My First and Last Love

My First and Last Love
EPS



Setelah itu mereka berdua menunggu acara tvnya.


" Din mana acaranya ?" Tanya Dena kesal.


" Tunggu aja dulu ," ucap Dina yang masih fokus ke tvnya.


Setelah itu Dena kembali menunggu acaranya. Beberapa menit kemudian acara yang sudah mereka tunggu tiba.


" Yes ," teriak Dina.


" Gak usah teriak ," ucap Dena kesal.


" Biarin ," ucap Dina tanpa menoleh ke arah Dena.


" Terserah lo aja ," ucap dena.


" Oh my God ," teriak dina sekali lagi.


" Apaan sih Din , diem napa ," ucap Dena geram.


" Udahlah Lo nonton aja ," ucap dina.


Setelah itu mereka berdua menonton acaranya sampai selesai.


" Yah kok udah selesai sih padahal baru aja nonton ," ucap Dina kesal.


" Apa Lo bilang tadi barusan nonton kita udah nonton acaranya daritadi Dina ," ucap Dena geram.


" Hehe maaf ," ucap Dina.


" Udahlah gue mau mandi ," ucap Dena seraya berdiri dan menuju kekamar Dina.


" Lah Lo mau kemana den ?" tanya Dina.


" Gue mau mandi sekalian numpang tidur oke ," ucap Dena.


" Lah kok Lo numpang ?" Tanya Dina.


" Kan Lo yang ngajak gue bersihkan rumah dan nonton acara lo yang lama , jadi gue numpang lah ,masa anak cewek pulang malam-malam kan gak baik Dina ," jelas Dena.


" Tapi jangan pakek baju gue ," ucap Dina kesal.


" Lah masa gue pakek baju ini lagi kan gak mungkin ," ucap Dena.


" Ya itu terserah lo ," ucap dina.


" Oh terserah gue ya , oke besok kalau Lo butuh...," Ucap Dena terpotong.


"Iya , Lo boleh pinjam baju gue ," ucap Dina pasrah.


" Oke gue mandi duluan ya ," ucap Dena seraya masuk kekamar dina mencari pakaian yang pas untuknya.


" Huft Untung temen ," ucap Dina kesal.


Setelah itu Dena segera mandi dan Dina masih menonton acara TV yang ditayangkan.


" Woi Din cepetan mandi udah malam ," perintah Dena.


" Oke ," ucap Dina seraya beranjak dari duduknya dan berjalan kearah dena.


Segera dina mandi dan Dena menuju dapur untuk menyiapkan makan malam mereka. Saat dia membuka kulkas ternyata didalam kulkas hanya ada telur ,saos ,kecap ,dan beberapa bahan makanan saja. Dena bingung mau memasak apa untuk makan malam mereka.


Segera dia memasaknya dan beberapa menit kemudian masakannya matang segera dia sajikan ke meja makan.


" Dina punya ramen gak ya ?" Tanya Dena pada dirinya. Setelah itu Dena mencoba mencari ramen di dapur. Dan ternyata ada di rak lemari paling atas segera dia ambil dan memasaknya. Setelah matang segera dia sajikan disamping omelete yang tadi sudah dia buat. Dan kebetulan Dina sudah selesai mandi dia mencium bau harum dari dapunya dan ternyata Dena sedang menghidangkan makanan untuk mereka. Segera dina duduk.


" Kok Lo duduk ?" Tanya Dena heran.


" Lah kan mau makan Dena sayang ,"ucap Dina.


" Cuci tangan dulu baru makan ," perintah Dena.


" Gue kan baru aja mandi Dena," ucap Dina.


" Kalau Lo gak mau cuci tangan , awas sana gak usah makan disini ," ucap Dena.


" Iya , gue cuci tangan sekarang ," ucap dina pasrah dan beranjak dari duduknya menuju wastafel untuk cuci tangan. Setelah itu dina kembali duduk di depan Dena.


" Den ," panggil Dina.


" Iya ," ucap Dena.


" Kok bibir Lo kayak bengkak sih ," ucap Dina heran.


" Hah apa ?" Tanya Dena sedikit terkejut seraya memegang bibinya.


" Itu bibir Lo kok agak bengkak ," ucap Dina seraya menunjuk bibir Dena.


" Oh ini tu gak bengkak , tadi gue habis makanan yang pedas ," elak dena.


" Oh gue kira kenapa ," ucap Dina lega.


" Huft Untung Dina gak tanya lagi , tapi masa sampai bengkak sih padahal cuman ciuman ," gumam Dena dalam hati.


Setelah itu mereka berdua segera menghabiskan makanannya.


" Kenyang ," ucap dina.


" Din bereskan dan cuci ru piring Lo sana ," perintah Dena.


" Lah kok gue , kan ada Lo kenapa harus gue ," tolak dina.


" Gue tanya siapa yang punya rumah ?" Tanya Dena.


" Gue ," ucap Dina.


" Terus ini semua barang-barang punya siapa ?" Tanya dena.


" Gue ," ucap Dina.


" Terus yang harus bersihkan ini semua siapa ?" Tanya Dena.


" Gue ," ucap Dina tanpa sadar.


" Nah tu Lo tau siapa yang harus bersihkan , jadi sekarang Lo bersihkan ini semua ," ucap Dena seraya beranjak dari duduknya dan berjalan meninggalkan Dina yang masih mencerna setiap omongannya.


" Dena sialan ," umpat dina.


Setelah itu segera Dina bangkit dari duduknya dan membersihkan semua yang ada di meja makan.


Sedangkan Dena dia sedang sibuk menonton acara TVNYa.