
Saat Mira tertidur, Adam diam-diam menculik wanita tersebut dan membawanya pergi ke Jakarta. Sampai sekarang Mira belum menyadari bahwa dirinya sudah berada di rumahnya yang dulu.
Sementara itu Narendra sangat bahagia ketika mendapatkan rumah yang lebih luas. Apalagi kamarnya di desain dengan barang-barang kesukaannya. Maka dari itu ia sangat betah di rumah itu dan bahkan Adam sengaja menghasut anaknya agar ingin di sini saja dan tidak ingin pulang ke rumah yang dulu.
Perlahan Mira membuka matanya dan ia merasa asing dengan tempatnya. Kenapa tempat ini sangat berbeda? Mira tidak mengerti dan sejenak Ia berpikir tempat ini juga familiar di matanya.
Setelah dipikir-pikir ini adalah kamarnya yang dulu. Sebentar, apa yang sebenarnya terjadi? Apakah dirinya telah diculik oleh pria itu? Oh Tuhan, malang sekali nasib Mira.
"Adam sialan, aku pasti akan membunuh mu!!" teriak Mira dari dalam kamar itu dannia pun terjatuh dengan tak berdaya saat tahu dirinya kembali kepada pria itu.
Mendengar teriakan Mira yang sangat keras dari dalam kamar membuat Adam pun masuk ke dalam kamarnya. Ia senyum tanpa rasa bersalah melihat Mira yang telah sadarkan diri.
"Mira, akhirnya kau membuka matamu juga. Aku sudah lama merindukanmu. Akhirnya kau kembali ke tempat ini."
Mira pun beranjak dari tempat duduknya dan kemudian menghampiri pria itu yang tengah berdiri dengan tampang rasa tak bersalahnya. Mira pun lantas melayangkan tangannya dengan sangat marah itu hingga membuahkan hasil tamparan yang sangat keras.
Wajah Adam tertoleh ke samping akibat derasnya tamparan tersebut. Mira merasa puas dengan apa yang telah dilakukannya dan bahkan ia ingin melakukannya sekali lagi. Akan tetapi tangan Adam langsung menahan tangan Mira yang ingin menamparnya kembali.
Adam gelap mata dan lalu kemudian mendorong tubuh Mira ke atas kasur. Wanita itu tercepat melihat apa yang dilakukan oleh Adam.
"Adam, kau?"
Mira sangat marah mengetahui pria tersebut sangat licik. Selain licik ia juga tidak memiliki hati sama sekali dan bahkan tanpa ada rasa yang bersalah sama sekali ia menindas orang lain.
"Adam, kau sudah membawaku ke tempat ini kembali. Tanpa memikirkan apakah aku bahagia berada di tempat ini. Tempatku adalah di sana, bukan di sini Adam. Kenapa kok malah membawaku kemari tanpa persetujuan ku terlebih dahulu? Aku tidak menyukainya Adam. Kembalikan aku ke kampungku yang dulu."
Ada menindih tubuh Mira. Bahkan ia sama sekali tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Mira dan itu sungguh menyakitkan hati wanita tersebut. Sebanyak apapun ia berbicara pasti pria tersebut tidak akan mendengarkannya. Entah kenapa pria itu bisa bersikap demikian. Mira sungguh menyesal dengan nikah dengannya.
"Tidak ada yang paling aku sesali selain telah menikah denganmu. Kenapa aku bisa menikah dengan orang brengsek sepertimu Adam. Aku benar-benar menyesal."
Adam tadi yang mendengar apa yang dilontarkan oleh Mira. Terlihat jelas bahwa Mira benar-benar tulus mengatakannya dan itu artinya wanita tersebut memang sangat marah dengannya.
"Aku sakit hati tapi aku tak peduli." Setelahnya Adam dengan gelap mata memperkosanya kembali.
________
TBC
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.