
“Oleh Karena itu, kenapa kamu sangat dijauhi disini. Apalagi kamu berasal dari perdesaan semakin mereka menjauhimu. ” Ucap Alfort menjelaskan.
(Hmm, pantas sekali kalau mereka sangat ingin menjauhiku. Ternyata ada perbedaan sikap antara bangsawan dan rakyat jelata. )
“Jadi siapa anggota lainnya??? ” tanya Haru sambil melihat-lihat dan menebak anggota beasiswa dari beberapa orang di dalam kelas.
“Hmm, sebenarnya mereka tidak masuk beberapa hari ini. Hanya aku yang jadi satu-satunya murid beasiswa disini. ” ucap Alfort menunduk sedih.
(Ehhhhh, kemana mereka pergi dan tidak mengikuti kelas. Apa yang sebenarnya mereka lakukan. Hedeh...) Haru terkejut sekali mendengarnya.
“Jadi aku sangat senang kamu berada di sini tadi ” ucap Alfort sedih.
“Kamu mengalami masalah yang sulit ya. Aku bangga padamu, sekarang kamu ada aku ” Haru bersimpati menepuk bahu Alfort.
“Terima kasih ” ucap Alfort sangat senang.
Disaat mereka berdua asyik saling berbincang, terdapat seorang perempuan yang mengetuk di depan pintu kelas dengan anggun.
“Anoo permisi... ” perempuan memberanikan diri berbicara.
Sontak suara itu membuat seisi kelas memperhatikannya. Begitu juga dengan Haru dan Alfort.
“Aku mau mencari siswa beasiswa yang baru datang hari ini. ” ucap perempuan itu sambil melihat seluruh kelas mencari siswa barunya.
Mata Haru dan perempuan itu saling bertemu saat perempuan itu mencoba mencari. Sontak perempuan itu dan Haru terkejut secara bersamaan.
“Kamu??? ” Mereka bicara secara bersamaan.
Tapi ditengah keheningan mereka berdua, Alfort tiba-tiba berdiri dan tak sengaja berteriak menyebutkan namanya.
“Putri Alicia... ”
“Eh, putri. Apa katamu... Dia seorang putri. ” ucap Haru, mengklaim kalau ia tidak salah dengar tadi.
Haru melihat Putri Alicia lagi.
“Hehe..” Putri Alicia hanya bisa tersenyum kecil.
(Kelihatannya ini akan jadi masalah besar. Ahhh, sungguh merepotkan) Haru mengeluh dalam hati.
——————————————————————
Putri Alicia dan Haru saling berbincang secara empat mata disebuah taman.
“Jadi ternyata kamu seorang putri???”
“Iya, maafkan aku telah menyembunyikannya waktu itu. Saat itu aku menyembunyikan identitasku, maaf. ”
“Tidak, aku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Aku hanya terkejut saja, tolong jangan minta maaf. Anda seorang putri kerajaan. ”
“Hehehe, jangan terlalu formal denganku. Disekolah ini kita setara, lagian aku juga terkejut kalau kau adalah siswa yang direkomendasikan oleh wali kota. ”
“Hehe, iya. Seharusnya aku lebih terkejut. Selain itu ada perlu apa denganku. Kenapa kau mencariku tadi??? ” Tanya Haru
“Hmm(ragu-ragu)... Haru. Aku perlu bantuanmu??? ” ucap Putri alicia dengan keras.
Haru menyuruhnya untuk tenang terlebih dahulu dan memintanya untuk menjelaskan secara baik-baik.
“Maafkan aku. Aku terlalu bersemangat... Sebenarnya ini adalah masalah yang terjadi dengan sekolah ini. Apa kau tahu hal itu? ”
“Iya, sepertinya kau tahu hal ini. Ini akan mempercepat pembicaraan kita... ”
“Iyaaa, aku baru tahu hal ini tadi ” ucap Haru.
“Sebenarnya aku sempat ragu untuk meminta bantuan pada anak baru. Tapi jika ini Haru, aku yakin kau bisa melakukannya. ” ucap Putri Alicia yakin.
(Hoi, hoi, hoi. Apa yang kau bicarakan, memberikan beban besar itu padaku yang baru datang hari ini ) Haru mengeluh dalam hati tapi karena dia seorang putri ia tidak bisa mengeluhkannya.
“Aku dulu berteman dengannya. Awalnya anak wali kota sifatnya tidak begitu. Ia awalnya seorang yang baik. Tapi entah kenapa ia sekarang jadi begini. Selain itu beberapa hari lalu... ” putri Alicia menceritakan sesuatu.
