Golden Hero

Golden Hero
Episode 6



“Erk, Kau” Perut Iblis Darius seketika itu langsung berlubang.


Darius terjatuh terlentang ke belakang. Ia sudah tidak punya tenaga lagi untuk berdiri. Darius kesakitan dan batuk darah.


“Kau, uhuk...uhuk(batuk darah). Kau pasti akan menyesal karena telah membunuhku disini. Para Iblis tidak akan membiarkanmu hidup. Jadi nikmatilah sisa waktumu. Bahkan jika kau membunuhku Gerombolan monster masih terus bergerak membabi buta. ” Iblis Darius tersenyum


Haru terdiam, dia melangkah maju dan menancapkan tongkatnya di sebelah kepala Darius. Haru jongkok menatap Darius tajam....


“Bawalah, bawalah semua pasukan iblis dihadapanku semuanya. Ah sekalian juga raja iblis juga jika perlu. Akan aku hancurkan kalian semua dalam sekejap. Jadi diamlah.... ”


Mata Haru mengeluarkan sinar kuning dan seketika Iblis Darius menjadi debu seketika tanpa perlawanan sama sekali. Haru mengeluarkan sihir dari matanya agar Darius jadi terbakar...


(Apa ini... aku tidak bisa bergerak. Siapa dia, kenapa dia sekuat ini....) Iblis Darius bertanya-tanya dalam hatinya sebelum jadi debu.


———————————————————————


Tubuh Darius perlahan-lahan menghilang hingga hilang sepenuhnya jadi debu.


“Ark... ” Haru memegang jantungnya yang kesakitan.


“Hahhh(menghela nafas), sepertinya waktuku disini hampir habis. Tapi sebelum itu ada hal yang harus ku lakukan!!! ” Haru berdiri dan berbalik menghadap ke depan.


Terdengar suara banyak kaki yang bergerak menuju ke arahnya. Benar masih ada masalah lagi yaitu gerombolan monster yang masih bergerak untuk menghancurkan desa.


Haru menarik nafas panjang dan melebarkan kedua tangannya. Aura emas muncul lagi dalam badan Haru, Haru mengambil tongkat emas. Kemudian ia menancapkan ke tanah dengan kedua tangan.


Gelombang emas beserta cahaya muncul, membuat gerombolan monster seketika itu langsung berhenti.


“Mari kita akhiri sampai sini. Skill rahasia : Auman sang raja!!!! ”


Tiba-tiba di kepala Haru terbentuk mahkota raja berwarna emas dan badannya terbentuk jubah emas.


“Wahai para monster pergilah dari sini dan kembalilah ke tempat kalian sekarang!!!! ” Haru mencabut dan menancapkan tongkatnya lagi.


Menimbulkan gelombang dan seketika itu para monster seolah tersihir. Mereka berbalik dan pergi kembali seolah tidak terjadi apa-apa.


Tubuh Haru langsung terjatuh lemas dan warna emas di tubuhnya mulai menghilang. Sihir barusan memakan banyak sihir apalagi tubuh Haru yang sudah babak belur membuatnya semakin lemah. 


“Hah...hah...hah... Tinggal 1 pekerjaan dan ini akan berakhir. Semoga dengan ini aku bisa menghentikan mereka untuk sementara, hingga anak ini benar-benar bisa menguasai kekuatannya. ” ucap Haru dengan lemah


Ternyata bukan Haru yang sebenarnya berada di badan Haru sekarang, ada orang lain yang memasuki tubuh Haru dan suaranya mirip dengan orang yang berbicara Haru sebelumnya sebelum berubah.


“Keluarlah pelindungku... ” tiba-tiba ada sinar emas yang menyelimuti seluruh dunia.


Tampak di wilayah lain banyak warga terkejut dan terheran-heran dengan fenomena ini. Apa yang sedang terjadi tak kecuali warga desa mereka langsung berhenti melihat fenomena ini. Karena warnanya yang cantik banyak orang yang keluar melihat momen ini.


Dalam sejarah ini pertama kalinya muncul fenomena ini dan akan dicatat dalam sepanjang sejarah .


“hah..hah..hah.. tugasku telah berakhir. Selamat tinggal wahai penerusku. Sekarang kau yang akan mengatasi masalah yang akan terjadi kedepannya. Bertarunglah dan capailah puncak, selamat tinggal.... Haru....”


Pandangan Haru hilang dan terjatuh lemas tubuhnya kembali seperti biasa.....


