
”Datanglah, dan hancurkanlah mereka. “ ucap Alfort sambil mengangkat tangannya ke langit.
Tiba-tiba saat Alfort bilang begitu. Datang lah sebuah panah yang muncul dari langit begitu banyaknya secara bersamaan seperti air hujan. Panah tersebut turun dengan cepat tak terhitung jumlahnya. Putri terkejut dengan turunnya panah begitu banyak.
”Inilah jurus rahasia ku....“ ucap Alfort tersenyum kemenangan.
Dalam busur terakhir Alfort membuat busur sebanyak-banyaknya dijadikan dalam 1 busur. Hingga saat terbang kelangit busur tersebut langsung terpecah jadi beberapa busur seperti yang terlihat sekarang.
”Apa... Apa yang sebenarnya terjadi? “ Putri kebingungan.
”Putri, tenang saja. Itu adalah senjata terakhirku, dengan ini tugasku selesai putri. Ada satu pesan lagi kuatkan pelindung ini agar panah itu tidak menembus masuk. “ ucap Alfort tersenyum.
Alfort menutup matanya perlahan dan akhirnya pingsan di tempat.
”Alfort, apakah kamu tidak apa-apa. “ teriak putri yang tidak bisa menghampirinya karena harus menahan pelindungnya agar serangan tidak masuk.
Panah jatuh seperti air hujan yang terus jatuh menusuk prajurit iblis sebegitu banyaknya. Bahkan pelindung putri tidak bisa menahannya karena busur itu datang seperti hujan. Pasukan Iblis pun terbabat habis dengan darah yang mengalir kemana-mana.
Panah sudah berhenti putri menurunkan tangannya dan sihir pelindung pun hilang di sekitarnya. Putri melihat banyak busur yang tertancap di tanah dan sebagian di tubuh para Iblis.
Putri terkejut semua Iblis kalah tanpa tersisa satupun. Melihat hal itu membuat dirinya lupa tentang Alfort. Ia langsung menghampiri Alfort setelah ia ingat.
Putri memegang tangan Alfort dan mengucapkan terima kasih dengan menangis. Ia memberikan sihir penyembuhan untuk Alfort agar ia bangun.
———————————————————————
”Ada apa ini. Kenapa tiba-tiba ada busur sebegitu banyaknya muncul dari langit. “ Iblis Kara cukup kebingungan dengan munculnya busur sebegitu banyaknya dari jauh.
Iblis Kara mengerutkan dahinya kesal.
”Aku harus bertindak. Aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini situasinya. “ Iblis Kara berniat terbang menuju tempat putri dan Alfort sekarang.
Saat ia mau terbang pergi, tiba-tiba ada serangan dari belakang. Refleks Iblis Kara menghindar, serangan seperti itu bukanlah apa-apa baginya.
”Mau kemana kamu pergi. Aku masih disini!!! “ ucap Dicky mengacungkan pedangnya.
”Sial, aku lupa kalau ada dia juga!!! “ Iblis Kara tampak terdesak.
”Aku tidak punya waktu lagi. Aku harus membawa putri pergi, sebelum ada masalah lebih jauh lagi. “ Iblis Kara berniat terbang pergi.
Dicky tidak membiarkan itu terjadi, ia berlari mengejarnya. Dicky mengarahkannya tangannya ke tanah dan mengeluarkan lingkaran sihir merah. Dalam lingkaran sihir tersebut, keluarlah api yang meledakkan sebuah api. Mendorong Dicky untuk terbang dan tambahan ledakan api lagi mendorong Dicky mendekat ke Iblis Kara.
Iblis Kara melihat kebelakang terkejut karena Dicky sudah ada dibelakangnya.
”Kenapa, kamu bisa disini. Ini dilangit kenapa kamu bisa terbang? “ Iblis tergagap penuh tanya.
”Aku tidak akan membiarkanmu membawa putri, Iblis!!!! “ Dicky mengayunkan pedangnya dengan keras.
Iblis menangkisnya dengan tangannya yang lancip dan keras. Tapi karena ia terkejut, jadi dia tidak bisa menahannya serangannya dengan benar. Iblis Kara pun terjatuh beberapa meter kebawah.
———————————————————————
”Aduh, sial. Kenapa ini terjadi!!! “ Iblis Kara memegang kepalanya pusing dan berusaha untuk bangkit kembali secara perlahan.
”Aku tidak akan membiarkanmu pergi Iblis. “
”Sial!!! Sial!!!! Sialan kalian!!!! Kenapa kalian mengganggu rencanaku. “ Iblis Kara mulai merasa marah dan frustasi.
