Not A Hero

Not A Hero
Eps. 10 - Beruntung



"Slash!"


"Cratt!"


Escal selesai memotong tubuh terakhir dari Black Poison Rat yang berevolusi. Kawasan sekitar tempat itu sangat kacau. Banyak bekas tebasan, cakaran dan darah-darah berwarna hitam berceceran dimana-mana.


Pakaian Escal juga kotor oleh darah, untungnya dia tidak menderita luka serius.


“Merepotkan.”


Escal mengambil Mana dan Stamina Potion dari dalam tasnya, kemudian langsung meneguknya habis untuk memulihkan semua tenaga dan Mana yang terkuras untuk membunuh Tiga puluhan Monster Tikus itu.


Memandang ke arah Gate, dia mengangkat satu alisnya.


“Jika begini, aku meragukan keadaan Komandan Loyd dan Pasukannya akan baik-baik saja.”


......................


Dalam sebuah Gua yang ada di dalam Gate, terlihat beberapa orang dengan nafas terengah-engah dan penampilan buruk tengah beristirahat.


Banyak dari mereka menderita luka serius, dan terkena racun berwarna keunguan yang terus menjalar dari tempat awal racun tersebut masuk ke dalam tubuh.


“Kita sudah ada di sini selama sepuluh hari! Persediaan habis, banyak orang meninggal dan sisanya menderita luka serius juga terkena racun. Sial!”


Seorang pria bertubuh tegap dengan rambut pirang yang sudah acak-acakan memukul dinding gua. Dia juga terluka, tetapi masih bisa mengontrol dirinya sendiri dibandingkan para bawahannya.


Loyder Hawk, salah satu Komandan Prajurit Kerajaan yang di tugaskan untuk mengecek kemunculan Gate di daerah Utara Hutan Woodley bersama dua puluh lima pasukannya.


Namun yang terjadi tidaklah sesuai harapan. Sekarang pasukannya hanya tersisa 7 orang, 8 bersama dirinya.


Beberapa 'Raider' -Pemburu atau Hunter- pun ikut mati mengenaskan di dalam Gate yang berisi ratusan Black Poison Rat dan puluhan yang sudah berevolusi, saat berusaha menyelamatkan Loyd dan yang lainnya.


Hal lain yang menjadi masalah dalam Gate ini adalah Lokasinya, dimana setiap beberapa menit sekali berubah-ubah. Itulah alasan awal mereka terjebak. Saat tersadar, semua sudah terlambat.


Loyd memandang ke arah beberapa Prajuritnya yang masih hidup, keadaan mereka yang tak lebih buruk dari mati benar-benar memukul mentalnya.


“Apa masih ada cara untuk keluar dari sini? K-parat!”


Loyd mengutuk dalam hati, belum mereda badai dalam hatinya, salah satu prajurit mengabarkan keadaan darurat.


“K-Komandan! Puluhan Black Poison Rat tengah berlari cepat ke arah sini! Ada lima Monster yang sudah berevolusi!” Lapor prajurit tersebut dengan panik.


Semua yang mendengarnya bagai di sambar petir pada siang hari yang cerah. Semakin tak memiliki harapan untuk kembali, Komandan Loyd pun mengepalkan tangannya kuat.


“Bersiap bertempur! Jangan menyerah dengan Tikus kotor itu! Setidaknya, kita bawa juga hewan pengerat itu dalam kematian!”


Perkataan Loyd yang optimis itu berhasil sedikit mengobarkan semangat tujuh prajurit yang tersisa. Walau mereka sudah memikirkan akhir hidupnya, tetapi harus tetap berusaha walau di detik-detik terakhir.


“Yo!”


Para prajurit berseru, kemudian mereka semua langsung keluar Gua dan bersiap dalam posisi untuk pertarungan.


Pertarungan sengit pun terjadi, walau berat sebelah tetapi tidak ada dari kedua pihak yang berpikir untuk menyerah dan kalah. Setidaknya, harus tetap menunjukkan usaha maksimal.


Loyd melawan dua sekaligus Monster yang berevolusi dan beberapa Monster Tikus normal, benar-benar mencoba hal yang ia bisa untuk membunuh hewan pengerat itu.


“KIEEK!"


"Ctank!"


Pedang dalam genggaman Loyd terlempar saat Black Poison Rat yang berevolusi memukulkan ekornya dengan kuat. Monster yang lain juga melakukan hal yang sama sehingga Loyd tidak sempat melakukan posisi bertahan, sehingga terpental.


Dia benar-benar kehabisan mana dan stamina saat ini. Rasa sakit dari luka-lukanya pun semakin terasa hingga dia muntah darah, dan terbatuk-batuk karena tersedak darah.


