
Setelah kekalahan Iblis Sebas, penyelidikan besar-besaran dilakukan di seluruh kota. Termasuk anggota beasiswa juga dimintai keterangan yang terjadi. Ditemukan juga 4 tubuh anggota Osis yang sudah kehilangan nyawanya, rata2 mereka ditemukan dalam keadaan tertusuk di jantungnya.
Dengan jaminan putri Alicia, informasi soal Iblis Sebas yang merasuki tubuh Whill agak diubah dari kebenarannya. Agar tidak menimbulkan kegemparan di masyarakat, ketua Osis akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatan Osis diam-diam.
Bahkan Whill sendiri masih tidak ingat yang terjadi saat dirasuki Iblis. Tampaknya Iblis tersebut, tidak membiarkan informasi tersebut bocor setelah keluar dari tubuh Whill.
Posisi ketua Osis menjadi kosong sekarang, terpaksa putri yang harus menggantikannya bersama anggota beasiswa lainnya. Karena kemunculan Iblis yang baru2 ini terjadi, mereka tidak bisa percaya orang lain untuk sementara ini.
Pemerintah juga mengeluarkan sistem baru untuk memberi rangking kekuatan kepada siswanya. Dengan kekuasaan putri, putri Alicia membuat Haru jadi nomor 1 di akademi dan putri berada di nomor 2. Untuk lain anggota lainnya :
Leo
Dicky
Rotaro
Alfort
Untuk keputusan sekarang..
Semua orang tidak bisa membantah karena ini keputusan putri. Haru diberi mahkota khusus buatannya putri sendiri, yang melambangkan nomor 1 di akademi timur. Putri bermimpi untuk memberikan sejak kecil, ia ingin memberikan penghargaan pada pahlawannya. Tapi Haru malu memakainya, jadi ia selalu menyembunyikannya.
——————————————————
Beberapa hari setelahnya, Whill sekarang berada di rumah sakit, dijenguk oleh Putri dan Haru.
“Terima kasih, aku sudah mendengar kalau kau(Haru) yang sudah mengeluarkan iblis dari dalam tubuhku. aku juga minta maaf karena tampaknya aku telah melakukan hal buruk pada kalian saat dirasuki. ” ucap Whill menyesal.
“Tidak tidak tidak! Kamu tidak merepotkan kami kok. Kami tahu kalau kau sedang dirasuki, jadi ini sepenuhnya bukan salahmu. ” balas putri.
“Terima kasih telah membantuku. Lalu Haru, Aku minta tolong padamu untuk menjaga Alicia selama aku pergi. ”
Whill akan mengikuti program rehabilitasi, untuk memastikan Whill sudah benar2 tidak ada Iblis di dalamnya.
“Baik, aku akan menjaganya. ” Jawab Haru dengan tegas.
————————————————————
Mereka berdua keluar dari rumah sakit dan saling berbincang-bincang sambil berjalan kembali ke akademi. Mereka berdua tidak mengira kalau iblis lah yang ada dibalik kejadian ini.
“Aku juga sangat terkejut kalau kau adalah teman masa kecilku. Karena kau selalu tidak membahas tentang pertemuan kita dan senjatamu juga berubah. Jadi aku pikir kau adalah orang lain. Jadi mengapa kau menyembunyikannya?? ” tanya putri
“Tidak, aku juga tidak berniat untuk menyembunyikannya. Aku hanya ingin waktu yang tepat saja, untuk memberitahumu tentang hal ini. ” Haru tidak bisa memberitahunya, kalau sebenarnya dia ingin hidup tenang saja di desa.
Sesampainya mereka di depan akademi terlihat Dicky, Alfort, Leo, dan Rotaro sedang berdiri menunggu didepan akademi.
“Lama sekali sih kalian pergi. Apakah kalian sedang berkencan ??? ” Goda Alfort, Dicky merasa marah dan tidak senang dengan candaan itu.
“Ah, tidak kami hanya sedang pergi mengunjungi kak Whill. Kalian juga ngapain ada depan sini?? ” tanya Putri balik.
“Sudah tidak perlu berbasa basi lagi. Kami sedang menunggumu, Haru. Komandan Gautama ingin minta bantuan kita untuk melawan Orc king yang sudah ada di luar benteng kota sekarang, sekarang juga. ”
“Baiklah ayo kita pergi!!! ” Haru setuju untuk ikut.
