
Happy Reading
"Siapa itu keluarlah, Jangan bersembunyi seperti seorang pengecut"ucap rinne.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
dan datanglah seorang remaja yang kelihatannya masih muda sekitar seusia jin.iya memiliki rambut lurus yang pendek, memakai baju seperti seorang biksu dan mata yang berwarna violet tersebut.
"Seharusnya aku yang bertanya Siapa kalian dan apa mau kalian ke sini?"ucap anak tersebut menatap mereka bertiga.
"Heh bukan urusanmu apa tujuan kami ke sini" ujar jin yang menjawab dan menatap datar remaja tersebut.
"Sudahlah kalian berdua hentikan perdebatan kalian,sebenarnya kami adalah utusan ninja dari Konoha untuk membantu kuil api menangkap orang orang yang mencuri makam di sini"ucap Minato sambil melerai kedua orang tersebut.
anak remaja itu menatap Minato sebentar walaupun ada rasa percaya terhadap nya namun iya tidak akan percaya kepada ucapannya karena mereka baru saja ketemu.
"heh walaupun kau bilang begitu aku tidak akan pernah percaya,pasti kalian lah orang yang mencuri makam mayat ke 12 ninja pelindung di kuil api ini" tuduh anak tersebut
"hei bukankah kami sudah bilang Kalau kami ini adalah ninja dari Konoha untuk membantu biksu di kuil api untuk menangkap orang orang yang mencuri makam"jelas Rinne kepada anak lelaki tersebut.
namun seolah perkataannya hanya sebuah angin lalu saja anak lelaki tersebut malah menyerang mereka bertiga dengan membabi buta. 'tcih...menyebalkan'batin rinne
Trang...Trang..bunyi suara kunai dan juga cakar besi yang mengeluarkan percikan api dari gesekan kedua benda logam tersebut.
Anak tersebut yang sedang beradu senjata dengan jin hanya mendecakkan lidah kesal karena jin sangat-sangat santai saat melawan dengannya.
Tcihh ...aku tidak akan kalah ucap anak tersebut.
Sementara rinne dan Minato hanya menyaksikan pertarungan antara jin dan anak lelaki tersebut.mereka berdua ingin membantu jin,namun melihat expresi jin yang mengatakan 'jangan halangi aku' membuat minato dan rinne hanya menghela napas
Jin pun menatap anak tersebut datar dan melihatnya sebagai seorang yang sama sekali tidak menarik dalam pikirannya.
Ia ingin bertemu dengan seseorang yang lebih kuat dari nya ,bukannya melawan seorang anak yang bahkan lebih lemah darinya.
"Apakah kau hanya bisa melakukan ini saja ,heh aku kira kau sehebat itu"ucap jin memprovokasi anak tersebut.
"Tchiih diam kau"ucap anak tersebut sambil mengeluarkan cakar besinya yang berlapis chakra kearah jin.
Tendangan,pukulan yang dilontarkan oleh jin membuat musuhnya mundur kebelakang dan seketika mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Uhukk,,uhukk"
Bahkan dengan tendangan yang terbilang lemah tersebut berhasil membuatnya terluka sungguh lemah batin jin melihatnya.
Anak lelaki tersebut yang melihat tatapan jin yang ditujukan kepadanya sangat marah karena tatapan itu mengisyaratkan seperti biarawan lainnya yang memandangnya jijik seolah-olah dia adalah seorang anak pembawa sial.
Anak lelaki itu marah dengan tatapan jin dan seketika mengeluarkan chakra yang aneh dari dalam tubuhnya.
'agghhhh' anak lelaki tersebut berteriak dengan keras merasakan sakit yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Terutama di bagian lengannya yang mulai kelihatan kulitnya yang mengelupas.tangannya kini mulai berbentuk seperti tangan monster dengan cakar-cakarnya yang sangat tajam tersebut.
Jin tahu perasaan chakra tersebut yang mengingatkannya saat mengendalikan seekor biju untuk mengalahkan rival abadinya hashirama.yah itu adalah chakra dari kyubi.
namun satu pertanyaan dari jin a.k.a Madara bagimana anak ini memiliki chakra kyubi,apakah ia adalah seekor jinchuuriki pikir jin a.k.a Madara,tapi itu tidak mungkin bukankah kyubi masih berada di Konoha dan jinchuuriki nya adalah Uzumaki Mito.pikir jin
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH READERS ...