Natasha

Natasha
Sehari bersama mu....



******** ******


Mencintai itu tidak perlu alasan


Karena di saat kita tau alasan kita mencintai nya


Cinta itu sudah pergi....


Kami masih berada di ranjang, rasa nya malam ini adalah tidur ter nyenyak ku selama ini.


Saat ku buka mata ku, tangan Zico masih setia memeluk tubuh ku.


Begitu pun dengan ku,


Saat pertama kali ku buka mata, aku pun sedang memeluk Ziyo.


Aku bahagia.


Tanpa aku tau hubungan seperti apa yang sedang aku jalani dengan nya.


Aku tidak peduli, yang aku tau aku nyaman berada di samping nya.


Aku menikmati segala sentuhan nya.


Aku di buat tak berdaya dengan segala perintah nya.


Dan aku tidak ingin tau, apa yang tak aku ketahui tentang nya.


Ku putuskan untuk ke kamar mandi sekedar untuk menggosok gigi dan membersihkan wajah ku.


Pelan-pelan aku menggeliat agar tubuh ku terlepas dari pelukan nya.


Tapi kemudian tangan nya malah menarik tubuh ku kembali dalam dekapan nya.


"Mau kemana?" tanya nya dengan suara parau nya khas bangun tidur.


Tapi mata nya masih terpejam.


"Ke kamar mandi Zi..." jawab ku.


"Sebentar lagi ya," pinta nya.


Dan kali ini dia membenamkan wajah nya di dada ku, tangan nya memeluk erat pinggang ku.


Aku tau dia tak melanjut kan tidur nya.


Karena perlahan tapi pasti tangan nya sudah masuk ke dalam tank top ku.


Ciuman Ziyo meninggal kan kissmark di dada ku, aku terpejam menikmati nya.


Tapi aku ingin menyudahi kegiatan ini,


ku geser tubuh ku ke samping dan langsung berhambur ke dalam kamar mandi.


Ku putuskan untuk mandi saja.


Selesai mandi, ku lihat Ziyo sedang memainkan ponsel nya sambil di duduk di pinggir ranjang.


Dia ter senyum ke arah ku, tangan satunya mengarah kepada ku.


Seolah-olah meminta ku untuk menghampiri nya. Aku meraih tangan nya.


Kemudian tubuh ku di tarik ke pangkuan nya.


"Hari ini aku tidak ada jadwal gimana kalo kita pergi keluar?"


" Tapi aku ada kelas pagi?" jawab ku cemberut.


" Ya ga papa...pokoknya seharian ini waktu ku cuma sama kamu,"


" iya tapi kamu mandi dulu sana, aku mau bikin sarapan dulu,"


Saat Ziyo masuk ke kamar mandi aku pergi membuat sarapan.


setelah selesai aku langsung pergi ke kamar mengganti baju ku dan sedikit merias wajah ku.


Selesai sarapan kami pun pergi,


" kamu mau nunggu dimana Zi?"


" kelas nya ga lama sih cuma SE jam an aja sih,"


"jadi kita bisa langsung jalan," kata ku lagi.


" nunggu di sini aja kalau engga di kantin juga boleh sih," jawab nya sekena nya.


" tapi kan..."


Belum selesai aku berbicara, Ziyo sudah melenggang kan kaki nya keluar memutari mobilnya menuju pintu ku.


Kami pun berjalan ke dalam kampus, sepanjang kami berjalan tangan Ziyo terlihat posesif kepada ku.


Tangan nya tak pernah lepas dari tubuh ku.


Kadang menggenggam tangan ku, kadang memeluk pinggang ku, kadang merangkul pundak ku.


Padahal banyak pasang mata yang melihat kami, ada yang berbisik ada yang terang-terangan memanggil nama Ziyo.


Lama-lama aku yang merasa risih sendiri.


Hingga aku bertemu dengan teman-teman ku.


Mereka terkejut melihat ku dengan Ziyo,


Tapi Ziyo seolah terbiasa dengan kondisi begini, dia hanya acuh gak acuh menanggapinya.


Aku pamit masuk kelas kepada Ziyo, karena kelas 5 menit lagi akan di mulai.


Lalu Telunjuk nya menunjuk pada pipi nya,


aku mengerti lalu ku cium pipi kanan dan kiri Ziyo .


Dia tersenyum dan pergi meninggalkan kelas kami.


"Pantes cowok kayak Bara Lo cuekin,"


sahut Vani.


"iya Nat' lagian kok Lo ga bilang sih pacar Lo artis," sambung Ladya yang ya tak kalah antusias.


Aku hanya tersenyum sendiri, karena aku pun bingung sendiri dengan status ku dan Ziyo.


****** *******


Di luar sana terlihat Ziyo sedang duduk di dalam mobil nya,


Ziyo merasa risih terhadap semua orang yang melihat nya yang terus menerus meminta nya untuk berfoto.


Ziyo tersenyum melihat aku sedang berjalan menuju mobilnya.


Ziyo langsung keluar dari mobil, tangan nya kembali menggenggam tangan ku lalu dia mencium kening ku di depan orang-orang.


Kemudian dia membuka kan pintu untuk ku,


mobil melaju meninggalkan halaman parkir kampus ku.


" Kita ke distro kamu dulu yah, udah gitu kita cari makan," ucap nya di dalam mobil.


" Emang ada apa, hari ini aku kan lagi ga masuk kerja." Jawab ku dengan penasaran


"tadi Jimmy telepon, besok kan aku ada pemotretan katanya ada yang perlu di bahas sedikit biar faham," katanya lagi.


" oke deh kalo gitu, tapi tar langsung makan siang ya laper nih," sahut ku.


"Iya," sambil mengelus pipi ku...


***berkali-kali aku jatuh cinta


tapi kali ini ku rasakan jauh berbeda*


Masih lanjut ya guys...


Masih pengen ngerasain jatuh cinta😍🤗**