Memories Of You

Memories Of You
Bab 8



hari berat telah berganti. pagi cerah telah menyambut semua orang untuk beraktivitas. Isabella turun ke lantai bawah menuju ruang makannya. semalam ia kembali kerumah miliknya karena mbok jati menelponnya.


suasana asri menyambutnya, ruang makannya memang berhadapan dengan taman kecil nan hijau yang dibuatnya. Isabella menyukai pemandangan alam, dia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di taman itu.


"nona sarapannya". ucap mbok jati yang membawakan sarapan bella berupa sandwich dan susu. Isabella tidak menyukai makanan berat di pagi hari. ia pun duduk dikursi makannya dan menatap ke taman. Diminumnya susu hangat buatan mbok jati yang rasanya selalu pas. Tidak terlalu manis.


"duduk sini mbok! sarapan dengan bella"ucap bella.


mbok jati tidak menolaknya karena kalau dia menolak isabella pasti akan terus memaksanya. Mbok jati pun duduk tak jau dari isabella.


"nona baik-baik saja?"tanya mbok jati yang melihat kearah majikannya sangat tenang.


isabella menghentikan makannya dan menatap pengasuhnya sejak kecil itu.


"memangnya bella kenapa?"tanyanya.


"mbok lihat di TV katanya si non dan tuan Jhonny sudah pisah". ucap mbok Jati ragu. Dia takut Isabella marah disinggung urusan pribadi.


"memangnya bella harus bagaimana? harus menangis dan sampai bunuh diri. itu maksud mbok?"tanya bella.


Mbok Jati menggelengkan kepalanya. Dia tidak ingin majikannya ini tersiksa cukup 18 tahun yang lalu ia melihat majikannya itu tertidur selama dua tahun karena kelalaiannya menjaga majikannya yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri.


"Bella hanya kecewa saja. Bella berusaha untuk membuka diri kepada orang dan hanya dia yang pernah membuat Bella nyaman. tapi saat tahu dia seperti itu Bella hanya kecewa"ucap Bella yang memulai bercerita kepada Mbok Jati.


Mbok Jati mendengar seksama ucapan bella. baginya ini adalah kejadian sangat langka, isabella sangat jarang sekali bercerita tentang masalahnya dan hanya paman george yang menjadi tempat ia mengaduh.


"Bella hanya bepikir saat itu kenapa orang hanya datang kekehidupan bella hanya untuk menyakiti saja. mereka datang dan masuk dengan perasaan hangat dan kemudian setelah mereka bosan mereka akan menyakiti kita. Seperti saat Bella bangun dulu hanya paman george dan mbok disisi Bella. Tidak dengan nenek sihir itu ataupun orang yang disebut ayah oleh paman george".


Buliran air mata mbok jati mulai jatuh. ia mengingat masa itu masa dimana isabella yang berjuang sendiri dari komanya.


"Bella meras semua orang tidak menyukai Bella di dunia ini".


"jangan bilang begitu nona!"ucap mbok jati yang menggenggam tangan bella.


"suatu saat semuanya terungkap nona. Dan nona akan mendapatkan kebahagiaan dulu lagi". mbok jati mengusap air matanya, ia akan selalu berdoa supaya nonanya ini mendapatkan kebahagiaan.


isabella tersenyum tipis.


waktuku tidak banyak lagi mbok.


☆☆☆☆☆☆☆


dilain tempat seorang pria tampak sedang mendengarkan sesuatu dibalik ponselnya. Raut mukanya sangat sedih mendengar ucapan seseorang dari ponselnya.


ialah Fabian Dominique Ferdinand. pria yang beberapa hari ini berpapasan dengan isabella.


"aku akan membawa kebahagiaan itu sayang. aku akan mengembalikan senyuman diwajahmu. aku yang akan membawamu merasakan lagi kasih sayang orang tua". ucap fabian.


"tuan"panggil seorang pria dari belakangnya.


"kau kevin! sudahku bilang panggil saja fabian. kita sudah mengenal dari kecil".


"saya tidak terbiasa".


"bagaimana jadwalnya satu minggu kedepan?"tanya fabian.


"saya sudah melonggarkan jadwal nona. Dan pekerjaan penting sudah di tangani kemarin".


"bagus! aku akan membawanya cepat".


"kenapa kita tidak melakukannya disini?"tanya kevin penasaran.


