Natasha

Natasha
Cemburu....



************


Aku baru saja pulang dari aktivitas ku hari ini,


Ku langkah kan kaki ku dengan malas menuju apartemen ku.


Hari ini aku pulang di antar kan oleh Ladya, karena hari ini Ziyo sangat sibuk.


Setelah pintu terbuka, ku melangkah menuju dapur untuk mengambil minuman dingin di dalam kulkas.


Ku teguk setengah nya, karena tiba-tiba saja ponsel ku berbunyi tanda ada pesan masuk.


Ku rogoh ponsel ku yang ku simpan di saku celana ku,


ternyata pesan dari Ziyo....


**Ziyo : Sayang, udah pulang?


Me : Baru nyampe apartemen,


nebeng Ladya yang😊


Ziyo : Aku bawain makan malem,


Kamu tunggu 10 menit lagi aku sampe.


Me. : oke😘


Ziyo. :❤️❤️❤️**


ku simpan kembali ponsel ku di meja,


aku berjalan menuju sofa di ruang tamu ku untuk sekedar menonton tv sambil menunggu kedatangan Ziyo.


Tak lama kemudian, suara pintu apartemen ku terbuka.


Aku tersenyum, karena yang aku tunggu akhirnya datang.


Aku berdiri dan menghambur memeluk tubuh Ziyo.


Ziyo tersenyum kemudian mencium lembut pipi ku,


Ku lihat tangan nya membawa paper bag dari salah satu restoran Jepang ternama.


"Makan dulu yuk sayang..." ajak nya.


Aku mengangguk sambil berjalan beriringan tanpa melepas kan peluka kan ku.


Kami menyantap makan malam kami dengan lahap, karena Ziyo tau itu adalah makanan favorit ku.


Setelah makan malam selesai, aku dan Ziyo masih duduk di ruang tv sambil mengobrol.


Ziyo menceritakan semua kegiatan nya hari ini kepada ku tanpa terkecuali,


Aku selalu antusias apa yang dia laporkan kepada ku.


Pun dengan ku, ku ceritakan semua aktivitas ku hari ini padanya.


Tak lupa dengan siapa saja aku berinteraksi tak luput dari pertanyaan nya.


"Lusa aku berangkat ke kota M, syuting film baru ku, yang," seru nya.


"Paling 2 Minggu juga udah balik sini lagi, serius kamu ga mau ikut," tambah nya lagi


"Engga deh, lagian aku juga kan harus kuliah belum lagi ngurusin kerjaan," jawab ku.


"Aku di sini aja deh, kan kalo kangen bisa video call," sambung ku lagi sambil merebah kan kepala ku di pangkuan Ziyo.


**********


Setelah bersih-bersih badan, kami pun pergi ke kamar untuk tidur.


tapi ku lihat Ziyo masih terlihat sibuk dengan ponsel nya.


Karena tak kunjung tidur, aku penasaran lalu aku bertanya padanya...


"sayang, lagi chat sama siapa sih?" tanya ku dengan sedikit cemberut.


Ziyo sekilas melirik pada ku dan menjawab...


"Bella yang, dia kan lawan main aku di film ya Ng sekarang bakal syuting,"


Mendengar itu, rasanya kantuk ku malah makin hilang. Bukan apa-apa, tapi mendengar namanya saja rasanya dada ini sedikit panas belum lagi Ziyo terlihat sibuk membalas setiap chat yang Bella kirim, apalagi mendengar bahwa lawan main Ziyo di film nya kali ini adalah Bella.


Dan yang paling parah, yang aku tau film yang akan Ziyo perankan saat ini adalah film bergenre romantisme ala-ala anak remaja.


Kebayang kan bakal kayak gimana??????


"Yang, kok malah bengong sih?" ucap nya dengan tubuh yang ia balik kan menghadap ke arah ku.


"Engga," sahut ku dengan wajah yang semakin aku tekuk.


"Jangan bilang kalo kamu lagi marah," tanya nya lagi kemudian wajah nya ia dekat kan ke arah wajah ku.


"Kamu lagi cemburu ya ....????" tanya nya penasaran dengan sedikit senyum.


"Siapa yang lagi cemburu," jawab ku cepat.


Tapi tak sama dengan ekspresi wajah yang ku perlihatkan pada Ziyo.


Aku semakin menarik selimut ku hingga wajah, ucapan dan sikap ku kali ini benar-benar tak sama.


Ku lihat Ziyo, kini menyimpan ponsel nya di atas nakas.


Aku tau Ziyo paham akan situasi ini.


Tak ingin semakin larut dalam situasi ini, kali ini Ziyo meraih selimut ku.


Lalu badan ku ia rengkuh, aku masih saja menekuk wajah ku.


Kesal rasanya, hingga aku terus saja diam.


Ziyo benar -benar menyadari bahwa aku memang sedang cemburu.


Ya, aku memang cemburu...


Bukan tanpa sebab aku cemburu pada Bella.


Artis muda cantik mempesona itu.


Walau pun ku tau Ziyo tak ada perasaan padanya, dan hanya menganggap lawan main nya saja tetap saja aku cemburu.


Aku sempat berkali-kali bertemu dengan Bella.


Sebelum nya aku sudah merasa bahwa ada perasaan lebih yang dia punya untuk kekasih ku.


Mungkin orang yang tak punya hubungan spesial dengan Ziyo pun akan merasa jika Bella punya perasaan pada Ziyo, di lihat dari cara dia berbicara dan menatap nya.


Belum lagi perhatian yang lebih pada pacar ku itu.


Aaarghhh....


Mengingat nya pun aku kesal sendiri.


Belum lagi tadi dia sempat-sempat nya berbalas chat dengan Ziyo.


Aku benci dengan situasi seperti ini....


Boleh kah aku egois kali ini????


*************