
*******
Bella pikir untuk bisa memperlambat waktu dalam pemotretan bisa menggagalkan niat Ziyo untuk menemani Natasha.
Sekilas akal licik terlintas di pikiran Bella.
Break pun selesai dan pemotretan kini di lanjutkan. Nampak Ziyo dan Bella yang kini tengah berganti kostum sesuai dengan tema pemotretan tersebut.
Kali ini Ziyo mencoba berdamai dengan pikiran nya, ia pikir untuk bisa mempercepat waktu pemotretan agar hasil yang di dapat memuaskan semua pihak apa salah nya untuk mengikuti semua intruksi dari mereka.
Ziyo terlihat lebih serius menjalani nya, tapi kali ini masalah datang dari Bella.
Ia seolah memperlambat waktu, ada saja hal yang membuat kacau pemotretan kali ini.
Gery yang ternyata mengetahui kehadiran Bella saat mereka berbincang tadi, tersenyum miring. Ya, saat Ziyo dan Gery membicarakan Natasha, Bella yang menguping pembicaraan mereka sebenarnya di lihat oleh Gery.
Tanpa pikir panjang, Gery yang memang seorang manager untuk Ziyo meminta waktu untuk melanjutkan pemotretan besok.
Gery terlihat bernegosiasi dengan mereka para klien yang telah mengkontrak Ziyo.
Sebenarnya mereka sedikit keberatan tapi Gery bersikukuh dengan alasan Ziyo sudah jauh-jauh hari sebelumnya menjadwalkan ini.
Ziyo tersenyum senang, lagi-lagi berkat bantuan dari Gery. Ziyo bisa secepatnya menjemput Natasha untuk memeriksakan kandungan nya. Ya, meskipun sedikit terlambat denga apa yang Ziyo janjikan pada Natasha.
Kali ini Bella merasa kekacauan yang ia buat sama sekali tak berhasil, melihat Ziyo yang tampak sibuk berkemas dengan muka sok polos nya ia berkata,
"Zi...Mau kemana kayaknya buru-buru begitu?"
Ziyo yang telah mengetahui bahwa diam-diam Bella menguping pembicaraan nya dengan Gery dan mencoba mengacaukan semua nya terlihat tak bersahabat kali ini. Hingga Bella kembali bertanya,
"Zi...di tanya kok jutek banget ga jawab," lanjut nya kali ini dengan suara yang sengaja ia manja-manja kan dan pura-pura manja.
"Bukan urusan 'lo! So, sebaiknya 'lo jauh-jauh deh dari gua, dan Lo pikirin cara mengakhiri hubungan pura-pura kita."
Jawab Ziyo sedikit kesal, sambil terus membereskan apa yang perlu ia bawa.
Bella terkejut dia buat nya, sedikit panik ia tersenyum.
"Maksud nya Zi?"
"Dengan cara Lo atau dengan cara gua?"
Ya kita akhiri drama sialan ini!"
Lalu Ziyo pergi meninggalkan Bella yang kini terlihat marah, Bella tak pernah menginginkan semua nya berakhir meskipun hunbungan ini sekedar sandiwara bahkan lebih pada sebuah hubungan yang sengaja ia dan mamanya setting. Bella benar-benar tidak rela "berpisah" dengan Ziyo. Bella merasa kesal sendiri sambil terus marah-marah mengumpat pada sekililing nya.
Kali ini giliran Gery yang yang tengah mengintip dari awal Ziyo dan Bella tengah berbincang, tak lupa Gery merekam semua perbincangan antara Ziyo dan Bella. Bahkan disaat Bella tengah kesal dan mengumpat bahkan mengacak-acak ruangan dengan emosi nya. Sifat asli Bella yang selama ini Ziyo tak pernah mengetahui nya.
Gery tersenyum kemudian pergi menyusul Ziyo.
********
Sementara itu di apartemen terlihat Natasha yang sedang mondar-mandir tak jelas menunggu yang tidak pasti. Setelah apa yang ia lihat di televisi dan apa yang ia dengar dalam sambungan telepon nya dengan Gery.
