
"Apakah sebentar saja mereka tidak bisa memikirkan perasaanku?" gumam Mira di dalam kamar.
Setelah bertemu dengan Adam tadi, ia bener-bener ketakutan. Takut jika Adam akan menemukan tempat persembunyiannya. Untungnya tadi yang berhasil kabur dari pria itu. Jika tidak mungkin ia sudah dibawa pergi oleh Adam ke Jakarta.
Siapa Adam? Kenapa dia seolah-olah memiliki kendali yang sangat besar dari dirinya? Dia tidak mau menjadi budak laki-laki itu yang bisa diperlakukan seenaknya saja. Ia masih memiliki harga diri. Tidak peduli bagaimanapun Adam memperlakukannya sekarang.
"Mama, tadi dia siapa? Apakah dia orang jahat Mama? Dia sudah membuatmu ketakutan. Aku akan belajar bela diri agar bisa melindungi Mama," ucap ucap Narendra merasa sangat perhatian kepada ibunya. Ia tak bisa melihat ibunya seperti ini dan tengah menangis. Hatinya terasa sangat sakit. "Mama tenang saja, aku pasti akan melindungimu Mama."
Air mata merah makin lagi tidak bisa dibendung, wanita itu menangis sejadi-sejadinya saat mendengar kalimat sederhana yang diucapkan oleh kenari indah tapi penuh dengan makna yang tersirat di sana. Anaknya benar-benar pahlawannya dan satu-satunya kekuatan Mira.
Mira menghampiri Narendra dan lalu kemudian memeluk tubuh anak itu dengan sangat erat. Cintanya, dan juga kasih sayangnya hanya untuk Narendra seorang. Ia bertahan hidup juga karena Narendra, jadi laki-laki itu tidak pantas untuk membawanya pulang dan mengakui bahwa ia masihlah seorang istrinya.
Mira tak pernah menganggap Adam adalah suaminya lagi Walaupun memang mereka belum pernah bercerai karena Mira pasti tahu bahwa Adam tak semudah itu untuk menceraikannya.
Biarkan saja hubungan seperti ini, mereka seolah-olah putus tanpa ada melakukan perceraian. Seharusnya mereka sudah hidup masing-masing, dan tidak perlu lagi memikirkan hal-hal yang tidak penting. Hanya Adam saja yang bodoh yang masih mencoba untuk menarik dirinya ke dalam titik hitam yang sangat dalam.
"Terima kasih sayang, kamu benar-benar anak mamah yang baik. Mama bangga sama kamu, Mama pasti akan menjaga mu."
Narendra dan juga Mira saling berpelukan dengan perasaan hangat. Hubungan antara kedua orang 8ty benar-benar sangat erat dan sukar untuk dipisahkan.
Mira menganggukan kepalanya. Benar, dirinya tidak ingin bertemu dengan orang itu lagi dan apalagi sampai diculik oleh orang tersebut. Ia akan hidup bersama ibunya dan tak peduli bagaimanapun kehidupannya bersama sang ibu di masa yang akan datang.
Narendra beranjak dari tempat duduknya dan lalu menghampiri ranjangnya dan kemudian membaringkan tubuhnya lalu menutup matanya.
Seperti biasanya, Mira pun akan menidurkan Narendra. Iya akan menyanyikan beberapa lagu maupun membacakan cerita dongeng hingga akhirnya Narendra benar-benar tertidur.
Setelah melihat anaknya tertidur, Mira hanya diam dan tak mampu mengeluarkan suara apapun. Melihat wajah damai anaknya laki-laki membuat Mira tak sanggup menahan air matanya.
Belakangan ini, ia seringkali menangis. Mira sudah lelah dengan semua ini ia ingin mengakhirinya tapi bagaimana cara dirinya mengakhiri semua penderitaannya? Jelas-jelas orang itu kembali lagi dan merusak hubungan baik Mira. Ia adalah tipikal orang yang jahat dan tak akan pernah Mira maafkan.
__________
TBC
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.