
*********
Cinta....
Seperti mata yang buta
Seperti telinga yang tuli
Seperti bibir yang bisu
Sedikit tau aku tentang kehidupan Ziyo,
setelah berbulan-bulan kami tinggal bersama.
Sedikit tabu untuk sebagian masyarakat disini, tapi itu sudah menjadi pilihan hidup ku.
Tinggal satu atap dengan kekasih yang saat ini benar-benar aku cintai.
Ziyo hanya mempunyai ibu dan 2 adik perempuan.
Ayah nya pergi begitu saja, meninggalkan ibu, Ziyo juga adik-adiknya.
Ziyo remaja memutuskan untuk meninggalkan rumah mencoba hidup mandiri demi meringankan beban ibu nya.
Sama seperti ku, Ziyo juga bekerja keras hingga menjadi seperti sekarang.
Aku tidak terlalu memusingkan masa lalu nya atau berusaha mengorek lebih dalam tentang nya.
Selalu bersama setiap waktu pun, rasanya cukup membuat ku bahagia.
Seperti hari ini, kami baru saja terbangun dalam tidur.
Karena cahaya matahari pagi mulai masuk melalui celah-celah gorden kamar apartemen ku.
Aku masih malas-malasan untuk bangun, tapi tidak dengan Ziyo.
Ku lihat dia sudah bersih dan rapi.
"Sudah bangun?" katanya sambil memakai kan kaos yang baru ia ambil dari dalam lemari.
"Sudah rapi,memang ada jadwal hari ini," jawab ku dengan suara parau khas bangun dari tidur.
"Iya semalam ada chat, katanya di percepat hari ini.
Aku hanya mengangguk pelan mengerti akan pekerjaan nya.
"Yang berarti beberapa hari ini kita ga bakalan ketemu ya?" seru ku sambil duduk di pinggiran ranjang.
"Iya, kamu mau ikut?" jawab Ziyo sambil menghampiri ku yang tengah duduk di pinggir ranjang.
Tangan ku di raih nya lalu di lingkarkan di pinggang nya.Sehingga posisi kami berpelukan. Ku sandarkan kepala ku di perut nya.
"Sayang kamu ga apa-apa kan aku tinggal sendiri?" tanya nya sambil terus mengelus lembut rambut ku.
"Aku kan biasa hidup sendiri," jawab ku singkat.
"Aku mandi dulu ya.." lanjut ku.
Kemudian masuk ke dalam kamar mandi.
Rambut basah ku sengaja ku urai kan, Aku berjalan keluar kamar mandi. Saat ku buka pintu ku lihat Ziyo masih terduduk di pinggir ranjang sambil memainkan ponsel nya, Aku berjalan melewati nya untuk menggambil pakaian ku di dalam lemari.
Saat aku hendak menggambil baju, tiba-tiba saja Ziyo memeluk ku dari belakang.
Lalu tangan kanan nya menyibak kan rambut ku yang masih sedikit basah ke arah samping sehingga leher jenjang ku terlihat.
Tanpa basa basi, Ziyo mulai mencium pelan leher ku.
Aku hanya tersenyum melihat Ziyo dari pantulan cermin di hadapan ku.
Ku lihat Ziyo tersenyum tipis dengan wajah yang memerah.
Lama-lama Ziyo meciumi leher ku dengan dengan cepat menuju tengkuk leher ku berpindah ke leher lagi.
Aku mendesah pelan atas perlakuan nya pada ku. Aku membalas cepat ciuman nya,. aku seperti terhipnotis hingga mata ku tutup menikmati nya. Hingga tiba-tiba saja,
handuk yang melilit tubuh ku lolos begitu saja oleh tangan nya.
Hingga akhirnya tubuh kami saling menyatu,
Butuh beberapa saat kami melakukan penyatuan itu untuk mendapat kan pelepasan kami.
Ya, itu memang bukan yang pertama untuk kami, berkali-kali kami sudah melakukan nya.
Wajar menurut ku, sebagai manusia dewasa yang normal yang tidur hampir setiap hari bersama.
Ku berikan semua untuk nya sebagai bentuk rasa cinta ku.
Aku terlalu buta oleh cinta, hingga tak ku pikirkan lagi dampak dari bentuk rasa cinta.
Yang aku tau, kami sangat menikmati itu semua.
"Tunggu aku pulang ya sayang,"bisik nya di telinga ku.
Kami masih saling berpelukan di tempat tidur, kami kelelahan
Ziyo masih enggan untuk beranjak dan masih saja menghujani ku dengan ciuman.
"hemm," jawab ku singkat sambil mata ku masih terpejam.
Rasa nya enggan untuk melanjutkan akti6 kami hari ini. Ingin rasa nya terus begini seharian di kamar.
Hingga tiba-tiba saja seseorang menekan bel di depan pintu apartemen ku.
Mau tak mau kami beranjak dari tempat tidurku, tak lupa Ziyo menyempatkan untuk membuka pintu apartemen yang ku tau itu adalah Gery yang datang untuk menjemput Ziyo.
Setelah itu Ziyo menyusul ku ke kamar mandi,
kami mandi bersama,sepagi ini kami sudah mandi berkali-kali.
**********
***bersambung ya....
Note:
Boleh dong author minta vote nya teman-teman....jangan lupa like komen nya juga ya biar Author semangat ngelanjutin tiap episode nya🤗🙏✌️***