
Dilain tempat di rumah Jonathan , mereka baru saja menyelesaikan berkas-berkasnya.
" Huft selesai juga berkasnya ," gumam Roy pelan.
" Nat , udah selesai nih ," ucap roy.
" Lah gue harus apakan kalau berkas yang Lo kerjakan selesai ?" Tanya Jonathan tanpa menoleh kearah Roy.
" Huh gak perlu ," ucap Roy kesal.
" Oh oke ," ucap Jonathan.
Setelah itu Roy beranjak dari ranjang Jonathan dan berjalan ke meja kerja Jonathan untuk mengembalikan berkasnya.
" Oh my God ," teriak Roy.
" Apalagi roy, jangan teriak ," ucap Jonathan kesal.
" Sekarang Lo mendingan lihat jam deh ," saran Roy.
Segera Jonathan melihat jam dihpnya dan dia juga terkejut lantaran hari sudah malam dan mereka tidak ada yang menyadarinya. Padahal jendela kamar Jonathan terbuka lebar.
" Roy cepat kesini ," perintah Jonathan.
" Apa ?" Tanya Roy.
" Bantuin gue ," minta Jonathan.
" Oke," ucap roy.
Segera Roy membantu Jonathan untuk duduk di kursi rodanya ,dan mendorong jonathan untuk keluar kamarnya.
" Tunggu disini aja ," perintah Jonathan.
" Lah Lo mau kemana?" Tanya Roy penasaran.
" Gue mau mandi lah ," ucap Jonathan.
" Eh sebelum Lo mandi mana minum gue ?" Tanya Roy.
" Ambil sendiri ," suruh Jonathan.
" Gue ini tamu Nat ," ucap roy.
" Lah gue tuan rumahnya ," ucap Jonathan seraya membalikkan kursi rodanya.
" Huh oke gue ambil sendiri ," ucap Roy kesal. Seraya berdiri dan berjalan menuju dapur.
Sedangkan Jonathan kembali kekamar untuk mandi. Setelah Roy mengambil minuman dan beberapa makanan di dapur Jonathan segera dia duduk didepan televisi dan menyalakannya.
" Hahaha..." Tawa Roy keras.
" Roy !" Teriak Jonathan didalam kamarnya.
" Biarin aja ," gumam Roy tanpa mempedulikan Jonathan.
Merasa Roy tidak menjawab dan mempedulikannya. Segera Jonathan keluar dari kamarnya dan menghampiri Roy yang sedang menonton TV. Dengan cepat Jonathan menjalankan kursi rodanya.
" Roy !" Ucap jonathan geram.
" Iya ," jawab Roy seraya membalikkan badannya kearah Jonathan.
" Sebentar Nat ini lagi lucunya ," tolak Roy.
" Matikan sekarang Roy !" Perintah Jonathan.
" Sebentar Nat ," tolak Roy.
" Matikan tvnya sekarang Roy !" Perintah Jonathan.
" Iya ," ucap Roy seraya mematikan televisinya.
" Sekarang Lo mandi sana !" Perintah Jonathan.
" Iya ," ucap Roy seraya berdiri dan berjalan menuju kamar mandi.
" Roy bersihkan ini dulu baru mandi !" Perintah Jonathan.
" Lah nat kan ada mbaknya ," ucap Roy.
" Mbaknya lagi pergi , Sekarang Lo bersihkan ini dulu baru mandi ," ucap Jonathan.
" Iya gue bersihkan ," ucap Roy seraya kembali ke ruang tv dan membersihkannya.
Sedangkan Jonathan , dia menjalankan kursi rodanya menuju kedapur untuk mengambil minuman.
" Nana sekarang sedang apa ya, apa dia juga memikirkan tentang kejadian tadi ?" Tanya Jonathan pada dirinya sendiri. Setelah itu Jonathan segera menjalankan kursi rodanya menuju ke ruang tv untuk melihat Roy apakah pekerjaannya sudah selesai. Dan dia melihat ruang tv nya sudah rapi kembali.
" Roy kalau sudah selesai mandi , tidur di kamar tamu kalau gak Lo pulang sana keapartemen Lo ," ucap Jonathan.
" Iya gue tidur dikame tamu aja ," teriak Roy yang sudah ada di dalam kamar mandi.
" Oke terserah lo ," ucap Jonathan seraya menjalankan kursi rodanya menuju kamarnya.
Setelah didalam kamar , Jonathan berpindah ke ranjangnya dan memainkan handphonenya Melihat beberapa foto Dena yang memang dia simpan digalerinya.
" Kangen gue sama Lo ," ucap Jonathan seraya melihat foto Dena di galeri hpnya.
" Jonathan ," teriak Roy.
" Jangan teriak !" Ucap Jonathan marah.
Setelah itu Jonathan melihat Roy masuk kekamarnya dengan handuk yang melilit di tubuhnya. Dia berjalan mendekati Jonathan.
" Nat pinjam pakaian ," ucap Roy.
" Pakek pakaian Lo tadi aja ," tolak Jonathan.
" Pakaian tadi udah gak enak Nat , ayolah Nat pinjam pakaian Lo ,"minta Roy.
" Gak ada ," tolak Jonathan.
" Oh Lo gak mau , bilang Dena ah kalau Lo ," ucap Roy terpotong.
" Iya , cari sendiri di lemari gue ," perintah Jonathan.
" Oke ," ucap Roy seraya berjalan ke arah walk in closet Jonathan.
" Roy sialan ," umpat Jonathan setelah Roy menghilang dari hadapannya.
Setelah mendapatkan pakaian yang pas Roy keluar dari walk in closet. Segera dia meninggalkan kamar Jonathan menuju ke kamar tamu Jonathan, dan segera tidur.