Flashback.
Alicia, Alfort dan pengawal pribadinya sedang makan bersama di kantin. Tiba-tiba datang lah ketua Osis(anak wali kota) yang namanya adalah Green Whill. Panggilannya adalah Whill bersama para anggota osis lainnya.
“Ya ampun... Ya ampun putri Alicia sedang makan disini. Senang melihat anda makan disini. ” sapa Whill sang KETOS.
Pengawal putri langsung bertindak, seolah Whill adalah ancaman dan nama pengawal putri adalah Leo. Leo adalah pengawal pribadi kerajaan, orang tau Leo adalah pengawal raja dan ratu. Jadi kerjaan mereka untuk jadi pengawal keluarga kerajaan turun kepada anak mereka selama beberapa generasi.
Leo memiliki kekuatan assassin dan mampu menggunakan beberapa sihir menengah yang turun dari orang tuanya.
Putri Alicia menghentikan tindakan Leo dan menyuruhnya untuk tenang. Begitu juga dengan Whill ia juga menyuruh anggota osis di belakangnya untuk diam.
“Apa yang mau kau lakukan disini Kak Whill??? ” Tanya Putri Alicia dengan judes.
“Jangan begitu putri. Aku meluangkan waktuku untuk melihatmu putri. Bukankah lebih baik kita makan bersama di ruangan osis bersama daripada makan bersama dengan rakyat jelata yang tidak jelas ini. Kau sangat tidak cocok dengan mereka. ” ucap Whill tersenyum.
Leo tidak tahan lagi mencoba untuk menyerang Whill. Tapi Putri Alicia menahan Leo agar tidak marah. Putri Alicia langsung menyiram muka Whill dengan air dengan keras.
Seketika itu Leo dan ke-5 anggota dibelakangnya saling mengacungkan senjata untuk melindungi tuannya masing-masing. Alfort hanya bisa ketakutan dan bersembunyi di belakang mereka. Whill menyuruh anggotanya untuk menurunkan pedangnya tapi mereka ngeyel dan tidak menurutinya.
“Apa sekarang kalian tidak menurutiku ” ucap Whill dengan nada berat dan mengeluarkan aura hitam.
Putri Alicia dan Leo tampak terkejut dan merinding saat Whill mengatakan hal tersebut.
“Maafkan kami bos...” mereka merasakan tekanan dan langsung menurunkan pedang dan tongkat sihirnya lalu berdiri dibelakang Whill.
Begitu mereka menurunkan senjata. Leo langsung menurunkan senjatanya juga. Seketika suasana di kantin jadi tegang.
“Kau tidak berhak mengolok-olok mereka. Mereka sangat bekerja sangat keras dari apa yang kau tahu. Kami akan membuktikan kerja keras mereka tidak sia-sia ” ucap Putri Alicia dengan tegas.
“Hmm, hahaha(tertawa keras). Aku sangat menantikan hasil itu. Aku ingin melihat kekuatan rakyat jelata yang bekerja sangat keras, aku harap kau berhasil menunjukkannya. Kalau begitu maaf telah mengganggu makan siangmu. Kami pamit pergi tuan putri. ” Whill menunduk hormat
“Apa aku harus menghabisinya tuan putri. ” tanya Leo kesal melihat Whill yang selalu mengganggu.
“Jangan, kau tidak bisa melawannya. Kau akan kalah seketika...” ucap putri tampak khawatir.
(Apa yang telah dilakukan oleh Whill tadi. Tampak ia mengeluarkan kekuatan besar dan jahat. Melihatnya mendiamkan anggotanya membuatku merinding sedikit. Apa yang telah terjadi padamu kak Whill. ) Putri melihat kepergian Whill dengan banyak pertanyaan di otaknya.
Whill tersenyum pergi dan berjalan menjauh saat telah cukup jauh. Tiba raut wajahnya berubah dari senyum jadi kelihatan marah sekarang.
“Beraninya kau menyiramkan air padaku Alicia. Kau pikir siapa diriku ini. Aku akan membuatmu bertekuk lutut dihadapanku ” gunam Whill sambil berjalan menjauh.
Flashback End
———————————————————————
“Begitulah ceritanya, oleh karena itu aku meminta bantuanmu Haru. Aku ingin kau menggabungkan anggota kita ini. ” Putri Alicia menatap Haru penuh harap.