
Di depan sekolah terlihat Davin sedang menunggu Liodra pulang,dia tersenyum ke setiap perempuan yang melintas hingga membuat mereka salah tingkah.
Davin tak menyadari kedatangan Liodra yang diam-diam membawa kantong keresek kosong dan langsung membukus kepala Davin hingga dia terkejut.
"Dasar lo ya...Lion gax bisa liat gue lagi tepe-tepe...ganggu aja lo..." Kata Davin kesal.
"Sumpah ya...gue apes banget punya kakak kayak lo,sok ganteng gini..." Liodra mengguncang tubuh kakaknya gemas.
Dari jauh Alex terpaku memandang Liodra yang terlihat sangat dekat dengan seorang laki-laki.
*Apa jangan-jangan itu pacarnya Liodra???*Batin Alex.
Liodra bergegas naik ke atas motor kakaknya itu.
"Kok tumben lo udah pulang kak???" Tanya Liodra.
"Mungpung kosong mending gue balik molor di rumah dari pada kelayapan...he...he..." jawab Davin.
"Emang lo..ya...tidur aja kerjaannya..." Sambung Liodra
Sampai di rumah Liodra menghampiri pria berkacamata yang duduk di sofa sembari memandang layar Laptopnya.
"Looooo...tumben papa udah pulang???" Sapa Liodra sembari salim.Di susul oleh Davin.
"Iya papa cuma kecapean jadi pulang buat istirahat tadi..." Jawab papa Liodra
Liodra duduk di sebelah papanya,sambil menuangkan air untuk ia minum.
"Pa..kalo istirahat ya...tiduran pa di kamar bukan duduk disini mantengin laptop..." Kata Liodra lembut.
"Iya...bentar lagi nak...,kamu udah makan" Tanya papa Liodra dengan lembut
"Tadi udah kok...pa....aku kekamar yah..." Liodra langsung berdiri.
Papanya mengangguk pelan,Demian memandang punggung anaknya dengan mata berkaca-kaca.Dia teringat akan istrinya.Semakin bertambah dewasa Liodra semakin mirip dengan Lilian istrinya.
Sampai di kamar Liodra menghempaskan dirinya ke ranjang dia seperti kelelahan,Liodra menghela nafas panjang,menggapai tas yang ia taruh sembarangan tadi.Dari dalam tas Liodra mengeluarkan handphone'nya,melihat ada pesan masuk di WA'nya.
"Nomer baru???" gumamnya sembari membuka pesan tersebut.
Tetiba Liodra langsung duduk begitu melihat isi pesannya.Yaa...itu pesan dari Alex.
[Hy...di save ya no.ku...😊]Alex
[Ok kak🤗]Liodra
Liodra tersenyum-senyum sendiri.
Ting!'tanda pesan masuk.
[Yang tadi di depan sekolah itu pacarmu???]Alex
[Ohhh...itu kakak aku kak]Liodra.
Alex yang juga sedang duduk di sofa rumahnya menanti balasan pesan dari Liodra.Alex tersenyum lega mengetahui kebenarannya.
Genova yang sedang bermain game dikamarnya tiba-tiba mendengar suara benda di banting kelantai.Dia keluar memastikan dan melihat Papa dan Mamanya sedang bertengkar,Genova mengambil kunci motor dan membanting pintu hingga membuat kedua orang tuanya kaget.Dia melaju dengan kecepatan tinggi dan berhenti di sebuah cafe.Cafe tersebut milik kakak Liodra.dia duduk menyendiri di sudut paling dalam.Di wajahnya tampak menyimpan amarah.Genova tak sadar jika Gio memperhatikannya.
"Elo teman sekolah Liodra kan???" Tanya Gio.
"Mmm..iya...anda siapa ya..??" Tanya Genova.
"Ooh...ya...kenalin gue kakaknya Liodra Gio..." Gio mengulurkan tangannya,dan di sambut Genova.
"Lo...baik-baik aja???" tanya Gio
"Hmmm...gax apa kak..." Jawab Genova datar.
Gio meninggalkan Genova sendirian,Gio menghubungi Liodra memintanya datang ke Cafe untuk membantunya.Liodra bergegas berangkat ke Cafe kakaknya tanpa mengetahui ada Genova di sana yang sedang merajuk.