
Lalu kuliah pun selesai.
"Guys! Aku pulang deluan ya! Soalnya ada urusan keluarga!" Ujar Lara.
"Oke!" Balas Yesi.
"Iya hati hati di jalan!" Balas ku.
Lara pun pergi, sementara aku dan Yesi pergi ke perpustakaan untuk tugas kuliah.
"Si Lara akhir akhir ini sering pergi ya! Tiba tiba datang nyari kita trus tiba tiba pergi dengan alasan keluarga!" Ujar Yesi.
"Ya mungkin memang dia lagi sibuk sama keluarga! Kamu jangan gitu dong sama teman!" Balasku sambil melihat lihat buku yang akan di cari.
"Ya masa hampir tiap hari sih? Aneh gak sih? Kalau ada urusan keluarga masa dia gak pernah bilang ke kita!" Tanya Yesi lagi penasaran.
"Udah deh! Mending kamu cari buku yang mau kita cari! Nggak baik ceritain teman sendiri!" Balasku.
"Ish, memang susah ngomong sama kamu!" Ujar Yesi bete.
Lalu mereka pun melanjutkan mencari buku untuk materi kuliah.
*****
Aku pun sampai di rumah, ketika aku sampai ternyata ada adikku dan pacarnya yang sedang bersenda gurau.
"Mama mana?" Tanya ku pada adikku.
"Ada di dapur!" Balas Mira adikku.
Lalu aku pun berjalan ke dapur untuk menemui mama dan membantunya.
"Hai, Ma! Masak apa hari ini?" Tanya ku sambil memeluk mamaku dari belakang.
"Kamu ini nggak malu sama adik mu! Masih saja manja!" Ujar mamakku sambil memasak.
"Nggak peduli, yang penting bisa dekat terus sama mamakku ini! Sini Ma, aku bantu!" Ujar ku.
"Ya sudah kamu iris bawang dan cabe itu ya!" Balas Mamaku.
Lalu aku pun membantu Mamaku di dapur, Aku sangat senang membantu Mama karena aku juga suka memasak.
"Nak, antar cemilan ini ya ke depan! Dari tadi adik mu menunggu cemilan ini!" Ujar Mama.
"Iya Ma, memang si Mira ini apa apa harus di ambilkan!" Balas Ku.
Lalu aku pun mengantar makanan ke mereka.
"Ini ada cemilan! Di makan ya!" Ujar ku sambil meletakkan cemilan di meja.
"Makasih ya Kak!" Balas Denny pacar Adikku.
"Makasih ya Kakakku!" Balas Mira.
"Iya! Lain kali ambil sendiri ya di dapur!" Ujar ku.
Lalu aku pun pergi kembali ke dapur, setelah membantu Mama di dapur aku pun naik ke atas menuju kamar Ku.
Ketika sampai di kamar ternyata ponselku berdering dan ternyata yang menelpon nomor asing, aku pun mengangkat.
"Siapa ini?" Tanya Ku
Ketika mendengar namanya aku pun langsung gugup dan sangat senang karena dia tau nomor ponselku.
"Oh iya..iya! Kok tau nomor hp aku?" Tanya ku penasaran.
"Ada deh! Yang pasti aku senang bisa dapat nomor hp wanita secantik kamu!" Gombal Putra.
"Ah bisa aja! Dasar gombal!" Balas ku yang senang dan malu malu.
"Bukan gombal! Memang kenyataannya kok! Oh ya, ntar malam sibuk gak?" Tanya Putra.
"Nggak! Kenapa memangnya?" Tanya ku lagi yang dalam hati senang.
"Aku mau ajak kamu makan sekalian nonton! Mau gak?" Balas Putra.
Aku langsung kaget kegirangan karena Putra baru saja ngajak aku nge date.
"Oh, mau kok! Mau jemput jam brp?" Tanya ku lagi
"Jam 6 aku jemput ya! Kamu share lokasi ya! Biar aku gak nyasar!" Balas Putra.
"Iya iya! Aku langsung share ya!" Balas ku yang sangat senang.
"Oke! Bye!" Ujar Putra.
"Bye!" Balasku.
Aku pun langsung menutup telpon dengan rasa riang gembira.
"Jam 6 berarti dua jam lagi! Oke, aku mandi dulu trus dandan yang cantik!" Ujar ku yang cakap sendiri karena sakin senangnya.
Lalu aku pun mandi, setelah mandi aku buka lemari dan memilih milih baju mana yang mau aku pakai, aku sangat bingung karena ini kencan pertama ku, karena ya jujur baru kali ini aku jatuh cinta.
Hampir satu jam aku memilih baju dan pada akhirnya aku memilih baju yang menurut ku cocok. Lalu aku berhias seadanya saja, karena kalau terlalu menor bukan gaya ku. Setelah berhias aku pun keluar kamar dan turun untuk menunggu Putra datang.
"Kau mau kemana kak?" Tanya Mira.
"Pergi!" Jawabku.
"Iya aku tau kakak mau pergi! Cuma mau kemana dan sama siapa? Kok tumben dandan!" Tanya Mira lagi.
"Sama pacar ya Kak!" Sambung Denny pacar adikku itu.
Lalu aku hanya tersenyum tanpa menjawab apapun.
"Hah? Jadi beneran kakak mau pergi sama cowok?" Balas Mira kaget.
"Kok kaget gitu! Biasa aja kali!" Balas ku.
"Ya baru kali ini aku lihat kakak jalan Ama cowok! Biasanya kan sama Kak Yesi atau Kak Lara!" Balas Mira.
Aku pun hanya diam saja, karena memang iya baru kali ini aku jalan sama cowok. Tidak lama Putra pun datang dengan mobilnya. Aku bergegas keluar dan ternyata Putra sudah berdiri di depan mobilnya.
"Hai, lama ya nunggunya?" Tanya Putra.
"Nggak kok!" Balas ku malu malu.
Lalu putra membukakan pintu mobil dan mempersilahkan aku masuk, aku sangat senang karena ternyata putra romantis juga.