
*******
Sudah hampir 1 Minggu, aku dan Ziyo berpisah kurasakan rindu dalam hari-hari ku.
Walau pun kami cukup intens untuk berkirim kabar dan sekali-kali melakukan video call.
Tapi sepertinya tak cukup untuk memuaskan rasa rindu di antara kami.
Aku menjalankan aktivitas ku seperti biasa nya, pergi kuliah dan bekerja.
Sesekali ku sempat kan pergi dengan teman-teman kampus ku hanya untuk sekedar jalan-jalan ke mall, nonton bioskop, shoping dan nongkrong-nongkrong di cafe.
Seminggu itu terasa lambat untuk ku yang sudah menjadi bucin ini.
Bagi ku sangat berat melewatkan 1 Minggu ini Tanpa nya, dan ada 1 Minggu ke depan yang butuh perjuangan.
Ku hempas kan tubuh ku di atas ranjang, setelah membersihkan tubuh ku.
Rasa nya segar sekali, lalu aku raih ponsel di samping ku.
Aku menunggu panggilan video dari kekasih ku.
Tapi tak seperti biasa nya, panggilan itu tak kunjung ada.
Lalu aku berjalan ka arah meja kerja ku, ku ambil laptop dan mulai mengerjakan pekerjaan ku.
Dengan teliti ku selesai kan semua nya, hingga terdengar dering telepon dari ponsel ku.
Ku lihat nama yang tertera di panggilan video, aku tersenyum bahagia karena orang yang aku tunggu akhirnya menghubungi ku.
"Sayang....," sapa nya dengan senyum termanis nya.
"Belum tidur?" tanya lagi.
"Belum, soalnya nunggu kamu video call dari tadi," jawab ku dengan sedikit cemberut.
"Jangan cemberut gitu dong, soalnya hari ini sibuk banget," katanya.
"Ini juga masih di lokasi," jelas nya.
Kemudian ponsel nya ia arahkan ke sekeliling nya.
Ku lihat suasana disana yang tampak sibuk, aku tersenyum melihat nya.
Tapi tiba-tiba saja, ku lihat seseorang berjalan mendekat menghampiri Ziyo, untuk beberapa saat tidak ada gerakan dari ponsel Ziyo.
Kemudian layar ponsel pun kembali mengarah ke wajah nya,
" Itu Bella ya ?" tanya ku menyelidik.
" iya sayang..."jawab nya lalu ponsel nya dia arah kan ke hadapan Bella.
Bella melambaikan tangan nya kepada ku sambil tersenyum, aku pun tersenyum membalas nya dengan malas.
Lalu aku berkata,
"Udah dulu ya, " tanpa jawaban dari Ziyo ku akhiri panggilan video call dari nya.
Ada sedikit sesak di dalam dada ku melihat nya, pandangan ku tidak nyaman melihat Bella menghampiri Ziyo.
Walaupun Bella seolah tersenyum dan melambaikan tangan kepada ku tapi kurasakan berbeda, sebagai wanita aku tak rasa nya.
Bella benar-benar menyukai Ziyo, terlihat sekali.
Itu bukan pendekatan untuk membangun chemistry di antara lawan peran.
bullshit, umpat ku.
Tapi seperti nya Ziyo memang menyadari ke khawatiran ku, tak lama ada pesan masuk dari Ziyo,
Ziyo : Sayang, kenapa di matiin vc nya?
untuk beberapa menit ku acuhkan saja pesan nya, aku ingin dia tau tentang perasaan ku.
Lalu tak lama kemudian panggilan pesan pun kembali masuk,
Ziyo : sayang???
Ziyo : sayang?????
Aku pun mulai membalas pesan pada Ziyo
Me : apa
Ziyo : kamu kenapa?
Me : engga
Ziyo : cemburu kan?
Ziyo : I love you sayang😘
Aku masih memegang ponsel ku, aku tersenyum melihat chat kami.
Aku memang cemburu pada nya, tapi aku bisa apa jika cemburu ku ini di artikan biasa saja di kalangan artis seperti nya.
Aku tidak ingin di katakan cemburu buta oleh Ziyo bahkan orang-orang.
Karena mungkin ini salah satu konsikuensi ku berpacaran dengan artis.
Walaupun jauh dari lubuk hati ku, aku tau ada rasa yang wanita itu simpan untuk kekasih ku.
Sebelum nya saja, gosip tentang mereka berdua sudah beredar di media online, tapi Ziyo masih bisa menguatkan hati ku untuk tidak percaya semua itu.
Ziyo masih memberikan penjelasan yang bisa di terima hati dan otak ku.
Dan sikap Ziyo juga tidak membalas semua yang wanita itu berikan.
Tapi sampai kapan????
Jika pada hari ini pun, mereka berada dalam satu film yang sama, ada di lokasi yang sama, bahkan ada dalam peran yang sama.
Yaitu sepasang kekasih.
Seperti nya semesta tengah memberkati seorang Bella.
aku benar-benar merasakan kekhawatiran itu.
Kami sama-sama wanita, meskipun Ziyo menyangkal semua itu.
Hanya saja aku takut akan ada hal yang menakutkan terjadi.
***********
Pagi nya ku buka mata ku perlahan, masih sesak ku rasakan dada ini mengingat kejadian dan pemikiran ku semalam.
Setelah mencuci wajah ku, aku berjalan keluar kamar menuju dapur ku.
Ku buat kopi kesukaan ku, lalu ku bawa keruangan tv.
Sambil iseng, ku ganti Chanel TV ku.
Biasanya pagi- pagi selalu ada acara gosip di tv, entah lah aku penasaran gosip apalagi sekarang.
Sambil menyeruput kopi, ku lihat lagi-lagi gosip tentang kedekatan Bella dan pacarku.
Ku tarik napas panjang, lalu ku pindaha kan lagi Chanel nya.
Rasanya ingin sekali ku hiraukan semua nya, tapi melihat nya aku tak sanggup seolah-olah Bella sedang tersenyum licik kepadaku.
Aku tau, aku terlalu cemburu kepada nya.
Tapi ku pasti kan ini bukan hanya sekedar cemburu.....
************
Akhirnya bisa lanjutin episode-episode yang tertinggal....semoga bukan mati suri ya guys...