Salah satu Black Poison Rat yang berevolusi mendekatinya dengan perlahan dan berdiri menggunakan dua kaki, mengangkat tangannya dengan cakar panjang tajam yang siap ia gunakan.


Ekspresi tikus itu terlihat meremehkan, dan langsung mengayunkan tangannya dengan cepat.


"Crack! Darr!"


Sebelum cakar itu menyentuh Loyd, sebuah es runcing tertancap tepat di belakang kepala Black Poison Rat dan meledak. Membuat kepulan asap hawa dingin menyebar di sekitar Loyd.


“A.. pa?”


Loyd tak mengetahui apa yang terjadi, begitu juga dengan empat prajurit yang tersisa. Yang ada di pikiran mereka hanya satu, berdoa semoga saja hal yang terjadi bukan dari musuh yang lebih kuat.


Suara seorang laki-laki dengan nada datar dan dingin, langsung menarik perhatian semua yang ada di sana.


Mereka mengalihkan pandangan pada salah satu dahan pohon yang tak terlalu tinggi. Melihat seorang pria berpakaian serba hitam dengan baju lengan pendek, mengenakan tas samping kecil, dan membawa kepala Black Poison Rat yang sudah berevolusi.


Escal mengangkat kepala tikus besar di tangannya, kemudian menancapkan belati dan melemparkannya ke bawah.


“Lemah!” Escal tersenyum meremehkan.


Langsung saja hal itu membuat para tikus marah, entah mereka mengerti atau tidak, para monster tikus itu benar-benar terprovokasi.


Semua tikus yang ada di sana langsung mengarah pada Escal yang ada di atas pohon, dan menerjangnya.


Escal menarik Rock Tiger Sword dari sarungnya, kemudian melompat ketika ada seekor tikus yang menerjang kakinya. Dia langsung menebaskan pedangnya dengan lihai, memenggal kepala Black Poison Rat dengan begitu mudah.


“Ini akan menyenangkan. Strong Slash!”


Beberapa tikus langsung terpotong seketika saat Escal menggunakan tebasan kuat. Loyd dan prajurit yang melihat kedatangan Escal serta aksi heroiknya langsung mematik api harapan dalam dada mereka.


...-*****-...


Escal menebas tikus terakhir yang tersisa di area itu. Untungnya dia sempat naik level menjadi Level 12 di tengah pertarungan, sehingga mana dan staminanya kembali pulih. Membuatnya tidak terlalu lelah saat ini.


Escal mengibaskan pedangnya untuk membersihkannya dari darah hitam bau nan menjijikkan dari Black Poison Rat, kemudian menyarungkannya kembali.


Diam-diam dia memuji Rock Sword Tiger miliknya yang benar-benar kuat dan tahan, bahkan Durability nya juga masih tiga ratus lima puluh lebih setelah banyaknya pertarungan yang ia lakukan.


Loyd yang memapah salah satu prajuritnya mendekati Escal, tentu saja prajurit lain ikut mendekat. Escal hanya sedikit menoleh.


“Terima kasih sudah menyelamatkan kami, Tuan. Saya Loyder Hawk, selaku perwakilan semuanya berhutang Budi pada anda. Terima kasih banyak.”


Mendengar namanya, Escal sama sekali tidak terkejut.


“Kau Komandan Loyd yang dikirim untuk memeriksa Gate?”


“Benar, apa anda mengenal saya?”


Escal diam-diam tersenyum dalam hati, “Tidak, tapi aku menerima misi untuk menginvestigasi tempat ini dan mencari informasi tentangmu. Kebetulan sekali, kalau begitu mari kita kembali.”


Escal langsung melangkahkan kakinya pergi, tanpa menunggu jawaban. Loyd dan prajuritnya berpandang-pandangan sejenak, sebelum mengangguk dan mengikuti Escal.


“Beruntung sistem memiliki peta lokasi Gate ini, dan memberitahukan semua perubahan lokasinya. Juga..”


Escal berpikir dalam hati, kemudian melirik sebuah layar yang ada di samping kanan depannya dengan senyum tipis.


“Ini benar-benar hal bagus."


...___...


Misi [A+]: Investigasi Gate dan Cari tahu keadaan Komandan Loyd bersama pasukannya. Tidak perlu laporan lengkap, kejelasan saja!


Hadiah:


- Kontribusi Besar pada Kerajaan


- Hadiah dari Kerajaan


- Skill Swordsman baru!


..._...


...Sub Mission!...


...Komandan Loyd masih hidup walau terluka parah dan bersembunyi di dalam Gua....


...Misi [B]: Selamatkan nyawa Komandan Loyd...


...Hadiah: - Hutang Budi Komandan Loyd...


...- Membuka Satu Skill Bawaan dari Eternal Ice Control!...


...---...


.......