Merried Without Love

Merried Without Love
part 5



Lalu Putra pun pergi, aku juga masuk ke kelas. Saat aku duduk, Lara bertanya pada ku.


"Kenapa Putra ke sini?" Tanya Lara.


"Oh, ngabarin soal baksos kok!" Balasku.


"Aku ikut baksos loh tahun ini!" Ujar Lara.


Yesi pun terheran karena tidak biasanya Lara tertarik dengan kegiatan sosial.


"Tumben! Bukannya kamu lagi banyak masalah ya di keluarga?" Tanya Yesi heran.


"Apaan sih Yesi! Ya bagus dong kalau Lara ikut!" Sambung ku.


"Ya gak biasa aja! Boleh dong aku nanya! Ya kan Lara?" Ujar Yesi yang masih penasaran.


"Ya aku pengen ikut aja! Soalnya tahun lalu kalian cerita ke aku kayaknya seru banget! Jadi aku pengen ikut deh!" Ujar Lara santai.


Tidak lama dosen pun datang, mereka pun mulai mata kuliah, namun Yesi masih diam diam melirik Lara dengan penuh heran.


*****


Setelah selesai kuliah Lara dan aku pun pergi rapat.


"Kalau gitu aku pulang ya! Kalian kan mau rapat juga!" Ujar Yesi.


"Iya yes! Bye!" Balas ku.


"Da yes!" Balas Lara juga.


Yesi pun pergi, dan kami pun langsung pergi ke kantor organisasi untuk rapat, ketika rapat aku hanya memandangi Putra saja, ya maklumlah baru kasmaran.


Akhirnya rapat kami selesai.


"Aku langsung pulang ya May! Udah sore banget soalnya!" Ujar Lara.


"Iya, bye!" Balasku.


Lalu aku pun langsung menghampiri Putra.


"Sayang kamu gak pulang?" Tanya ku.


"Bentar lagi! Kamu Luan aja dulu! Kayaknya aku bakalan Ampe malam di sini! Kamu kan tau aku panitia nya!" Jawab Putra.


"Ya dah! Kalau gitu aku pulang deluan ya! Bye!" Ujar ku.


*****


Ketika Maya pergi ternyata Putra pergi menghampiri Lara di kantin.


"Udah pulang pacar kamu itu?" Ujar Lara cemberut.


"Sayang! Kamu jangan cemburu gitu dong! Ingat ya, aku selama kuliah pengen bebas mau dekat dengan siapa aja! Kalau kamu gak suka bisa kok kita putus sekarang juga!" Balas Putra.


"Kok gitu sih? Aku gak mau putus sama kamu! Aku cinta banget sama kamu! Tapi kamu ingat kan sama janji kamu? Kamu gak akan lama pacaran sama Maya!" Ujar Lara.


"Iya aku ingat! Ya paling satu bulan aja aku pacaran sama dia!" Balas Putra.


"Gitu dong sayang!" Ujar Lara.


"Oh ya! Mama nanyain kamu tuh! Katanya kamu udah lama gak main ke rumah!" Ujar Putra.


"Iya nanti aku ke rumah kamu!" Balas Lara.


******


(Di rumah Maya)


"Kamu dah pulang Nak?" sapa Mamaku.


"Si Mira belum pulang! Paling dia sama Denny! Kamu pulang sendiri? Pacar kamu mana?" Tanya Mamaku.


"Dia sibuk Ma! Lagian kami kan bawa mobil masing-masing!" Balas ku.


"Ya dah kapan kamu bawa dia ke rumah terus kenalan ke Mama?" Tanya Mamaku lagi.


"Iya nanti pasti aku kenalin kok Ma!" Balasku senyum.


Lalu aku pun pergi ke kamar ku. Ketika malam hari Putra pun belum menelpon ataupun chat, namun aku berfikir mungkin dia masih sibuk. Lalu Mama pun datang untuk memberi tau kalau makan malam sudah siap.


⏳⏳⏳


Keesokan paginya aku terbangun dan melihat ponselku, ternyata putra sama sekali tidak menghubungi aku, lalu aku pun menelpon dia deluan, namun tidak di angkat. Lalu aku pun bergegas mandi dan bersiap untuk ke kampus.


(Di kampus)


Ketika sampai di kampus, aku langsung ke kantor organisasi ternyata Putra tidak ada.


Lalu aku keparkiran untuk melihat Putra sudah datang atau belum, ternyata putra belum datang lalu aku memutuskan untuk menunggu di parkiran.


Ketika mobil Putra datang ternyata ada Lara yang juga ada di dalam mobil Putra, aku pun langsung menghampiri mereka.


"Kok kalian barengan?" Tanya ku penasaran.


*****


Ketika melihat Maya tiba tiba datang, membuat Putra dan Lara pun kaget. Namun Putra mencari alasan.


***


"Hai sayang! Kamu di sini?" Tanya Putra


"Iya aku nyari kamu dan kenapa kalian bisa barengan?" Tanya ku lagi.


"Oh! Iya tadi mobil aku mogok dekat jalan mau ke kampus! Eh jumpa sama Putra! Untung aja putra baik! Jadi aku bisa nebeng! Ya kan Put?" Jawab Lara.


"Oh iya bener sayang! Kasihan Lara kan klo dia sendiri!" Balas Putra juga.


"Oh gitu! Trus kenapa kamu gak ada kabar dari tadi malam?" Tanya ku.


"Ya ampun sayang! Aku lupa! Pulang pulang aku langsung tidur! Maaf ya sayang!" Balas Putra dengan memegang pipi ku.


"Iya gapapa! Ya udah aku ke kelas dulu ya!" Ujarku.


"Iya sayang!" Balas Putra.


"Lara, ayo ke kelas!" Ujarku.


"Kamu Luan aja ya! Aku mau ke toilet dulu." Balas Lara.


Lalu aku pun pergi sendiri ke kelas.


******


Pada saat Maya pergi Lara pun langsung kesal dengan Putra.


"Kesel deh! Kamu bisa gak sih gak usah mesra mesraan di depan aku! Aku cemburu tau!" Ujar Lara cemberut.


"Iya iya! Lain kali nggak lagi deh! Kamu kan tau kondisinya tadi gimana!" Balas Putra.


"Ya dah aku ke kelas dulu ya! Jangan lupa nanti kita pulang bareng!" Ujar Lara.


"Iya sayang! Aku gak akan lupa kok!" Balas Putra.


Lalu Lara pun pergi ke kelas.