
Setelah berlari ke kamar mandi, ponsel kevin bergetar. Disana tertera nama papi nya.
Drrt.. Drrt..
Dengan cepat kevin menggeser tombol hijau kesamping sambil mendekatkan ke telinga nya. Kemudian berjalan ke arah balkon.
"ya pi. " saut kevin
"hey son, kau kemana saja. Katanya mau liburan tapi malah menghilang." teriak papinya dari seberang sana.
"maaf pi, aku lagi ada urusan. Sebentar lagi aku pulang. " kemudian kevin mematikan panggilan ponsel nya. Lalu berjalan kembali kedalam kamar nya.
Melihat aelandra sudah rapi pakaian pramugari nya, kevin menghampiri aelandra dengan takjub ke arah nya.
"kamu udah mau bekerja? "
"iya, makasih untuk semuanya. Kalau begitu aku pergi dulu. " menyeret koper nya dengan pelan.
"ael tunggu. Kamu kapan kembali ke jakarta?"
"mungkin minggu depan." kembali berjalan sambil menyeret koper, tapi tangan nya di cekal oleh kevin.
"ael tunggu, aku tahu kamu akan bekerja mengunjungi beberapa negara di asia. Maka dari itu ambil lah ini. " memeberikan sebuah kartu ke tangan aelandra.
"pakailah untuk semua kebutuhan mu, aku tidak mau jika kamu sampai tidak punya uang. Belilah apapun yang mau beli. Dan kalau sudah ada di jakarta pulang lah ke alamat ini. Minggu depan aku akan berada di sana. "
"tapi maaf aku masih punya cukup uang, untuk memenuhi semua kebutuhan ku. " tolak aelandra secara halus.
"aku tidak mau mendengar penolakan mu. Sekarang tunggu lah aku mau mandi dan bersiap siap sebentar setelah itu ku antar kau ke tempat kerjamu. " dengan cepat kevin memasuki kamar mandi.
Setelah selesai, kevin mengantar aelandra. Selama perjalanan tidak ada yang berani bicara hanya suara mesin mobil yang terdengar. Karena di antara mereka sangat canggung.
"ingat ael, kalau ada apa apa segera hubungi aku. "
"hmm. " hanya itu kata kata yang di keluarkan aelandra, kemudian berlalu masuk ke dalam.
Setelah memastikan aelandra masuk kedalam tempat kerjanya, kevin langsung melajukan mobilnya dengan kencang menuju rumah nya. Di mana orang tuanya sudah menunggu nya. Sebenarnya dari tadi kevin sudah menyembunyikan rasa khawatir nya di depan aelandra.
"setelah ini papi pasti akan memarahi ku habis habisan. " ucap kesal.
Dia sangat tahu seperti apa watak papinya, dia sama sekali tidak ingin waktu bersama keluarga nya tetganggu karena hal apapun. Karena family time sangat lah penting untuk nya.
Sebenar nya bukan itu saja yang ada di pikiran kevin saat ini, bagaimana cara nya membawa aelandra pulang untuk mengenalkan kepada kedua orang tuanya. Karena dia menikah secara diam diam. Apalagi maminya dia harus membuat aelandra bisa menarik perhatian maminya. Karena selama ini maminya sudah sangat dekat gledyssa.
Mengingat nama gledyssa, seketika emosi kevin memuncak. Bagaimana tidak. Selama lima tahun bersama sebagai sepasang kekasih yang menyayangi, tapi dengan tega gledyssa berselingkuh dengan orang lain di belakang kevin. Lalu apa artinya hubungan mereka selama ini bagi gledyssa.
"brengsek kamu gle, dasar wanita murahan. "
*flash back
Malam itu saat gledyssa pamit bertemu teman nya, kevin menyuruh sesorang mengikuti gledyssa. Karena tak ingin terjadi sesuatu dengan kekasih nya. Apalagi mengingat waktu sudah hampir tengah malam.
Namun bukan pergi menemui teman nya, gledyssa malah pergi dengan seorang lelaki masuk ke sebuah kamar hotel.
Kevin yang geram melihat kelakuan gledyssa yang berada di dalam kamar hotel sambil memeluk seorang pria yang sudah bertelanjang dada langsung membanting ponselnya.
