
'Gravity Magic : Selection Area'
Gemuruh tekanan menimpa tubuh setiap makhluk yang menerima sihir tingkat menengah ini. Membuat kapten Rando dan Naval berlutut.
Sedang pasukan berjubah hitam, para petualang dan para kuda terbaring menghadap tanah, tidak bisa berbicara dan bergerak. Bahkan ada beberapa diantara mereka yang langsung tidak sadarkan diri.
Dalam penggunaannya, Selection Area adalah sihir gravitasi yang tidak memandang teman ataupun lawan.
Berbeda dengan sihir tingkat tinggi Selection Palace, karena sihir tingkat tinggi membutuhkan persepsi yang tinggi juga akan karakteristik dari sihir tersebut.
Prok Prok Prok
Suara tepukan tangan bergema di telinga mereka semua.
Levi perlahan mendarat di permukaan tanah, lalu menyanjung mereka semua, "Pertunjukkan yang hebat, kalian semua layak menjadi pemeran utama!"
'Rekaman tadi hanya tinggal diberikan efek suara yang epik saja, pasti akan menjadi blockbuster' batin Levi.
Naval melihat sosok pemuda yang ia jumpai akhir - akhir ini. Ia sangat terkejut dengan kedatangannya, apalagi melihat pemuda itu tidak terkena efek sihir yang sama, maka sudah dapat dipastikan bahwa pemuda itulah yang membuat dirinya dan semua orang di perbatasan wilayah tidak dapat bergerak sedikitpun.
Sang bayangan hitam atau yang dikenal dengan nama Kapten Rando juga sama terkejutnya atas kedatangan pemuda yang berada di tengah - tengah mereka.
Rando tidak mengharapkan ada sesosok individu yang sangat kuat dan berbahaya. Ia sekuat tenaga melirik sekitarnya, dan mulai berpikir apakah pemuda itu musuh atau sekutu.
Pasalnya tidak hanya ia yang tidak bisa bergerak dan berbicara, bahkan para petualang dan kudanya juga dalam posisi yang sama.
Levi pun menyeret dan memisahkan masing - masing kelompok, lalu mengeluarkan relic dari cincin penyimpanannya.
Ia pun mengikat mereka dengan relic sihir itu, relic tersebut berbentuk tali tambang yang panjang.
Ikatannya longgar dan simpulnya sederhana, tetapi semakin makhluk yang diikat berusaha memakai kekuatan atau mencoba untuk melarikan diri, maka ikatan tali tersebut akan langsung mengencang dan tidak akan tanggung - tanggung menyiksa makhluk tersebut.
Levi kemudian melepaskan efek sihirnya sambil bergumam 'aku harus lebih giat berlatih sihir kakek Jhon nantinya, agar tidak perlu repot - repot lagi seperti ini.'
Levi mengatakan agar mereka tidak perlu berusaha untuk lepas dari ikatan nya. Mereka akan lepas secara otomatis jika setiap pertanyaan yang diberikan, dijawab dengan jujur. Tetapi jika berbohong, tali tersebut akan memberikan sensasi yang mengerikan.
Tentu Levi hanya bersandiwara pada bagian lepas secara otomatis, hanya ia saja yang mengijinkan apakah tali tersebut dapat lepas atau tidak.
Levi juga baru mencoba fungsi relic ini, ia hanya membaca singkat dari buku pengetahuan relic THE ONE.
Levi duduk diatas gundukan salju, lalu bertanya kepada Naval terlebih dahulu, "Baiklah, karena kita pernah bertemu sebelumnya, aku ingin menanyakan apa yang terjadi sebenarnya diantara kalian. Mulai lah dari memperkenalkan diri terlebih dahulu."
Rekan mereka yang lain nampak kesal dengan sikap Levi, tetapi Naval mencegah mereka melakukan tindakan yang tidak berarti.
Naval memperkenalkan dirinya sebagai petualang tingkat A, dan semua rekannya yang berada di tingkat B.
Mereka semua adalah ras manusia yang berasal dari Guild kota Liverpul, dan sedang melakukan misi tingkat B untuk mengawal seorang manajer suatu toko perlengkapan sihir bernama Austin beserta kereta barangnya menuju kota Mencester.
Kota Liverpul berada di sebelah selatan perbatasan desa Wincester, maka mereka menempuh jalan utama melewati desa Wincester terlebih dahulu.
Untuk tujuan musuh belum ia ketahui pasti, tetapi jelas berhubungan dengan manajer toko tersebut.
