
seorang wanita muda sedang sibuk memakaikan modelnya untuk mengenakan gaun yang menjadi top on the top acara hari ini. saat dia membantu menarik relsletingnya tiba dia tidak sengaja menarik kuat dan menyebabkan gaun indah itu sobek. gaun yang dirancang dengan indah dengan taburan berlian didalamnya menjadi rusak ditangan wanita itu.
wanita itu berteriak dan mengigitkan jarinya. sang model yang terkejut ikut dalam kepanikan.
"bagaimana ini?"tanyanya gugup.
seorang pria berkepala plontos datang menghampirinya dan matanya langsung terkejut.
"bagaimana bisa ye begitu ceroboh. sebentar lagi puncak acaranya"gerutu pria kemayu itu.
"maafkan saya tuan! saya tidak sengaja".
pria kemayu itu menaruh telapak tangannya kejidatnya dan menggelengkan kepalanya "aduhh eike harus gimana bentar lagi ratu datang. matilah eike"
di lobby hotel.
"selamat malam nona bella"sapa pria yang merupakan sekretaris kepercayaannya yang sudah menunggu kedatangannya.
"besok-besok berikan dia kondisi traffic light sebelum dia menjemputku. aku tidak ingin kejadian ini terulang lagi"ucap bella yang masuk kedalam lift bersama sekretarisnya itu.
bella tidak suka dengan keterlambatan, seumur hidupnya baru kali ini ia terlambat dalam acaranya sendiri.
sekretarisnya itu menundukkan kepalanya "baik nona".
ting
pintu lift terbuka bella dan sekretarisnya masuk di ruang fitting room. semua orang memandang dirinya yang terlihat sangat berkharisma. siapa yang tak kenal dengan isabella Claudya Lèonore seorang desaigner dan pengusaha muda yang sangat terkenal dan masuk dalam 10 besar orang berpengaruh di dunia versi majalah forbes. dirinya membangun usahanya sendiri dari nol hingga berdiri seperti sekarang dimana kaum hawa dan adam mengagumi hasil karyanya. sifat arogant,dingin, kejam, dan perfectionisnya membuat orang kagum sekaligus takut kepadanya. banyak saingan yang memilih teratur jika berhadapan atau bersaing dengannya.
bella tidak menghiraukan tatapan kagum mereka saat ini, dia terus berjalan dan melihat para modelnya yang memakai busananya.
pria itu menggelengkan kepalanya ke sekretaris itu, dia takut menghadap bella yang pasti murka dengan dirinya. bella melihat kearah pandang sekretarisnya dan membuka kacamata hitamnya.
"apa kita sedang bermain petak umpet"ucapnya dingin. semua orang terdiam mendengar ucapan bella yang kesabarannya mulai menipis.
"keluar dari sana atau kau keluar dari rumah modeku detik ini juga"ancam bella. matanya masih tajam melihat lelaki pelontos tersebut.
pria plontos itu dengan gemetar keluar dari persembunyiannya dan menundukkan kepalanya.
"apa yang kau sembunyikan dibalik punggungmu itu?"
pria pelontos itu menggelengkan kepalanya.
"kevin"panggil bella kepada sekretarisnya.
kevin maju dan mendekati pria pelontos itu. ia lalu menarik kedua tangan pria itu yang masih memegang peralatan menjahit dan sebuah lakban.
bella melototkan bola matanya dan rahangnya seketika mengeras.
pria pelontos itu langsung berlutut di hadapan bella.
"ampunin saya ratu eh bella eh salah nona"ucap pria itu gugup sambil terus memukul mulutnya salah memanggil nama bosnya.
"minggir"teriaknya. semua orang mundur teratur memberi jalan kepada bella untuk lewat. bella berlari masuk kedalam ruangan khusus gaun terbaiknya itu.
"tamatlah riwayat eike cinnn"ucap pria plontos itu yang menyandarkan tubuhnya di tubuh kevin yang ada di sampingnya.