My First and Last Love

My First and Last Love
EPS



Didalam mobil Jonathan dan Dena tidak ada yang mau membuka obrolan sampai didepan rumah Dena. Segera Dena membuka pintu mobil dan mengucapkan terima kasih pada Jonathan. Setelah itu mobil Jonathan melaju meninggalkan rumah dena. Segera Dena masuk kedalam rumahnya dan bersih-bersih setelah itu Dena tidur.


Sedangkan didalam mobil Jonathan dia sedang memikirkan cara supaya Dena bisa jatuh cinta dengannya.


" hm gimana ya caranya buat Dena jatuh cinta sama gue , tanya pak Joko aja kan sudah berpengalaman." pikir Jonathan.


" Pak joko ," panggil Jonathan.


" Iya den ada apa ?" Tanya pak Joko.


" Hm dulu waktu bapak masih muda , bapak menyatakan perasaan bapak ke istri bapak gimana ?" Tanya jonathan.


" Saya membawa istri saya ketempat yang romantis den seperti taman, cafe atau yang lain , setelah itu saya menyatakan perasaan saya ke istri saya dengan membawa buket bunga den ," ucap pak Joko.


" Bapak waktu itu ditolak atau diterima ?" Tanya Jonathan.


" Waktu itu saya ditolak den , " ucap pak Joko.


" Ditolak ? Karena apa pak ?" Tanya jonathan.


" Karena istri saya dulu tidak punya perasaan kepada saya den ," ucap pak Joko.


" Apa bapak mengejarnya atau memilih yang lain ?" Tanya jonathan.


" Saya masih mengejarnya den walaupun saya ditolak beberapa kali , tapi perjungan saya berbuah hasil den nyatanya sekarang saya dengan istri saya sudah mempunyai anak ," ucap pak Joko.


" Oh gitu ya pak," ucap Jonathan.


" Den Nathan lagi mengejar cintanya non Dena ?" Tanya pak Joko.


" Ah iya pak saya masih mengejar hatinya," ucap Jonathan pelan.


" Den Nathan jangan menyerah , pasti nanti hasilnya akan seperti saya ," ucap pak Joko memberi semangat pada Nathan.


" Iya pak saya tidak akan menyerah mengejar cinta Dena ," ucap Jonathan semangat.


" Den sudah sampai rumah mari saya bantu ," ucap pak jika seraya turun dari mobil dan membantu .


" Terima kasih pak," ucap Jonathan.


" Sama-sama den ," ucap pak Joko.


Setelah itu Jonathan segera masuk kerumahnya dan bersih-bersih untuk segera tidur dan menyambut hari esok.


" hoam..... untung hari Minggu ," ucap Dena.


setelah itu Dena turun dari ranjang. Ke dapur untuk memasak sarapan. setelah itu dia duduk didepan televisi dan menyetel acara komedi kesukaan dia.


" haha.....," ketawa Dena keras.


sampai dia tidak dengar panggilan ditelpon ya. drt...drt...drt....suara telponnya yang bergetar diatas meja.


" siapa sih ganggu aja ," ucap Dena kesal.


" hallo siapa sih ganggu aja ," ucap Dena kesal.


" bos lu ," ucap Jonathan.


" hah apa," teriak dena langsung saja dia lihat nama penelpon dan ternyata benar kalau itu Jonathan.


" woi jangan teriak telinga gue sakit ," ucap Jonathan kesal.


" hehe.. maap Jo , Lo ngapain nelpon sih ?" tanya Dena.


" gue mau sekarang Lo ke rumah gue !" perintah Jonathan.


" ngapain ?" tanya Dena.


" udah nanti gue bilang , sekarang ke rumah gue dulu ," ucap Jonathan.


" gak mau ," tolak Dena.


" oh Lo GK mau , yaudah gak gajian setahun ," ancam Jonathan.


" yah Jo kok Lo gitu sama sahabat sendiri ," ucap Dena.


" biarin , sekarang Lo pilih ke rumah gue atau gak gajian setahun ," ucap Jonathan.


" ya gue kesana ," ucap Dena pasrah.


" oke gue tunggu jangan lama ," ucap Jonathan.


" iya," ucap dena.


setelah itu segera Dena matikan panggilannya dan membersihkan makanannya. setelah itu dia segera berganti pakaian, mengambil tas dan handphonenya. Setelah itu dia menuju ke rumah Jonathan.