Liodra

Liodra
Tunggu besok



"Kakak..." Liodra yang baru datang memeluk kakaknya.


"Ehhh..Li itu temen kamu kan???" Kata Gio sembari menunjuk ke arah Genova yang terlihat merajuk.


Liodra memandangnya dengan seksama.


*Bocah songong tu kenapa ya..??"Batin Liodra.


Gio memberikan nampan berisi kue dan es cream.


"Nih..bawa ke dia kayaknya lagi punya masalah yang berat..." Katanya


"Kok kakak tau dia punya masalah berat??" Liodra menerima nampan kakaknya.


"Udah gax usah banyak nanya lagi,keburu cair tu es creamnya..."Suruh Gio.


Liodra mengangguk,perlahan ia berjalan mendekati Genova yang masih belum sadar jika di hadapannya kini ada Liodra.


" ehemm..."Liodra menaruh es cream dan kuenya di hadapan Genova.


Genova menatap Liodra namun dengan cepat ia memalingkan muka,ia gengsi jika Liodra melihat dirinya sedang sedih dan terlihat lemah.Dengan cepat merubah mimik mukanya.


"Ngapain lo disini..???" Genova salah tingkah.


"Lahhh..ini Cafe kaka gue...yeee"Jawab Liodra.


" Sial banget gue ketemu lo disini.."Genova ketus


"Ooh...ya...gue lebih sial punya pelanggan nyebelin kayak luuu...." Kata Liodra kesal.


Genova menyunggingkan senyum tipis melihat wajah Liodra yang terlihat imut saat cemberut.Genova mengambil kue dan berdiri,kue itu langsung di arahkan ke bibir Liodra yang masih tertutup rapat.Kue itu belepotan di wajah Liodra.


Genova yang melihat itu langsung tertawa terbahak-bahak.


"Ha...ha...ha.....ha...sumpah lo kaya badut...ha..ha.." Gio merasa puas mengerjai Liodra.


"Iiiihhhh....dasar ya...lo Genova awas aja..." Liodra yang marah mengambil kue yang telah terjatuh ke lantai mencoba mengenai wajah Genova namun gagal.Tangannya di tangkap oleh Genova,jelas saja Liodra yang tingginya hanya 155cm dibandingkan Genova 178cm dengan mudah menghindarkan wajahnya.Liodra terus berusaha melompat namun lagi-lagi tangannya di tangkap Genova.


Gio tersenyum melihat tingkah mereka berdua,ia menggelengkan kepalanya.Liodra tertunduk memegangi lututnya ia merasa telah lelah,dan tak bisa mengalahkan Genova.


"Bay..bay...Singa..." Ejek Genova


"Awas ya...tunggu pembalasan dari gue dasar lo lalat....!!!!" Kata Liodra dengan kesal.


Genova naik ke motornya di balik kaca cafe ia memperhatikan Liodra yang sedang sibuk mengelap wajahnya dengan tisu dan terlihat menggerutu.Dia tersenyum dengan lembut.


"Makasi Li...lo udah buat gue merasa lebih baik..." Gumam Genova,yang langsung melajukan motornya.


Liodra pulang namun ia masih merasa sangat kesal,Di sepanjang perjalanan ia hanya menggerutu.


*Pokoknya...besok gue harus baless...*Batin Liodra sembari mencengkram tali tasnya.


Sepanjang malam Liodra memikirkan cara untuk membalas dendam ke pada Genova,kali ini ia berpikir sangat keras.Satu persatu temannya di chat dan bertanya binatang apa yang di takuti Genova.Namun tak ada yang tau harapan terakhirnya Gilang,dengan cepat ia mengirim pesan.


[Lang tau gax binatang apa yang di takutin sama si Devil itu???😡]Liodra


[Maksud lo si Genova??🤔]Gilang


[Iyalah emang siapa lagi!!😤]Liodra


[Kenape lagi si...lo sama dia???]Gilang


[Ada pokoknya lo tinggal jawab,tapi jangan bilang sama dia Ok.!😎]Liodra


[Tergantung apa imbalannya sih😜]Gilang


[Ok...besok gue traktir lo makan...]Liodra


[Na...gitu dong.Dia takut kecoa]Gilang


[haaa...serius lo...??]Liodra


[iya waktu gue ke toilet gue denger dia teriak di kamar mandi pas gue buka pintu dia lagi berdiri di atas kloset dengan wajah ketakutan ngeliat kecoa mati😂😂]Gilang


[wkwkwkw....ada hal ajaib gini lo gax cerita sama gue,wahhhh..wahhhh🤣🤣]Liodra


Liodra sekarang bisa tidur dengan tenang rencana besarnya telah tersusun rapi.