
Tak terasa pelajaran telah usai Liodra,Ina,Gilang dan Nova pulang bersama mengerjakan tugas,mereka mengerjakan tugas selalu di Cafe milik Gino.
Di depan gerbang sekolah terlihat mobil mewah parkir seolah menunggu seseorang.Benar saja Sang sopir yang berpakaian rapi keluar membungkukkan tubuhnya.
"Apa kabar tuan...silakan masuk..." pinta sopir itu dengan sopan.
Liodra,Ina,Gilang dan Nova terkejut saat melihat laki-laki yang mendekat itu Genova.
"Gila...pantes aja si Ge...ini songong...anak emas ternyata..." Kata Nova kagum.
"Udah..kayak...nonton drama korea gax sih..." Sambung Ina dengan mata yang seolah akan meloncat keluar saking kagumnya melihat Genova.
"Iiihhh...apaan sih lo pada...biasa aja kali..." Kata Liodra yang berjalan meninggalkan sahabatnya yang masih melongo memandang Genova.
"Eehhhh...Li...tungguin kita....!!!" Panggil Ina yang bergegas berlari mendekati Liodra di ikuti oleh kedua sahabat laki-lakinya.
Mereka menaiki bis selama 10 menit untuk sampai di pemberhentian dan berjalan 5 menit hingga sampai di Cafe Gino.
"Kakak...aku pulang....!!!Liodra berlari mendekati kakaknya yang kini masih sibuk menyiapkan kopi untuk pelanggan.
" Kalian mau ngerjain PR lagi disini???"Tanya Gio
"Eeee....iya...dan kami.....lapar...he...he..." Rengek Liodra.
"ke atas aja dulu,,nanti kakak nyusul..." Jawab Gio dengan senyum manisnya.
Mereka naik keatas,dan menghempaskan tubuh mereka di sofa.
"Enak banget lo..Li...punya kakak yang ganteng-ganteng banget...bener-bener bibit unggul..." Kata Ina mengangguk-nganggukkan kepalanya.
"Alah....kita juga ganteng...ya..gax...Lang...??" Nova menyanjung dirinya.
"Idihh..tampang pas-pas'an kaya elo...pada...gax pantes ngomong gitu...ketinggian coy..." cetus Ina.
Liodra hanya tertawa melihat ketiga sahabatnya berdebat.
"Li...kakak lo udah punya pacar pasti kan..???" Tanya Ina penasaran.
Nova dan Gilang terlihat ikut penasaran.
"Kaka...gue...???enggak" jawab Liodra santai.
"Dia gax belok kan???" sambung Gilang yang langsung saling tatap dengan Nova.
"Aduhh..gue jadi ngeri.." Kata Nova yg langsung menutup dadanya.
"iiihhh..kalian...mikir aneh-aneh aja....ya...enggaklah dia cuma terlalu pemilih dan pendiam aja orangnya..." Kata Liodra meyakinkan sahabatnya.
"Ahhh..kalo gitu gue lega...,.." cetus Nova.
"Kalaupun kak Gio belok pilih-pilih juga kali..."Kata Ina yang membuat Liodra dan Gilang terpingkal-pingkal.
" Maksud lo...gue...jelek...??!!"Hardik Nova
"Nahh..tu lo tau....jadi gue gax usah ngomong lagi...ha..ha...." Jawaban Ina sontak membuat Nova kesal.
Kak Gio berjalan mendekat dengan membawa nampan berisi makanan,dan satu pelayan membawakan minum.
"Makan....habis ini kerjain tugas trus pulang biar gak kemaleman kalian..." Kata Gio dingin.
Mereka berempat mengangguk-ngangguk tak sabar menikmati makanan olahan kak Gio.
"Ahhh...kenyangnya...." Cetus Gilang
"Sumpah kakak lo emang TOP banget Li...." Sambung Nova.
Liodra dan Ina mengangguk setuju.Setelah mengerjakan tugas,Ina,Nova dan Gilang pamit pulang lebih dulu.Sedangkan Liodra membantu kakaknya melayani pelanggan.
Kriiiniiing"Lonceng pintu berbunyi,seorang laki-laki berpakaian bak model masuk dan duduk di pojok dengan di dampingi laki-laki paruh baya terlihat seperti bodygard atau semacamnya.
Liodra berjalan mendekatinya dengan senyum ramah.
"Anda mau pesan apa tuan...??Tanya Liodra ramah
Ia tak menyadari laki-laki dihadapannya Genova si anak emas yang angkuh dan sombong.Air muka Liodra lanhsung berubah ketus.
" Green Tea Latte...gax pake lama...Pe...La...Yan..."Kata Genova mengejek.
"Baik..tunggu sebentar Tu...An..." jawab Liodra kesal.
Dengan wajah kesal Liodra terpaksa melayani Genova.Di wajah Genova terlihat jelas sangat puas karena bisa mengejek Liodra.