”Kali ini aku tidak akan diam saja. Akan aku hancurkan jantung dan aku akan memakan setiap badanmu!!! “ Ucap Iblis Kara dengan marah.
”Lakukan saja. Karena akulah yang akan mengalahkanmu. “
Iblis Kara mengepakkan sayapnya dan Dicky menyiapkan pedangnya silvernya. Mereka saling menatap satu sama lain, dengan cepat mereka sudah ada ditengah dan saling menyerang satu sama lain.
Mereka saling adu skill, tapi dilihat dari pertarungan mereka. Mereka berdua imbang melawan satu sama lain sampai akhirnya mereka terpental mundur akibat serangan kuat mereka bertabrakan.
”Hmmm, hebat juga kau bisa mengimbangiku. “ Iblis Kara mulai termotivasi lagi untuk bertarung serius.
”Hmm, kau lah yang terlalu lemah. Apa kau sudah lelah melawanku??? “ ejek Dicky.
”Sepertinya kau memang pantas untuk dibunuh. “ Iblis Kara menajamkan kuku di jarinya.
”Aku juga harus mulai serius. Karena putri sedang menungguku disana. Aku tidak boleh membuatnya khawatir. “ Aura Dicky mula berubah yang awalnya tenang sekarang tiba-tiba ada kabut di sekitarnya.
Dicky memejamkan mata memegang pedang silvernya yang berukuran normal bersiap menyerang. Dicky membuka mata dan langsung berlari ke arah Iblis Kara. Begitu juga dengan Iblis Kara, ia mengepakkan sayapnya dan terbang dengan cepat ke arah Dicky.
Tapi Dicky kali ini lebih unggul entah apa yang membuatnya jadi lebih hebat. Tapi dengan instingnya Dicky dapat menghindar lalu menebas perut dan satu sayapnya.
Mereka berdua saling melewati, tapi Dicky tidak mengalami luka sama sekali. Hanya Iblis Kara saja yang terluka dibagian perut sama sayapnya.
Iblis Kara terjatuh posisi berlutut muntah darah, ia memegang perutnya menahan pendarahan.
”Apa yang sedang terjadi. Kenapa dia bisa jadi kuat di waktu sesingkat ini. “ tanya Iblis tersebut penasaran.
”Kau sudah kalah Iblis. Kamu sudah tidak bisa melawanku lagi!!! “ Dicky mengarahkan pedangnya ke arah Iblis Kara.
”Aku menyerah, tolong biarkan aku pergi. Apa kau pikir aku akan bilang begitu. Hahhh!!!! “ Iblis itu berdiri tertawa sambil minum sebuah pil obat.
Dicky merasakan sesuatu yang tidak enak dan langsung berlari menebas kepala Iblis Kara. Mencegah dia minum obat itu. Tapi Iblis Kara tidak sebodoh itu, ia menghalang pedang Dicky dengan kukunya yang tajam seperti pedang dan menelan pilnya.
”Aku akan membunuhmu Dicky. Karena aku sudah meminum obat ini. Aku jadi lebih kuat “
Tiba-tiba tubuh Iblis Kara berdenyut denyut dan tubuhnya mulai mengembang. Kulitnya jadi lebih ke hitam pekat. Iblis Kara jadi berotot dan mengeluarkan aura hitam pekat.
”Ahhhh, jadi inilah rasanya kekuatan besar. “ Iblis Kara merasa lega setelah obatnya berhenti kerja.
Iblis Kara merasakan tubuhnya berkali-kali lipat bertambah kuat dan sihirnya jadi lebih bertambah kuat daripada sebelumnya. Ia menatap kearah Dicky dengan tersenyum lebar.
”aku akan membunuhmu! Aku akan membunuhmu. “ Iblis Kara melangkah kedepan dan tiba-tiba saja dengan cepat sudah ada didepan Dicky.
Iblis Kara melayangkan sebuah tusukan ke arah jantung Dicky. Tapi Dicky dengan insting, ia berhasil menahannya. Walaupun ia masih terlempar ke belakang cukup jauh karena kekuatannya Iblis Kara.
”Hahaha, jadi seperti ini kekuatanku bertambah. “ ucap Iblis Kara melihat tubuhnya dengan bangga.
”Sial, aku harus langsung membunuhnya tadi. Aku telah melakukan kesalahan besar disini. “ Ucap Dicky terbangun secara perlahan melihat kearah Iblis Kara yang ada di depannya.