“Putri kau tetaplah disini, kami akan pergi!!!. ”
“Baiklah, aku akan membantu di tenda medis. Kalian pergilah!!! ” ucap putri.
Saat mereka berlima bergerak pergi, tiba2 tangan Haru ditarik putri.
”Tolong kembalilah dengan selamat. Ya...“
”Iya, tenang saja. “ Haru tersenyum menenangkannya, ia menyusul mereka.
Putri merasa senang karena akhirnya rakyat jelata sekarang bisa masuk akademi kembali. Sekarang tidak ada perbedaan lagi di dalam pembelajaran di dalam akademi sekarang, tidak ada rakyat jelata yang takut lagi untuk masuk.
————————————————
Mereka berlima akhirnya sudah berada diatas dinding benteng kota. Komandan Gautama yang dipanggil untuk tugas ini juga sudah ada disana.
”Hei, anak-anak. Kalian jangan sampai ngompol nanti. Hahaha. “ Canda komandan Gautama
Dari kejauhan Orc king dengan pasukan kecilnya muncul. Terlihat Orc king sekarang sudah berubah dari kecil menjadi berukuran besar, itu sihir adalah sihir spesialisnya yang bisa mengubah ukuran sesuka hatinya. Dari kejauhan sekarang, ukuran Orc king melebihi dinding kota. Semua prajurit bergidik ngeri melihat Orc king, setiap langkah kakinya menimbulkan gempa kecil.
”Oi, kalian!!!. Lebih baik menyerah saja!!! Berlututlah didepanku maka aku akan mengampuni kalian. Jika tidak kalian akan aku hancurkan jadi lebur. Hahaha“ Suara Orc king terdengar jelas menggema di seluruh penjuru kota.
”Kau pikir kami akan menyerah begitu saja!!! Semua!!!! Segera melesatkan anak panah kalian kepadanya. Biar dia tahu kekuatan kita. “ instruksi komandan Gautama.
”Baik pak!!!! “ Jawab para pemanah.
Sontak para pemanah melesatkan panahnya secara bersamaan. Orc King melihat tindakan itu semakin marah.
”Jadi ini jawaban kalian. Baiklah!!! Semuanya hancurkan mereka!!!! Jangan beri ampun!!!!“
Dengan gada besarnya Orc king berjalan selangkah demi salangkah bersama pasukan orcnya.
”Hehehe, ini sedikit membuatku bersemangat. Ayo!!!. “ komandan Gautama sedikit gemetar bersemangat.
Komandan langsung berlari melompat turun dari benteng, komandan mendarat di tengah-tengah pasukan.
”Semuanya serang!!!! “ teriak komandan membuat semua langsung bergerak maju untuk menyerang.
”Ini agak membuatku sedikit takut!! “ Ucap Dicky tiba2.
”Hmm, jika kau takut lebih baik kau kembali sana di dalam akademi. Biar aku yang habisi mereka semua!!! “ Leo langsung turun juga dari atas benteng mengikuti Komandan.
”Hah!!! kau pikir aku akan kabur. Aku lah yang akan jadi pedang putri nanti. Mana mungkin aku akan kabur!!! “ Dicky juga ikut turun.
Rotaro dengan malu-malu juga ikut melompat turun sedangkan Alfort membantu pemanah lainnya dari atas benteng.
Alfort tidak ingin kalah dengan yang ada di bawah, Ia secara terus menerus menembakkan anak panah yang berbeda jenisnya. Seperti panah api, air, dan panah ganda. Hebatnya panah yang ia lesatkan tidak pernah meleset dari targetnya. Itu membuat pemanah lain kagum dengan kemampuannya yang masih muda.
Rotaro juga maju mengeluarkan tombaknya ditangan kanan dan perisai batu di tangan kiri. Selain itu ia bisa mengeluarkan sihir sesekali, saat bertarung. Rotaro akhirnya bisa sedikit menguasai kekuatannya dan lancar melakukan serangan secara bergantian berbeda dengan sebelumnya.
Untuk Dicky, ia mengeluarkan pedang silvernya dan berlari cepat ke arah para Orc berada. Ia berlari sambil menebas tanpa henti seolah itu adalah kertas dan ia juga bisa menahan beberapa serangan Orc.
Sedangkan Leo, ia dengan cepat menyergap para orc dari belakangnya dan memberikan serangan fatal yang membuat para Orc langsung mati seketika dengan belati kecilnya seperti pembunuh yang handal. Ia lakukan serangan itu berulang kali, menghilang dan menyergap dari belakang lalu membunuhnya dengan cepat.