Membuat Natasha akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit seorang diri.
Sudah telat hampir 30 menit dari apa yang Ziyo janjikan, di tambah dugaan-dugaan yang kini terlintas di pikiran Natasha.
Akhirnya kini Natasha sudah berada di luar apartemen.
Baginya Ziyo kini tengah mempermainkan nya, walaupun kemarin-kemarin Natasha mencoba selalu percaya akan semua yang Ziyo lakukan. Tapi menyangkut anak nya seketika itu pun Natasha berpikir bahwa mungkin kini Ziyo tak lagi menginginkan dia dan bayi nya.
Natasha terlihat sedih berjalan menuju halaman parkir apartemen, karena ia memutuskan untuk naik taksi online saja.
Dalam perjalanan ia hanya diam melihat ke arah jalan dan hanya itu yang ia lakukan sampai taksi online pun tak terasa sudah masuk halaman rumah sakit.
Natasha pun turun setelah melakukan pembayaran, ia kini melihat jam di tangan nya. Jadwal nya masih ada waktu sekitar 25 menit lagi tapi ternyata kini perut nya terasa haus dan lapar. Ia pun memutuskan untuk pergi sebentar ke kantin rumah sakit yang berada pada sisi rumah sakit itu. Karena rasa lapar nya sedikit tak tertahan.
Setelah memesan menu yang ia inginkan Natasha duduk di meja yang tak jauh dari pintu keluar kantin.
Saat ia hendak menikmati makanan nya, tiba-tiba ada suara yang menyapa nya yang kini duduk di hadapan nya,
"Nat..lagi apa disini?"
Suara bariton itu ternyata milik Bara, teman satu kampus nya yang saat itu berusaha mendekati Natasha.
Natasha hanya tersenyum risih, tapi karena Bara sudah terlanjur duduk di hadapan nya jadi ia hanya mengangguk dan berkata,
"Ya makan lah 'lo kan liat gua lagi apa?"
Bara tersenyum mendengar jawaban Natasha.
"Ya gua tau Lo lagi makan. Tapi yang gua maksud Lo ngapain di rumah sakit? Ga mungkin juga kan Lo jauh-jauh kesini cuma pengen makan doang?"
Natasha tersenyum di buat nya, lalu berkata,
"Gua cuma mau check up kok Bar'."
"Lo sakit?" tebak Bara sambil mengernyitkan dahi nya.
Natasha tak menjawab dan memilih meneruskan makanan nya keburu nafsu makan nya hilang.
"Lo sendirian ga ada yang anter?" tanya Bara.
"iya." jawab Natasha singkat.
Kemudian melahap kembali makanan nya, Bara hanya mengamati yang Natasha lakukan sambil sesekali menyeruput jus buah yang tadi ia pesan sebelum bertemu Natasha.
Setelah selesai makan Natasha tengah melirik ke arah jam tangan nya.
"Bar, gua masuk ya jadwal nya udah buka nih."
" Gua anter ya Nat'." pinta Bara.
Natasha tau jika Bara orang nya tak bisa di sanggah. Dengan ragu Natasha mengangguk kemudian terlihat wajah nya ragu untuk berkata,
"Tapi Lo ga malu anter gua check up?"
Gua mau check up kandungan gua Bar."
Tapi ternyata Bara tak begitu terkejut mendengar pengakuan dari Natasha, karena mustahil memang jika Bara tidak mengetahui apa yang terjadi dengan Natasha sekarang. Karena Vani, Ayu dan Ladya juga sahabat Bara. Mereka pasti sudah menceritakan apa yang terjadi selama ini termasuk jika kini media memberitakan drama hubungan antara Bella dan Ziyo.
Bara tanpa di minta mengekor dari belakang, terus saja bertanya dengan gaya humor nya yang terkesan ingin menghibur Natasha.
Natasha yang kini seolah nyaman dengan Bara pun sesekali tertawa. Seolah melupakan kesedihaan nya saat menuju rumah sakit ini.
😘❤️✌️💜