk menguji kekuatannya yang baru.
“Bagus sekali, kalian akan menjadi ujicoba yang bagus untuk kemampuan baruku.”
Escal mengeluarkan Caliver dari sarungnya, menatap ke arah beberapa serigala yang mengepungnya dengan tatapan meremehkan.
Para Silver Horned Wolf itu menggeram, seolah tahu jika Escal tengah meremehkan mereka. Salah satu dari mereka menerjang Escal dengan mulut terbuka, menampilkan gigi-giginya yang tajam siap menggigit.
Namun hanya dengan bergeser sedikit, Escal mampu menghindarinya.
“Begitu saja..” Escal memasang senyuman meremehkan.
Serigala itu kembali menerjang ke arah Escal. Tak hanya sendiri, serigala yang lain juga berusaha menyerang Escal dengan cakar mereka. Walau sedikit merepotkan, Escal masih unggul dan tak tergores sama sekali.
“Cukup main-main nya,” Mengeratkan pegangannya, Escal menggunakan Skill Slash. Mengayunkan pedangnya saat salah satu serigala menerjang ke arahnya sembari menghindar.
"Zrash!"
Kepala serigala itu langsung terpenggal, dan jatuh dengan kepala terpisah dari badannya. Membuat serigala lainnya marah sehingga menyerang lebih brutal.
Escal kembali menghindar dan menebas, sampai hanya tersisa dua serigala saja. Sementara di saat itu, level dari dirinya dan beberapa Skill yang ia miliki meningkat.
“Mari kita coba hal lain,” Escal mengibaskan pedangnya untuk menghilangkan darah yang tertinggal pada bilah pedangnya.
Dua serigala yang tersisa tidak berniat kabur, mereka semakin waspada pada sosok Escal dan terus menggeram.
Escal mengangkat sudut bibirnya, kemudian mengarahkan kedua tangannya yang ia renggang kan pada dua serigala yang tersisa. Lingkaran sihir kebiruan muncul di depannya dengan cahaya yang cukup terang.
“Ice Burst!”
Es tajam langsung keluar dari lingkaran sihir itu, dan bergerak cepat mengenai dua serigala yang tak sempat menghindar.
'BOM!'
Ledakan Es terjadi, membentuk kepulan asap dingin di tempat dua serigala tadi. Escal menurunkan tangannya, menunggu kepulan asap dingin hasil ledakan es tadi hilang.
Dia cukup puas dengan hasilnya, kedua serigala itu mati dengan kepala meledak namun semua darah dan tubuhnya dibekukan oleh Es dari Skill Ice Burst.
..._____...
...[Skill Ice Burst Naik Level! 1 » 2!]...
...---...
Suara pemberitahuan sistem terdengar di benaknya, namun kali ini tanpa layar karena menurut Escal pemberitahuan naik level saat bertarung itu mengganggu. Sehingga dia menghilangkannya, khusus untuk pemberitahuan naik level.
Selain itu, tak hanya Ice Burst yang meningkat. Tetapi Skill Slash juga meningkat sampai Level Tiga. Escal juga merasakan perkembangan tubuhnya karena dia telah menjadi Human Level Tiga.
Dia merasa kapasitas mana dan kekuatan tubuhnya meningkat, walau tidak signifikan karena dari awal tubuhnya memang sudah dalam kondisi sangat baik dan terlatih.
Escal memandang para serigala yang mati tanpa kepala itu, kemudian mendekati salah satunya.
“Harusnya ada yang berguna, kan?”
Layar sistem kembali muncul, menampilkan beberapa benda yang otomatis masuk ke dalam Penyimpanannya setelah mengalahkan serigala itu.
..._____...
- Koin Emas [75]
- Silver Wolf Horn [5] » Bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan senjata, atau ramuan
- Silver Wolf Skin [5] » Bisa dijadikan bahan pakaian yang hangat dan nyaman
- Silver Wolf Fang [5] » Bisa digunakan untuk membuat Racun
Tersisa 3 Slot Kosong!
...---...
Setelah mengecek semuanya, Escal melihat Durability Caliver terlebih dahulu, dan merasa cukup lega saat mengetahui jika hanya berkurang sedikit karena ketahanan dan kekuatan Pedang itu memang lebih baik di bandingkan pedang biasanya.
Perjalanannya menuju kota tak terlalu lama, tak sampai seperempat jam dia sudah tiba di gerbang Kota Viell yang tampak cukup besar. Namun saat dia hendak masuk, penjaga yang ada di sisi kanan dan kiri pintu gerbang menyilang kan tombak mereka. Tanda menyuruh Escal tuk berhenti.
“Tunjukkan tanda pengenal anda!” ucap salah satu penjaga dengan wajah cukup garang.
.......