Natasha

Natasha
Bahagia hari ini...



*************


Semalam, aku tertidur dengan perasaan kesal dan tentu saja perasaan cemburu yang baru kali ini benar-benar aku rasa.


Aku tidur dengan masih bersikap diam, semata-mata itu adalah bentuk dari protes ku kali ini.


Ziyo tak mendiam kan masalah ini, dengan jelas dia ingin menunjukan bahwa aku lah satu-satunya di hati nya.


Sesekali Ziyo membisik mesra di telinga ku, bahwa dia sangat mencintai ku.


Dia bahkan tersenyum melihat sikap ku yang terlihat jelas sedang merajuk karena cemburu.


Tapi sepertinya, dia malah terlihat senang aku cemburui.


Senyum nya tak henti saat menggoda ku, menciumi wajah ku, hingga mengelus lembut kepala ku.


Hingga aku tertidur larut di dekapan nya.


********


Seperti pagi ini, ku buka mata pelan. Ku merasakan tangan Ziyo masih setia memeluk pinggang ku.


Kami tidur saling berhadapan, kami saling berpelukan.


Sangat nyaman bagiku, dan ini sudah menjadi candu untukku.


Rasa nya hampa dan tak nyaman jika aku harus tidur sendiri tanpa ada Ziyo di sampingku, tanpa Ziyo yang memeluk hangat tubuh ku.


Dan mulai besok, aku benar-benar akan mengalami itu lebih lama.


Karena Ziyo akan pergi beberapa waktu untuk syuting film terbaru nya.


Aku sangat mendukung karir nya sebagai artis,


Pelan-pelan ku gerak kan tubuh ku untuk membelakangi Ziyo, tangan kekar yang memeluk tubuh ku semalaman dengan perlahan ku angkat agar tubuh ku bisa terbangun.


Tapi baru saja aku mendudukkan tubuh ku di kasur, tangan Ziyo kembali menarik tubuh ku.


Aku kembali di peluk nya, kali ini kepala Ziyo bersadar di tengkuk ku.


Lalu kemudian Ziyo berkata,


"Mau kemana sih sayang," ucap nya serak.


"Mau mandi," jawab ku ketus.


"Nanti aja, hari ini libur terakhir ku.


Besok aku bakal sangat sibuk mungkin selama 2 Minggu itu aku benar-benar sibuk."


Jawab nya panjang sambil hidung nya mengendus-endus, menghisap aroma dari tubuh ku.


"Aku mau bangun,Ziyo...."


Kali ini dengan kesal nya ku sebut nama nya bukan panggilan sayang yang keluar dari mulut ku.


"Sudah di sini aja, aku peluk kamu seharian.


Temani aku seharian,"


sambil bibir nya terus saja menghujani ku dengan ciuman nya.


Aku sedikit berontak karena tak nyaman dengan puluhan ciuman yang dia berikan padaku.


"Dan itu hukuman buat kamu, karena memanggil ku dengan sebutan nama bukan sayang seperti selama ini."


Kali ini Ziyo terlihat cemberut, apa dia merajuk pikirku.


Sial, kenapa sekarang gantian dia yang marah.


seharus nya aku yang marah kan.


Mau tak mau aku anggukan kepala ku, untuk terus menemani kekasih ku seharian.


Ya, seharian di atas ranjang!


Terus berada di pelukan nya membuat ku sedikit bosan, kali ini tangan kanan ku meraih ponsel ku di atas nakas.


Dari melihat isi chating ku, membuka medsos ku.


Cukup lama aku di buat asyik sendiri dengan ponsel ku hingga tiba-tiba tubuh Ziyo kini menindih tubuh ku.


Ku lihat keatas dimana mata Ziyo menatap sendu ke arah mata ku.


Perlahan Ziyo mengambil ponsel ku dan di jatuhkan sembarang di atas ranjang.


Aku merona di buat nya, bagaimana tidak wajah nya hanya beberapa senti saja jarak nya.


Jantung ku pun ikut berdenyut kencang,


suhu tubuh ku pun ikut naik.


Ziyo bangkit kemudian bibir nya ia tempelkan di telinga ku,


"Hari ini jatah ku lebih banyak ya sayang karena selama 2 Minggu aku bakal kangen sama kamu," bisik nya di telinga ku.


Aaahhh....


aku di buat tak berdaya oleh sikap nya.


Aku di buat melayang oleh sentuhan-sentuhan nya. Ini semua sangat nikmat bagi ku.


Hingga akhirnya tubuh ku saling menyatu.


Terus berulang-ulang kali ini.


Walaupun aku tau, kali ini Ziyo melakukan nya tanpa pengaman.


Tapi itu tak menghentikan penyatuan kita.


Ku usap keringat yang membasahi kening nya. Setelah pelepasan kami berdua saling berpelukan.


Kami benar-benar kelelahan kali ini. Aktivitas kami benar-benar terus berulang melebihi biasanya. Ziyo benar-benar mengambil jatah nya lebih banyak kali ini.


*********


Setelah kami membersihkan tubuh ku, kami merasa kelaparan.


Ya, bagaimana tidak.


Kami melewatkan sarapan kami, karena kami baru keluar kamar saat jam makan siang.


Saat ku putuskan untuk memesan makanan online, Ziyo melarang ku katanya...


"Kita makan di luar aja ya. Sekalian aku pengen jalan-jalan sama kamu,"


"Besok aku bakalan ninggalin kamu 2 Minggu, makanya hari ini aku pengen berdua an terus bareng kamu," jelas nya.


Aku tersenyum sangat tersanjung oleh sikap manis nya.


Semakin aku menjatuhkan hati bahkan diri ku untuk nya.


**Apa benar yang Ziyo katakan bahwa dia ingin berlama-lama dengan ku, memanja kan ku hari ini. Atau Ziyo hanya mengalihkan rasa cemburu ku saja????


Apa pun itu, seharus nya aku tak peduli.


Yang penting, aku dan Ziyo bahagia hari ini**...


*************


Note:


Hai readers ku, author cuma mau bilang terimakasih banyak buat yang udah baca karya pertama ku.


Boleh dong author minta like ,komen,dan vote nya dari kakak-kakak🤗✌️🙏.


Sebagai bentuk penyemangat buat Author .


Jangan lupa, gabung juga di chat grup nya author sekedar buat masukan kelanjutan kisah Natasha sama Ziyo ya....


💜💜💜💜.