Haru masih belum bergerak. Sejenak ia melihat pasukan yang bertarung, dirinya sejenak memejamkan matanya. Saat memejamkan mata, keadaan sekitar menjadi tenang dan hening.
Haru membuka matanya kembali secara perlahan. Tiba2 dia sudah berada di dimensi lain, dimana tempatnya gelap tidak berujung. Haru saat itu berbalik dan melihat di depannya ada siluet emas sedang duduk diatas tongkatnya, siluet emas itu bilang.
”Masih ada hal yang perlu kau lakukan, kau masih belum sepenuhnya mempelajari semua ilmuku. Ini belum benar2 berakhir!!! “
”Kau masih belum bisa bicara untuk sekarang, ada saatnya kau sudah menjadi lebih hebat lagi kau akan bisa bicara denganku. “ ucap siluet emas itu.
”Sudahlah, pergilah masih ada beberapa orang diluar sana membutuhkan bantuanmu. Tapi sebelum itu ada yang ingin aku kukatakan terakhir kali. Apa yang akan kau lakukan sekarang tetap menyembunyikan kekuatanmu dan akhirnya ketahuan juga atau menunjukkan kekuatanmu dan melawan para Iblis itu yang mengincarmu lalu membuat mereka tidak berani melawanmu. Mana yang kau pilih? “ tanyanya.
Haru mulai hilang secara perlahan. Tapi sebelum Haru hilang, siluet emas itu bilang.
”Apakah kau takut sekarang??? Haru..“
————————————————————
Haru membuka matanya perlahan dan tersenyum. Ia kembali ditempat sebelumnya yaitu di atas benteng
”Hmm, aku bohong jika bilang aku tidak takut. Tapi ada hal yang harus aku lindungi jadi aku harus berpura2 kuat untuk mengatasinya. “
”Dan satu hal lagi jika aku disuruh memilih sekarang. Aku akan menunjukkan kekuatanku untuk sekarang. Karena itu sudah terlanjur terjadi, kalau aku masih tetap menyembunyikannya. Aku akan membuat orang yang percaya padaku jadi sedih. Oleh karena aku akan jadi kuat sehingga tidak ada yang berani menantangku lagi dan mengganggu orang yang kusayangi!!! “ Ucap Haru tegas.
Tidak lama setelahnya Leo, Alfort dan Dicky berteriak agar Haru segera maju. Mereka mengejek Haru yang tampak ketakutan karena tidak turun2 dari tadi.
Haru yang mendengar itu tersenyum dan bilang. ”siapa yang takut!!! “
Haru langsung terbang menuju ke Orc king itu berada dan menghindari beberapa serangannya. Haru membesarkan tongkatnya dan memukul Orc ketika ada kesempatan.
Mereka berlima saling mendukung dan bertarung dengan senyuman di wajahnya sekarang!!!.
Selesai!!!!!
———————————————
———————————————
———————————————
Tentu saja, mereka kembali membawa kemenangan dan Kota timur pun jadi kembali tenang seperti sedia kala. Para Iblis yang berada di wilayah timur sudah diselidiki dan yang berhubungan dengan Orc king ditangkap semuanya tanpa terkecuali.
Kota jadi aman kembali dan berita tentang Iblis pun tidak terdengar sama sekali setelah beberapa hari setelahnya.
—————————————————————
1 minggu setelahnya
Terlihat Alfort sedang berjalan ditengah hutan membawa tas besar. Saat melangkah pergi, ada seseorang yang mencegahnya berjalan dia adalah Haru. Haru tersenyum berada di depannya.
”Kemana kau mau pergi, Alfort??? “
Haru dan Alfort akhirnya saling berbicara diatas gunung.
“Sejak kapan kau sudah tahu kalau aku adalah naga? ” tanya Alfort.
“Sebenarnya aku sudah tahu sejak awal sih, Ada yang aneh denganmu. Tapi perihal dirimu yang aslinya naga, mungkin sejak pertandingan melawan Osis. Aku merasakan adanya aura naga di dalam dirimu. ” jawab Haru.
“Sebenarnya aku adalah mata2 yang dikirim oleh Raja dari laut selatan. Wilayah kami berhubungan baik dengan Raja manusia, melalui hubungan baik itu. Raja meminta bantuan untuk melindungi putrinya. Sekalian itu kami juga mengawasi dirimu juga yaitu sang penerus pahlawan emas. ” ucap Alfort
“Hmm, jadi begitu?? ” Haru akhirnya mengerti.