"dasar wanita matre, bisa bisa nya dia membohongiku. Apa dia tidak tahu sedang berurusan dengan siapa. " ucap nya kesal.
Zian yang melihat kevin sangat kesal, dan kacau sengaja memesa vip room yang ada di club malam waktu itu.
Karena tak ingin ada yang melihat dan memberitakan sahabat nya itu yang tidak tidak.
Setelah berada di dalam kamar, zian sengaja memberi obat perangsang untuk kevin supaya kevin mau tidur dengan wanita yang sudah dia bayar. Setidak nya dengan begitu kevin akan merasa lebih baik setrlah itu. Tapi sayang, zian yang mengira aelandra adalah orang yang sudah di bayar nya untuk menyenangkan kevin.
Dengan keadaan separoh mabuk zian memaksa aelandra meminum minuman yang sudah dia campur dengan obat perangsang.
Setelah melihat aelandra yang sudah mulai terangsang, zian menyuruh dua orang pelayan club malam itu mengantar kevin dan aelandra ke kamar hotel terdekat dari club tersebut.
*flash back off
Sesampai nya dirumah, kevin melihat kedua orang tuanya sudah menunggu kedatangan nya dengan wajah kesal.
"mi, pi. Kalian nungguin aku pulang? " dengan suara pelan.
"dari mana saja kau? Apa sekarang peraturan yang papi buat untuk mu sudah tidak bisa kau hargai? " hasaki membentak kevin dengan keras, hingga membuat selvi kaget mendengar dan melihat suaminya bisa semarah itu kepada anak nya.
"maaf pi, aku benar benar minta maaf sama papi." kevin menundukan wajah nya karena tak berani menatap ke arah hasaki.
Selvi yang melihat seorang hasaki thomada bisa semarah itu kepada kevin hanya karena tidak pulang. Apalagi semalam dia juga masih menemui rekan bisnis nya di hari liburan mereka.
"papi kenapa sech pi, mami heran semalam papi juga sama dengan kevin. Menemui rekan bisnis papi di saat kita liburan. Jadi apa salah nya kalau kevin juga pergi bersama teman nya. Toh pagi ini dia juga pulang. Jadi impas kalau gitu. " selvi pun kesal melihat tingkah suaminya yang memarahi anak kesayangan nya.
Plakk
Hasaki menampar kuat pipi kevin, lalu menarik nya kedalam dan menghempaskan dengan kasar kevin ke atas sofa. Hasaki mengambil amplop dari dalam kantong celana nya lalu membanting di atas meja.
"sekarang jelaskan apa maksud dari foto itu." sangat terlihat rahang nya yang kokoh mengeras menahan kesalnya.
Lalu kevin mengambil amplop itu, seketika mata kevin terbelalak melihat fotonya yang mirip berciuman dengan aelandra di kamar apartement nya, ada juga foto dia yang tengah berpelukan saat tidur tadi pagi bersama aelandra.
"pa.. Papi dapat foto ini dari mana? " kevin sangat gugup sekaligus kaget, dari mana papinya mendapat kan foto itu.
Bahkan selvi pun tak kalah kagetnya melihat foto kevin tidur dengan berpelukan bersama seorang wanita di dalam kamar.
"kevin jelaskan ini nak, apa maksud nya semua ini? " membalikan beberapa foto kevin bersama aelandra.
Seketika kevin berlutut di kaki papi juga maminya.
"maaf kan kevin mi, maafkan kevin. Sebenar nya perempuan yang ada di foto itu adalah istri nya aku. " ucap nya penuh penekanan.
"apa!! " ucap hasaki dan selvi bersamaan.
"jangan bercanda kamu kevin, ini sama sekali bukan hal lucu yang bisa kamu jadikan lelucon. " sahut selvi, dengan menatap kesal ke arah kevin.
"aku sedang tidak bercanda mi, pi. Ini semua kenyataan. Aku dan dia menikah kemarin. Sebelum kita berangkat ke sini. Bahkan aku pun baru tahu kalau dia seorang pramugari. Karena kemaren aku melihat nya bekerja dan akan menginap di hotel bersama michel, makanya aku mengajak nya ke apartement kita. "