Merried Without Love

Merried Without Love
part 25



Part 25 (Merried without Love)


**(Di kampus)**


"Yes, abis ini kita ke mall ya."


"Ya udah, mau belanja lagi?" tanya Yesi.


"Iya" balas Ku.


**(Di Mall)**


"May, ini kan toko piyama?" tanya Yesi heran.


"Iya Aku mau beli baju tidur." jawab ku santai.


"Baju tangan panjang dan kaki panjang lagi?"


"Nggak! Kali ini yang seksi" balas Ku.


"Akhirnya.." ujar Yesi senang.


"Kenapa? Kayak abis menang lotre."


"Berarti Kamu udah siap dong begitu begitu?" tanya Yesi sambil menggoda Ku.


"Usst... Ini untuk orang yang sudah punya pasangan, bagi yang belum jangan sok tau."


"Eleh...eleh.. sudah mulai nyindir nih."


"Hahaha, lagian Kamu juga kan yang nyuruh Aku supaya hamil?"


"Iya juga sih."


Lalu Aku pun memilih milih baju untuk nanti malam Aku pakai, aku juga membeli parfum baru dan membeli lipstik.


"Ngapain kamu beli lipstik?" tanya Yesi heran.


"Iya Aku mau beli lipstik yang merah merona biar makin menggoda."


"Ya gak gitu juga kali May, udah gak usah pakai lipstik segala."


Lalu aku pun gak jadi membeli lipstik, karena capek kami pun makan siang dulu.


**(Di cafe mall)**


Saat makan di cafe, Dimas menelpon Ku.


"Halo!" jawab Ku.


"Lagi dimana? Udah makan?"


"Lagi di mall sama Yesi, ini lagi makan."


"Yah, Aku kira Kamu datang bawa makanan."


"Maaf, lagian Aku masih kesal sama kamu."


"Ya sudah, selamat makan ya." balas Dimas dan menutup telponnya.


"Dasar cowok aneh, bukannya bujuk Aku karena ngambek malah cuek aja." ujar Ku sedikit kesal.


"Ya mungkin dia sibuk kali, lagian kalau kamu mau menggoda Dimas itu lihat kondisi dulu dong, Dia itu capek apa nggak." jelas Yesi.


"Lagian mana Aku tau dia capek apa nggak!" cetus Ku.


"Ya tanya dong Dia capek apa nggak."


"Ya habis Dia aku lihat bugar terus sih, jadi mana Aku tau."


"Ya sudah kalau gitu kamu pakai aja piyama seksi tiap hari." saran Yesi.


"Bener juga ya, Aku akan pakai tiap hari" balasku senyum.


****


Sementara itu Dimas pun pergi ke toko boneka untuk membelikan Maya boneka Panda kesukaannya, setelah membeli boneka Dimas juga ke toko bunga untuk membeli bunga anggrek.


Dimas juga membeli kalung untuk Maya dan pergi membooking restauran untuk dinner dan kasih Maya suprise.


***(Di rumah ku dan Dimas)***


"Kita makan malam di luar saja ya." ajak Dimas.


"Ya sudah, ayo!"


"Kamu dandan yang cantik ya, pakai gaun juga."


"Ya udah kalau gitu Aku siap siap dulu ya."


Aku pun bersiap dan dandan yang cantik sesuai permintaan Dimas, Lalu kami pun bergegas pergi. Ketika sampai di restoran ternyata Dimas sudah membooking tempat tersebut.


"Gimana? Kamu suka?" tanya Dimas.


"Suka banget, romantis ada Alunan musik juga" jawab ku senang.


Lalu para pelayan pun mengeluarkan makanan dan minuman untuk Kami. Lalu kami makan dan minum dengan di iringi musik yang romantis.


Setelah selesai makan ada pelayanan yang bawa boneka dan bunga.


"Aaa... romantis banget!" seru Ku terharu.


"Ada satu lagi." ujar Dimas lalu berdiri dan melangkahkan ke belakang Ku dan memakai kan Aku kalung.


"Suka gak kalung nya?" tanya Dimas dengan bisiknya di telinga Ku.


"Suka banget, Makasih ya" jawab Ku senyum.


"Mau dansa dengan Aku?" tanya Dimas sambil mengulurkan tangannya.


Aku pun bersedia berdansa dengan Dimas, Kami pun berdansa dengan saling menatap satu sama lain dan tak lupa Dimas juga tersenyum manis dengan wajah tampannya itu.


"Maaf ya, karena udah buat kamu kesal." ucap Dimas.


"Gimana kalau kita honeymoon?" tanya Dimas.


"Kan kita sudah honeymoon?" tanya Ku lagi.


"Yang dulu itu bukan honeymoon, tapi liburan." balas Dimas.


"Hehehe, iya ya! Ya sudah boleh kita honeymoon lagi."


"Gimana kalau besok kita perginya?"


