
Diruang kelas yang tampak tenang saat seorang guru mulai menerangkan pelajaran.Di sudut dekat jendela Liodra tampak tak fokus dengan pelajarannya,matanya terus menatap pintu kelas yang sedikit terbuka,ia menghela nafas panjang.
*kemana perginya si devil itu yahh...*batin Liodra.
Siku Ina menyenggol tangan Liodra sontak Liodra memandanginya.
"Lo..kenapa ngelamun..." Ina berbisik
Liodra hanya menggelengkan kepalanya.
Di sebuah kertas Ina menulis sesuatu dan menyodorkannya pada Liodra.Liodra menerimanya.
pasti lo mikirin Ge...kan???😜*tulis Ina
Liodra menggelengkan kepalanya dengan keras dengan wajah cemberut.Ina tampak mengolok-olok Liodra.
"Maaf bu saya terlambat..." Kata Genova yang tiba-tiba masuk kelas dengan nafas terengah-engah.
Liodra yang mendengar suaranya langsung menoleh dan menyimpulkan senyum di sudut bibirnya.Mata mereka sejenak saling bertemu Liodra mengalihkan matanya kepada buku di hadapannya.
"Jam berapa ini??!!kamu baru dateng..." kata Bu guru Yani tegas.
"Maaf bu saya tadi habis dari dokter memeriksakan kaki saya.." Genova mengarang cerita.Sembari memperlihatkan kakinya.
"Ohh...ok...lain kali kamu harus ijin dulu..." kata Bu Yani
"Iya Bu...." Genova menundukkan kepalanya berjalan ke tempat duduknya,di ujung matanya iya memperhatikan Liodra yang tengah melihatnya juga.Genova tersenyum tipis.
"Haaahh....akhirnya kelar juga...bro..." Kata Gilang menghela nafas.
"Iya...gue ngantuk banget nihh..." Sambung Genova.
"Emang semalem lo ngeronda???sampe gax tidur...ha..ha..." Nova tertawa di ikuti dengan Gilang.
*Hmm..gara gadis singa gue gax bisa tidur*batinnya.
Genova menyenderkan kepalanya ke tembok.
"Gue mau kantin nih...lo gax ikut???" Tanya Nova yang langsung berdiri.
"mm...nggak ah..gue ngantuk banget,lo sama galang aja bro..." Jawab Genova.
"Mm..Ok.." Sambung Nova yang langsung beranjak pergi bersama Galang.
Di depan kelas Liodra tampak laki-laki tampan tersenyum melambaikan tangan.
"Hay...Li..." Panggil Alex
"Hay...." Balas Liodra tersenyum.Ia berlari kecil menghampirinya.
Genova yang belum tertidur memperhatikan Liodra bersama Alex,wajahnya tampak tak senang melihat keakraban mereka.
*Ngapain sih..si singa senyum-senyum gitu ke dia,kaya dia cantik aja...*Batin Genova kesal.
Ina memperhatikan raut wajah Genova yang jelas terlihat sangat kesal melihat kebersamaan Liodra dan Alex.
"Ge...lo cemburu ya...sama Liodra deket-deket Alex terus..." Goda Ina
"Idiiihh apaan coba lo,Liodra mah...jauh...bukan level gue kaleee....!!" Genova menampiknya.
"Ohh..kalo gitu bagus dong,jadi gax bakal ada yang ganggu mereka,lo tau gax kemarin sore mereka ketemuan lo..." Kata Ina
Genova masih pura-pura tak peduli,walaupun di raut wajahnya sudah nampak jelas ia marah melihat kebersamaan Liodra dan Alex.
"Ooo...jadi kemarin gadis bodoh itu dandan cuma buat ketemu tu cowo...iss...buang-buang waktu aja..." Gumamnya pelan.
Ina hanya tersenyum melihat Genova yang semakin terlihat kesal.
Genova merebahkan kepalanya pada meja ia tertidur.
.
.
.
Di kantin Liodra dan Alex tampak bercengkrama sesekali mereka tertawa,hingga semua murid mengira mereka telah pacaran.Seorang siswi yang cantik berambut panjang teman sekelas Alex yang bernama Sefia tampak sendu memandang kedekatan Liodra dan Alex.
*Kenapa sih..Lex km gax pernah tersenyum kek gitu di hadapan ku???*Batin Sefia
.
.
.
"Li...kamu suka komiknya???" Tanya Alex
"suka..dong kak...kakak emang the best dehh" Jawab Liodra mengancungkan jempolnya.
Alex tersenyum menatap dalam Liodra,seketika Liodra mengalihkan pandangannya ke makanan di hadapannya.