
**** **** ****
Tanpa banyak bicara aku mengikuti Bara ke arah parkiran mobil.
Aku langsung duduk di samping kemudi, Bara memang selalu mencari-cari perhatian dari ku.
Seperti saat berada di mobil tak henti-hentinya dia berbicara.
aku hanya membalas sesekali, hingga akhirnya mobil yang kami tumpangi sudah berada di halaman kampus ku.
Aku meminta Bara untuk berhenti dekat gerbang, karena aku memang sedikit terlambat.
Walau sebenarnya aku sedikit jengah bila berada di samping Bara.
Bughh...
Aku tutup pintu mobil Bara sedikit keras.
Lalu sedikit berlari aku menuju kelas ku.
Beruntung aku tidak terlambat.
Aku selalu serius jika di dalam kelas, tidak ada kata main-main jika aku sedang belajar.
Aku tidak mau menghabiskan masa belajar ku dengan percuma.
Walau pun hari ini aku hanya mengikuti satu kelas saja, tapi aku tidak bisa meninggalkan kampus begitu saja.
Karena aku harus mengikuti beberapa kegiatan yang ada di kampus ku.
Saat jam makan siang datang, aku melangkah kan kaki ku menuju kantin yang berada tak jauh dari parkiran bersama dengan beberapa teman-teman ku.
"guys....mau pada pesen apaan nih?," tanya Vani.
" Sama in aja lah," jawab ku. Di barengi dengan anggukan yang lain nya.
"Halo...," Jawab ku saat ada panggilan ponsel dari Jimmy.
Sejenak aku masih terdiam mendengar kan.
"Iya tar gua mampir sebentar ke sana liat hasil nya, oke thanks ya Jim."
Langsung ku tutup telepon ku dan mulai mengobrol dengan teman-teman ku sambil menunggu makanan dan minuman yang kami pesan.
"Nat' si Bara suka beneran ya ma Lo, caper banget soalnya," Ucap Ayu antusias.
"Iya tadi aja gua liat Lo turun dari mobil nya,sengaja pasti ya bela-belain buat jemput lo?" Sambung Ladya
" Mana gua tau, bilang aja engga," Jawab ku singkat sambil tangan ku tak henti nya memainkan ponsel ku.
"Jadi gua harus langsung nyatain perasaan gua gitu, baru Lo ngeh ya Nat' hehe..."
Tiba-tiba saja Bara menyela obrolan kami dan segera men dudukan dirinya bersama kami.
Aku menoleh kepada nya, lalu ku menyunggingkan senyum manis ku pada Bara.
"Cieee liat tuh Bar', orang nya udah senyum-senyum," kata Ayu.
" Udah ngasih kode tuh," timpal Ladya.
Mereka semua terus menggoda ku, aku hanya menanggapi nya dengan sedikit bercanda.
Ya, karena aku hanya menganggap semua nya hanya candaan kami saja.
Hingga kami pun sibuk melahap makanan dan minuman yang sudah kami tunggu dari tadi.
Selepas itu kami pun melakukan semua kegiatan lagi, hari ini menjadi hari yang benar-benar sibuk.
Sejenak mengalih kan pikiran ku yang seakan merindukan sosok lelaki yang sukses mencuri hati ku.
Acara pun selesai sekitar pukul 4 sore.
Dengan malas aku berjalan ke depan kampus.
Sebenarnya Bara menawarkan tumpangan kepada ku tapi aku menolak nya secara halus.
Ku katakan kepada nya aku masih ada pekerjaan. Takut nya dia akan merasa bosan menunggu ku di sana.
Se sampai nya di halaman kampus aku mengeluarkan ponsel ku, sambil berjalan aku mulai membuka layar ponsel ku untuk menggunakan aplikasi taksi online.
Belum sempat aku memesan, ada seseorang yang memanggil ku.
"Jim ngapain disini, bukan nya lagi di distro,"
Jawab ku sambil terheran-heran.
"Udah yuk masuk mobil," Katanya lagi.
Kami pun masuk, sebelum aku bertanya Jimmy pun berkata padaku seperti tau akan semua rasa heran yang ada di otak ku.
"Sengaja gua jemput lo, soalnya ada yang udah bawel banget suruh Lo jemput."
"Siapa???" Jawab ku penuh tanya.
Tapi tanpa sempat menjawab pertanyaan ku, Jimmy terlihat mengambil ponsel nya dari saku celana.
Kemudian Jimmy berbicara dengan seseorang yang entah siapa.
***** ***** *****
Kurang lebih 30 menit, kami pun sampai di sana.
Aku dan Jimmy masuk beriringan, ku lihat distro sedikit sepi. Beberapa pegawai tengah sibuk menata ruangan dan mengecek stok barang.
Sedikit basa-basi aku mengobrol dengan mereka, sesekali kami tertawa.
Jimmy di buat sibuk dengan seorang photographer yang akan melakukan pemotretan yang akan di lakukan oleh Ziyo, 3 hari lagi.
Sebelum masuk ruangan, aku meminta Ririn untuk membuat kan ku se gelas kopi Cappucino kesukaan ku.
Di meja ku lihat beberapa desain baju yang baru kami rilis.
Hingga Riri datang membawa kan minuman yang ku pesan.
"Nat' Minggu depan gua izin ya ada keperluan keluarga nih," katanya sambil tersenyum ke arah ku.
" Soal siapa yang gantiin tugas gua jaga distro udah gua atuh sapa yang bakal gantiin kok."
Sambung nya lagi.
" Ya di atur aja Rin...yang penting gimana caranya distro ga ke kurangan orang buat jaga."
Ucap ku sambil menyeruput kopi yang terasa nikmat sekali aku minum.
Mungkin karena seharian ini jadwal ku yang padat.
Tak terasa hari pun beranjak malam. Aku putuskan untuk pulang ke apartemen ku.
Jimmy yang tadi terlihat sibuk, kini sedang terlihat duduk di depan distro.
Terlihat santai dengan secangkir kopi di meja dan terlihat sedang menikmati sebatang rokok yang ia selipkan di sela jari tengah nya.
"Jim gua balik duluan ya, capek nih dari pagi gua di luar. Sibuk banget deh hari ini."
Sapa ku pada Jim dengan tubuh yang sudah siap berjalan menuju halaman parkir.
Karena di dalam ruangan tadi aku sudah memesan taksi online.
"Oke Nat' santai aja..." Jawab nya singkat.
"Eumh...Jim tadi siapa emang yang kat Lo bawel banget nyuruh Lo jemput gua dari kampus???"
Tanya ku masih penasaran tentang perbincangan ku dengan Jimmy di mobil.
"Masa sih ga tau," jawab nya sambil mengernyitkan dahi nya
"kepo deh hehe," sambnung nya lagi sambil tertawa.
Mendengar jawaban nya aku sedikit kesal.
Ku majukan bibir ku sambil terus berjalan ke arah halaman parkir karena taksi online pesanan ku sudah menunggu di depan untuk mengantarkan ku pulang ke apartemen ku.
Di perjalanan aku masih penasaran siapa yang di maksud oleh Jimmy.
Tapi rasa lelah ku mengalahkan pikiran ku,
aku putuskan untuk membuyarkan lamunanku sendiri😊😅.
Masih nyambung ya guys....