"aku ingin dia mengingat masa-masa kecilnya disana dan juga pengobatannya sangat bagus. jangan khawatir aku dan paman george akan menjaganya. kau pastikan saja nyonya besar dan brengsek itu tidak berbuat macam-macam".


"tapi tuan!"ucap kevin yang kemudian memperlihatkan berita portal kepada fabian.


Breaking news: Isabella dan Jhonny akan bertunangan.


sebar kabar putus, designer terkenal lanjut ke tahap tunangan bersama Sang aktor*.


Fabian mengeram melihat berita itu. ia lalu memberikan tablet milik kevin itu.


"aku tidak akan membiarkan ini terjadi".


☆☆☆☆☆


Isabella yang setelah makan siang tadi mendapatkan kabar kalau berita tunangannya dengan jhonny menyebar luas di media. sekarang dirinya sedang menuju ke kantor ibunya. Dia tidak peduli kalau semua orang tahu kalau dirinya adalah darah daging Martha Latisya Surajman.


ia sampai di depan lobby gedung yang menjulang sangat tinggi di kota itu. ia keluar dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam kantor tersebut tanpa peduli sejumlah petugas keamanan mengejarnya.


ia melihat ibunya sedang berjalan keluar bersama para koleganya dan juga asistennya. ia terlihat sedang sibuk melihat beberapa dokumen yang diberikan asistennya.


"berapa saham..."ucapannya terpotong ketika dokumen yang ada di tangannya melayang.


"Isabella kau?".


"iya aku! kenapa? kau terkejut melihat anakmu disini?"bentak isabella.


nyonya martha melototkan matanya tidak percaya mendengar isabella mengucapkan itu dengan lantang.


"dengar!! jangan pernah kau ikut campur dalam urusanku sekalipun kau ibuku. aku tidak akan membiarkan ini semua terjadi"bentaknya.


"dan aku menyesal telah bangkit dari tidur panjangku 18 tahun yang lalu jika aku harus menjadi bonekamu. Jika kau masih mencampuri urusanku lagi, aku Isabella Claudya Lèonorè putri dari Martha Latisya Surajman dan Alendrè Abraham Lèonorè akan aku pastikan kau tidak akan melihatku lagi di muka bumi ini"ucap bella lantang.


semua orang dengan cepat mengambil gambar dan video dan kemudian disebar luaskan di internet.


di suatu tempat seorang pria paruh bayah sedang melayani tamunya di restaurant. dia pun terkejut ketika mendengar berita pengakuan bella yang ditayangkan di statiun televisi itu.


"Isabella"


Plak...


sebuah tamparan mendarat di rahang cantik Isabella. Nyonya Martha dengan reflek menampar anak perempuannya itu. ia sangat marah mendengar ucapan bella barusan. isabella menoleh kearah ibunya itu dan memandang kecewa.


"tamparan ini akan aku ingat sampai mati, nyonya martha". isabella lalu pergi meninggalkan ibunya yang masih menatapnya tajam. tangannya begetar setelah menampar anaknya itu.


setelah isabella pergi, nyonya martha memanggil asistennya.


"segera bereskan semua kekacauan ini. hapus semua video yang beredar di internet dan televisi. pastikan handphone mereka yang ada di disini diperiksa. dan buat konferensi pers".


☆☆☆☆


"papa tu devrais te calmer! Aby vérifiera s'il est vrai qu'il faut être calme et patient. Aby le ramènera à la maison s'il est vraiment notre Bella (papa sebaiknya tenang! aby akan memeriksanya kalaupun benar papa harus tenang dan sabar. aby akan membawanya pulang jika dia benar bella kita)"ucap fabian ditelponnya.


pengakuan isabella juga mengejutkannya, dia tidak bisa memprediksi jika isabella akan melakukan hal nekat seperti ini.


"tuan".


"dimana dia sekarang?"tanya fabian kepada kevin.


kevin lalu membuka aplikasi GPS dan mencari nomor isabella. setelah beberapa detik muncul dimana lokasi isabella.


"sepertinya nona menuju kearah agensi tuan jhonny"jawab kevin.


mendengar jawaban dari kevin, fabian langsung mengambil kunci mobilnya yang ada di meja makan di sebelahnya dan dia segera berlari keluar.


Like, Comment, dan Vote yang banyak terima kasih