"Buru buru banget kan Aku harus permisi dulu di kampus" balas Ku.


"Ya kita gak honeymoon di luar kota, kita honeymoon di hotel aja satu hari, gimana?"


"Ya sudah, Aku setuju" balas Ku senyum.


Aku sangat bahagia malam ini karena Dimas sudah membuat kejutan romantis untuk Aku.


**(Di kamar)**


Saat tidur Aku tidak jadi memakai piyama baru karena aku akan pakai untuk honeymoon nanti.


Ketika sedang baring, seperti biasa Dimas memeluk Aku mesra lalu dia memejamkan matanya.


🌞🌞🌞


Lalu keesokan paginya Aku dan Dimas bersiap untuk pergi liburan di hotel, Aku sangat senang karena akhirnya Aku punya moment romantis berdua dengan Dimas.


Ketika sampai di hotel, kami langsung menikmati fasilitas hotel. Kami ke spa dan massage, setelah itu kami makan malam di restoran hotel.


"Gimana kamu happy gak?" tanya Dimas.


"Happy banget" balas Ku senang.


Setelah selesai makan kami pun pergi ke Kamar, saat di Kamar Aku langsung bersiap ganti baju dan memakai parfum Ku.


Lalu Aku keluar dari kamar mandi dan Dimas pun menatap Ku, lalu Dimas pun mendekati Aku dan menggendong Aku ke kasur, Lalu Dimas mencium Aku dan Kami mulai bermesraan dan pada akhirnya Kami melakukan hubungan suami istri.


🌞🌞🌞


Keesokan paginya Aku terbangun dengan senyuman dan menatap wajah suami Aku yang tampan, lalu Dimas pun terbangun dan membalas senyuman Aku.


"Hei My wife, I love you." ujar Dimas senyum.


"Hei juga My Husband, I love you too." balas Ku senyum juga.


Lalu Dimas menarik Ku dan memeluk ku.


"Ayo, bangun lagi, kita kan harus sarapan." ujar Ku.


"Sebentar lagi, Aku masih mau memeluk istri ku tercinta." balas Dimas yang masih memeluk ku.


Lalu Dimas mencium kening Ku dan mengecup bibir ku sekilas, lalu Kami pun saling tersenyum satu sama lain.


"Udah ah, Aku mau mandi." ucap Ku yang duduk.


"Ya sudah, Kamu mandi deluan" balas Dimas.


"Oke."


Lalu Aku pun mandi, setelah Aku siap Dimas juga mandi. Kami pun turun untuk sarapan pagi.


**(Di rumah Lara dan Putra)**


Putra dan Lara sedang sarapan pagi, pada pagi ini Lara memasak dan menyiapkan sarapan.


"Ternyata masakan Kamu enak juga" puji Putra.


"Makasih ya, Aku senang akhir akhir ini Kamu sudah baik sama Aku" balas Lara.


"Iya, lagian Aku juga salah, harusnya Aku belajar menerima semua ini, maaf ya Ra" jelas Putra.


"Iya, Aku juga minta maaf ya" balas Lara lagi.


"Mulai nanti malam kita satu kamar, gimana?" tanya Putra.


"Beneran?"


"Iya beneran"


"Iya Aku mau, Aku senang banget Put, akhirnya kita satu kamar" balas Lara senang.


Akhirnya perlahan Putra mau membuka hati untuk Lara, begitu juga Lara Sangat senang dengan perubahan sikap Putra padanya.


Lara pun menyiapkan dan merapikan kamar mereka agar Putra bisa nyaman tidur di kamar.


***(Di kamar hotel)***


"Gimana? Kita pulang atau tambah satu hari lagi di sini?" tanya Dimas.


"Gimana kalau kita tambah satu hari lagi di sini?" tanya Ku lagi.


"Baiklah, Aku akan bilang ke resepsionis untuk tambah hari" jawab Dimas senang.


Lalu kami pun bersiap untuk gym, karena Dimas sangat suka olahraga, Aku pun juga ikut gym padahal Aku tidak suka olahraga namun karena untuk kesehatan Aku pun melakukannya.


Dimas juga mengajari Aku cara menggunakan Alat gym tersebut. Saat sedang gym ada cewek gak jelas mendekati Dimas.


"Hai, tampan, nama Kamu siapa?" sapa cewek itu dengan genit memegang bahu Dimas.


Lalu Dimas pun menghempas tangan wanita itu sopan.


"Maaf, saya sudah punya istri." tolak Dimas sopan.


"Banyak kok cowok yang punya istri selingkuh." balas cewek itu lagi.


"Saya bukan cowok seperti itu, kalau Anda masih mengganggu saya akan memanggil pekerja di sini atas ketidaknyamanan saya" balas Dimas.


Lalu cewek itu terlihat kesal dan pergi. Sementara Aku yang melihat sangat senang karena Dimas lelaki yang setia.


Bersambung....