'Ah, aku lupa dengan orang yang berada di dalam kereta'
Levi yang tersadar segera membuka pintu kereta, lalu mengeluarkan seorang pria paruh baya yang sedang tak sadarkan diri.
"Mengawal seseorang seharusnya tidak menjadikan ini misi tingkat B? Dan sepertinya pasukan yang menghadang kalian juga sudah menyiapkan diri dengan baik." tanya Levi.
Pak Tua Alfred sudah memberikan informasi dasar dan penting tentang guild petualang. Untuk membuat sebuah misi pengawalan menjadi misi tingkat B keatas, pasti sesuatu yang di kawal merupakan sosok yang penting atau barang yang sangat berharga.
"Itu.. Itu karena barang yang ada dikereta tersebut adalah hadiah yang akan diberikan kepada pemenang turnamen di acara festival kota Mencester, tetapi Aku tidak mengetahui barang apakah yang ada di dalam kereta itu." jelas Naval.
Setelah cukup mendapatkan informasi dari pihak petualang sembari menunggu Austin sadar, Levi pun mulai menginterogasi pihak pasukan berjubah hitam.
Berbeda dengan kelompok petualang yang diam saja, pasukan berjubah nampak gelisah dan mencoba melarikan diri.
Alhasil mereka hanya mendapatkan tubuhnya terikat lebih kencang, sulit bernafas, dan tidak dapat mengeluarkan tenaga sama sekali.
Levi melirik Rando, lalu meminta Rando memperkenalkan diri dan kelompoknya serta tujuan penyerangan mereka.
Sebagai kapten, Rando cukup pintar untuk tidak menyinggung individu seperti Levi.
Ia hanya menjawab dengan sesingkat singkatnya tanpa menutupi kebenarannya.
"Rando Silabar, pasukan berjubah alien, mendapatkan barang dalam kereta." ucap Rando.
Levi terkejut sambil menaikkan sebelah alis matanya, "Alien? Apakah kalian berasal dari luar angkasa?"
Mendengar kata luar angkasa dari mulut Levi, giliran Rando yang terkejut, "Bagaimana kau bisa tau tentang luar angkasa? Apakah kau sekutu Tuan Alien?"
'Tuan Alien? Aku sungguh tidak dapat menebak apapun tentang ini semua. Apa aku harus bersandiwara lagi.' pikir Levi.
Alien adalah istilah untuk makhluk dari luar angkasa yang digunakan di bumi tempatnya tinggal dahulu.
Tentu mendengar adanya kata Alien dari manusia di Unknown World membuat Levi memikirkan beberapa kemungkinan yang ada.
"Ya, aku berasal dari luar angkasa yang sama dengan Alien. Bisa kau pertemukan aku dengannya sekarang? Mungkin aku mengenal Tuan Alien mu itu." tegasnya.
Rando menatap pasukannya sejenak, lalu mengangguk kepada Levi, tanda ia setuju akan permintaan Levi.
Tuan Austin tersadar dari pingsannya, lalu memandang sekitar dengan kepala yang masih sakit "apa yang telah terjadi? mm, Naval?!"
Naval menatap Tuan Austin lalu menggelengkan kepalanya. Tuan Austin sudah mengetahui kode dari Naval, lalu ia memalingkan pandangannya kepada pemuda yang tidak berada jauh dari hadapannya.
"Salam pemuda, aku adalah Austin, manajer toko sihir Lodan pusat, dan mereka adalah rekan perjalananku. Jika berkenan, bolehkah kamu melepaskan kami?"
Levi menyadari keputusan Tuan Austin sangat bijaksana mengingat pihak teman maupun musuh terikat karenanya.
Membuat Tuan Austin tidak berani menyinggung Levi.
"Aku akan sanggupi permintaanmu. Namun sebelumnya, Tuan Austin, aku memintamu untuk menjelaskan apa isi dari keretamu itu sehingga pihak disebelah sana menginginkannya." ujar Levi sambil mengarahkan tangannya ke tempat pasukan berjubah terikat.
Tuan Austin beranjak dari tempatnya dengan tubuh yang masih lemas, lalu mengajak Levi untuk melihat isi kereta barangnya.
Pintu kereta terbuka, terlihatlah beberapa peti kayu yang isinya adalah relik sihir kualitas menengah.
Tuan Austin menggeser peti kayu yang ada di paling depan nya, sehingga perlahan terlihatlah peti kayu yang paling besar di kereta tersebut.