“Kelihatannya kau tidak begitu terkejut? ” tanya Alfort.
“Tidak, tidak. Aku juga terkejut, tapi yaudah aku tidak bisa berbuat apa2 lagi perihal aku adalah penerus pahlawan emas. ” Haru menjadi semakin dewasa setelah keluar dari kotak segel raja iblis.
“Kelihatannya kau sudah menerima takdirmu, ya. ”
“Ya begitulah. ” Haru tersenyum kecil.
“Ya sudahlah, aku pamit pergi dulu karena masalah soal Iblis disini sudah selesai. Aku mau kembali ke selatan untuk melapor. Tapi sebelum itu aku ada pesan dari Tetua naga. Bisakah kau keluarkan sebentar tongkatmu. ”
Haru dengan bingung mengeluarkan tongkatnya.
Alfort mengeluarkan sebuah batu berbentuk naga, batu tersebut tiba bercahaya dan menyatu dalam tongkat Haru. Saat mereka menyatu, tongkat tersebut tiba-tiba mengeluarkan ukiran naga diseluruh tongkatnya. Haru terkejut dan ingin tahu apa yang sedang terjadi.
Alfort menjelaskan kalau itu adalah bukti bahwa kami menerimamu dan kami memberikan sedikit kekuatan naga padamu.
“Selain itu pesan tetua naga lainnya adalah agar kau berhati-hati karena masih ada 4 jendral Iblis yang masih tersisa dan ada kemungkinan ada iblis lain juga akan mengincar tuan putri dan dirimu. Mereka mengincar darah putri untuk membangkitkan raja Iblis dan mengincar dirimu untuk balas dendam. ”
“Baiklah. ” Jawa Haru
Alfort memakai tasnya dan berjalan pergi. Saat mau berjalan pergi Haru bertanya.
“Kapan kau akan segera kembali lagi. ”
“Aku akan segera kembali secepatnya. Jika sudah diberi izin aku segera datang. Jadi selamat tinggal. ” Alfort tersenyum dan berjalan pergi lagi.
Setelah berjalan cukup jauh dari kota, Alfort langsung melompat terbang di udara dan berubah jadi naga. Naga Alfort lalu melesat dengan cepat menuju ke wilayah selatan.
Haru melambaikan tangan, setelah Alfort benar2 tidak kelihatan lagi. Ucapan Alfort masih terngiang di pikiran Haru tentang adanya 5 jendral dan tersisa 4 sekarang.
Haru melihat tongkatnya dan tersenyum.
“Datanglah semua, aku akan menghadapi kalian. Aku akan menjadi kuat dan kuat lagi hingga bisa melindungi semua orang. ” ucap Haru sambil menatap ke atas dan melesat terbang dengan cepat.
Tidak lupa ia memakai mahkota pemberian putri di tangannya, karena jika ia tidak memakainya saat kembali. Putri nanti akan mengomel tanpa henti nantinya.
Haru terbang kembali ke akademi dengan wajah bahagia.
Tamat!!!!!!.............
————————————————————
————————————————————
————————————————————
————————————————————
————————————————————
Cerita singkat!!!
Diwaktu yang sama tetapi tempat yang berbeda.
Beberapa Siswa Rangking 1 dari Akademi barat, selatan, dan utara sedang membaca berita tentang Haru dan yang lain yang mengalahkan Orc king. Masing2 dari beberapa akademi, mereka semuanya tersenyum dan tidak sabar ingin menantang Haru dan yang lain di waktu yang akan datang nanti.......
Sedangkan ditempat lain.
Ada sebuah meeting, dengan meja besar dan 5 kursi. Tapi yang terisi hanya 4 Kursi.
“Hmm, tidak kaget kalau dia mati begitu saja. Dia hanya bisa makan dan minum saja ”
“Hahaha, dia memang orang lemah yang hanya mengandalkan alat dan pasukannya. ”
Saat mereka asyik berbincang, datang 1 orang lagi masuk kedalam ruangan. Sontak semua terdiam seketika. Orang itu duduk dan suasana disana jadi tegang.
Orang itu tiba2 berbicara sesuatu.
“Para jendral Iblis sekalian mari kita mulai pembicaraan tentang kematian komandan Orc King, siapa yang membunuhnya. Dan cara menculik putri untuk kebangkitan raja Iblis!!!! ”
Next time....
Sampai ketemu di cerita selanjutnya | :)
——————————End—————————