———————————————————————


“Sudah lama kita tidak menemukan Haru. Apakah ia sudah kembali ke desa. Sebaiknya kita pergi gerombolan monster sudah dekat. ” ucap kepala guild menyarankan


“Tunggu ada sebuah sinar disana. Kita cek dulu sebelum pergi. ” ucap Kepala desa langsung pergi.


Dalam hati kepala desa mempunyai firasat kalau ada sesuatu disana. Saat dicek disana terbaya benar mereka menemukan Haru yang sudah babak belur dan pakaian yang sudah compang camping.


“Apa yang terjadi dengannya, kenapa tubuhnya penuh dengan luka. Aku akan menyembuhkannya untuk pertolongan pertama dan kita akan pergi dari sini sebelum gerombolan monster datang. ” Ucap kepala guild mulai menyembuhkan Haru dengan sihirnya.


“Apa yang sebenarnya telah terjadi. Kenapa anak kecil sepertinya mengalami luka seperti itu... Dan aura yang mencengkam tadi juga tiba-tiba hilang setelah ada cahaya emas tadi. Apakah ini ulah dari anak ini ” Kepala desa curiga.


“Semoga tidak terjadi apa-apa dengan desa ini...” kepala desa bergunam berharap.


———————————————————————


Kepala desa dan kepala guild menaiki kuda dengan kecepatan penuh setelah memberikan pertolong pertama kepada Haru. Mereka berdua berharap masih sempat sebelum gerombolan monster benar-benar datang.


Tidak butuh waktu yang lama mereka akhirnya sampai kedalam desa. Tubuh Haru membuat semua orang terkejut begitu juga dengan sang resepsionis Mei. Mei menangis melihat Haru yang sudah penuh dengan luka.


Mei bertanya-tanya apa yang telah terjadi dengan Haru. Tapi kepala guild bilang agar Mei tenang dahulu. Agar ia bisa fokus menyembuhkan Haru.


Haru langsung dibawa kedalam ruang khusus guild dan diberikan sihir penyembuh oleh beberapa orang. Karena luka di tubuh Haru sudah parah sekali. Tetapi untungnya Haru masih bisa selamat dan mereka bisa bernafas lega.


———————————————————————


Tinggal 1 hal lagi


Para petualang masih bersiap bertempur di depan, tetapi ada laporan dari beberapa pengintai yang telah dikirim di garis depan. Mereka melaporkan kalau para monster berbalik arah dan pergi.


Begitu juga dengan para penyihir yang bisa sihir deteksi. Mereka mengkonfirmasi kalau monster sudah hilang sepenuhnya. 


Para petualang bingung apa yang telah terjadi tetapi mereka juga senang dan lega karena tidak kehilangan desa mereka ini. Mereka bersyukur kalau ancaman sudah hilang.


———————————————————————


Bantuan telah tiba malam harinya, tetapi ancaman sudah hilang menurut laporan. Kepala desa, kepala guild dan pemimpin bantuan yang telah dikirim telah berkumpul untuk diskusi.


Pemimpin yang dikirim memilih badan yang kekar dan wajah yang sudah agak tua dilengkapi dengan  baju besi dan beberapa persenjataan perak.


“Apa gerombolan monster sudah hilang???? Tidak mungkin ” pemimpin bantuan yang dikirim terkejut karena laporan tersebut.


“Kami awalnya tidak percaya tapi menurut beberapa saksi gerombolan monster tiba-tiba berbalik arah entah kenapa. ” ucap kepala guild 


“Sepertinya begitu, karena jika laporan itu salah desa ini sudah hancur sebelum kami tiba. ” ucap pemimpin bantuan.


“Hehehe, kami itu tidak terjadi... ” tawa canggung kepala guild.


“Tapi apa yang membuat mereka tiba-tiba datang secara serentak bersamaan dan tiba-tiba berbalik pergi begitu saja. ” 


“Iblis....” ucap kepala desa secara tiba-tiba.


“Apa... Apa maksudmu. ” Mereka berdua terkejut dengan pernyataan kepala desa.


“Ini hanya pikiranku. Tapi sepertinya iblis telah bangkit ” ucap kades


“Apa...apa maksudmu iblis dari cerita dongeng itu. ”  tanya pemimpin bantuan


“iya, kelihatannya tapi aku masih belum tahu. Ini hanya pemikiranku sepihak saja. ”


“Baiklah kita para kesatria akan menyelidiki ini lebih dalam lagi. Apa penyebabnya masalah ini sudah terjadi..  terima kasih telah berkumpul.”