Liodra

Liodra
Pertemuan Tak Terduga



Dengan mengendap-endap Nova dan Galang mengagetkan Liodra yang masih tertidur pulas sontak langsung berdiri.Alhasil rambutnya tertarik kebelakang.


"Awwww....rambut gue..." Liodra memegang rambutnya.


"Ha..ha..ha....ha..." Genova terpingkal-pingkal.


Ina,Gilang dan Nova mematung melihat Liodra,mereka menahan tawa melihat apa yang terjadi pada Liodra.


Liodra langsung berbalik dengan wajah penuh amarah memandang Genova.


Genova langsung terdiam repleks menarik tasnya ingin kabur namun ia terpental jatuh ke kursi karena tas yang di tariknya menyangkut di kolong meja.Sontak membuat Liodra terpingkal.


"Ha..ha...ha...kena karma kan lu...ha..


ha..." Liodra memegang perutnya yang terasa kram karena tertawa.


Seisi kelas menertawakan mereka berdua yang saling mengerjai.


"Liat aja lo lion...gue bakal bales..." Kata Genova ketus.


"Ohhh..ya...lo liat aja siapa nanti yang bakal menang...GEY...."Kata Liodra percaya diri.


" Iihhhss...Lo..ya nama gue G.E\=Ge...ok bukan Gey...!!!"Genova merasa kesal.


"Lo duluan yang panggil gue Lion...wlleeeekk" Liodra menjulurkan lidahnya.


"Emang lo kaya singa....wlleekkkk" Balas Genova.


Dengan wajah kesal merasa kalah Liodra pergi ke luar.


"Yahh...ngambekkk..." Ejek Genova.


Ina mengejar Liodra yang sedang kesal.


"Li....tungguin...!!!" Panggil Ina


Liodra memperlambat langkahnya.


"Mau ke mana sihh...???" Tanya Ina


"Ke Perpus..." Jawab Liodra singkat.


"Lahhh...ini kan jalan ke toilet neng....lo..salah arah...ha..ha..." Ina menertawakan sahabatnya yang seperti orang linglung setelah berselisih dengan Genova.


"Iiiisshhh...gara-gara si Devil itu...gue jadi gax mood gini..." Liodra menghentikan langkahnya.


"Awas lo...biasanya nih ya...orang yang lo benci berlebihan bisa jadi orang yang lo sukain...hi..hi..." Goda Ina.


"Mmm...emang Spongebob bisa kedaratan???" tanya Ina lugu.


"Adeehhh...gue gini amat yakkk....punya temen...ampuuunnn....dehhh..." Liodra meninggalkan Ina yang masih belum mengerti maksud Liodra.


Liodra dan Ina kini berdiri di pintu Perpustakaan yang nampak sangat sepi hanya terlihat petugas yang duduk di meja sambil menatap komputer.Liodra berjalan menyusuri setiap rak yang berjejer melihat beberapa susunan buku novel di hadapannya.


"Kamu...suka novel juga???" Suara seseorang di samping Liodra.


Liodra kaget dan langsung menoleh.


"Lahh...kak Alex kok disini??" Tanya Liodra


"Hmmm...tadinya mau ngembaliin buku,trus pas aku liat ada kamu jadi yahh...nyamperin kamu dulu..." jawab Alex sambil memperlihatkan bukunya.


"Ohh..." Liodra mengangguk


"Kamu belum jawab pertanyaanku,suka novel??" Alex bertanya kembali


"Nggak begitu sih...kalo aku lebih suka baca komik...he...he.." Jawab Liodra.


"Aku juga punya beberapa buku komik..." sambung Alex


"Oohh..ya...???kakak suka yang gendre apa??" Liodra terlihat bersemangat.


"Fantasy...tapi semua komik aku suka sih...ada beberapa di rumah" Jawab Alex lembut.


"Apa aku boleh meminjamnya..??" Pinta Liodra.


"Tentu saja...mmm...kalo gitu boleh minta nomer WA mu??" Alex penuh harap,dalam hatinya dia sangat senang.


"Boleh mana HPnya kak...???" Pinta Liodra.


Alex menyerahkan HPnya,dia tersenyum-senyum memandang Liodra.Tanpa mereka sadari Ina mengintip dari celah buku.


"Makasi Liodra...." Kata Alex sembari memasukkan Handphone ke saku celananya.


"Aku tunggu..bay..bay..kakk..." Liodra berjalan meninggalkan Alex.


Ina berlari mengejar sahabatnya itu,sedangkan Alex masih mematung di tempat semula memandang punggung Liodra yang semakin samar.


"Yeeeesssss.....!!!!....gue berhasillll...Yeesss...!!!" Alex meloncat kegirangan.


"Tolong tenaaang ini perpus...!!!" Kata penjaga perpustakaan sontak mengagetkan Alex.


Alex menyatukan tangannya dan membungkuk tanda permohonan maaf,dia berjalan dengan penuh semangat.