
Happy Reading
.
.
.
.
.
.
.
Pagi-pagi, di dekat danau yang tenang di depan Jin dan kabin ryu, tiga sosok terlihat sedang berlatih.
Kedua bersaudara itu menjalani rutinitas harian mereka, ditemani oleh Nanami , yang juga mengikuti rezim yang ditulis Jin. Dalam minggu terakhir, kemampuan fisiknya telah meningkat beberapa mil.
Sementara disuatu tempat seorang gadis kecil berambut perak sedang menikmati suasana yang indah dari atas monumen patung hokage pertama.untuk mengurangi rasa letihnya sehabis menyelesaikan misi,ia melihat sejenak pemandangan desa daun tersembunyi hingga ia kepikiran bahwa sebentar lagi akan diadakan ujian chunnin.sebut saja rinne saat ini tengah memikirkan ujian chunnin tersebut.
'ahhh bagaimana jika aku meminta Mito-basan Untuk memberikan gulungan Mokuton hashirama kepadaku?'pikir rinne.
Dengan begitu aku akan menyempurnakan jutsu Mokuton tersebut.
'tapi bagaimana jika Mito-basan menanyakan untuk apa gulungan tersebut?apakah ia memiliki warisan seperti Hashirama? Itu memberikannya pertanyaan yang besar.jelas ia tidak akan memberikannya kepada orang luar sepertiku'batin rinne.
'ah bodoh lah,coba ajah dulu kita tidak akan pernah tau jika belum mencobanya'.
Bagaimanapun aku juga harus menjadi lebih kuat dari sebelumnya,karena tubuh anak kecil ini membatasi kemampuan yang kupunya,jadi sebisanya aku ingin berlatih lagi untuk memperoleh kekuatan yang lebih lagi pikir rinne.rinne pun pergi kedesa Konoha dengan niat jalan-jalan santai.
Tepat sesaat ia berjalan ketengah desa dekat gerbang Konoha,ia melihat anak kecil seusianya.ia memiliki mata berwarna violet berambut merah cerah dan memakai pakaian kimono tanpa lengan.ia tahu siapa itu,ia adalah Uzumaki Kushina dari uzhushiogakure.
Bagaimana ia lupa,soal ia dipilih menjadi satu-satunya orang yang teristimewa atau special dibandingkan dengan Uzumaki lain.
Selain karena ia dipilih untuk menjadi wadah kyubi,ia memiliki keistimewaan diantara Uzumaki lain.karena chakra nya yang kuat dan istimewa seperti Mito-basan.
Gadis cantik tersebut a.k.a rinne langsung saja mendekati sekumpulan manusia berambut merah tersebut.
Sebagian besar pria dan wanita tua pergi ketempat chunnin penjaga gerbang tersebut sambil memberikan dokumen perjalanan yang mencantumkan nama mereka.hanya meninggalkan seorang wanita lajang saja disamping gadis kecil berambut merah tersebut.
"Heii ...kamu siapa,aku baru pertama kali melihat anak berambut merah sepertimu didesa ini"ucap rinne sambil menatapnya.sebenarnya rinne sudah tahu siapa gadis kecil berambut merah tersebut.ia hanya sekedar basa basi doang supaya bisa terlihat akrab. Mungkin ...
"Aku ... Aku Uzumaki Kushina-dattebane"ucap khusina walaupun ia bingung dengan pertanyaan seorang gadis seusianya mungkin ia gugup.dan ia menghilangkan kegugupannya didepan rinne yang bertanya dengannya.namun kata verbal nya mengungkapkan segalanya dan membuatnya memerah karena kegugupannya.
'Kawaiiii khusina-chan'batin rinne yang melihat khusina malu +gugup.
"Aku Sakuragi Rinne ...salam kenal"ucap rinne sambil berjabat tangan dengan khusina.wanita lajang yang berada di dekat khusina menatapnya tajam karena berjabat tangan dengan orang yang akan meneruskan kyubi kepadanya.tentu saja itu menjadi suatu kehormatan bagi klannya apalagi Uzumaki Mito sendiri yang memilihnya untuk menjadikannya sebagai wadah kyubi.
Khusina tanpa berpikir panjang langsung menjabat tanganku.
"Salam kenal juga rinne-chan"ucap khusina sambil tersenyum.
Tak lama kemudian wanita yang berada di samping khusina ikut berbicara.
"Cepatlah khushina kita tidak punya waktu lagi untuk menemui Uzumaki Mito"ucap wanita lajang tersebut kepada khusina.
"Ha'i yuriko-san "ucap khusina kepada wanita lajang yang bernama Yuriko tersebut.
"Areee ... Apakah kau akan bertemu dengan Mito-basan,ada apa kau ingin bertemu dengan Mito-basan?"ucap rinne sambil memiringkan kepalanya membuat yang ada di sana memerah karena tingkah gadis kecil yang sangat manis ketika sedang berpikir
"Bukan urusanmu tujuan kami kesini"ucap wanita tersebut dengan nada sarkas.rinne yang mendengar nada sarkasnya wanita tersebut hanya kesal dengan ucapan yang dilontarkannya.
'Cihh dasar wanita tua yang jelek, 'batin' rinne mengumpat.
"kebetulan aku juga tengah ingin pergi kesana jadi sekalian saja aku ikut dengan kalian"ujarku.
"Hooo,apakah itu benar, untuk apa kau kesana,apakah itu cuma akal-akalan mu biar bisa dekat dengan kushina"ujarnya.
"Bukan urusan mu juga,dasar wanita tua"ucapku membalas perkataannya barusan.
Sontak membuat wanita yang bernama Yuriko tersebut memerah kesal dibuatnya'jika bukan hanya seorang anak kecil, sudah aku tendang dia dari tadi'batin Yuriko sambil menatap tajam rinne dan mengeluarkan hawa membunuh.
Rinne yang merasakan tatapan tajam seseorang dan juga hawa membunuh yang ditujukan kepadanya hanya berjalan dengan cuek kearah kushina.hawa membunuh yg ditujukan padanya masih lemah dan belum bisa cukup menekannya.jadi ia menganggapnya sebagai angin lalu saja.
Mereka pun berjalan kearah mansion klan senju dengan diikuti pendamping khusina.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH READERS ...