
AKU KEMBALI NIH READERS
SELAMAT MEMBACA MINNA.!
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tak lama kemudian datanglah seseorang dengan kepulan asap yahh dia adalah sensei mereka.
"Apakah kalian sudah datang semua"ucap jiraya.
"Yah sensei"ucap rinne dan minato.sementara jin hanya menganggukkan kepalanya.
"Ahhh baiklah,kalau begitu kita akan melakukan tes bertahan hidup"ucap Jiraiya.
"Tapi sebelum itu ... kalian salah jika kalian mengganggap kalau kalian sudah menjadi seorang genin, sekarang aku akan mengujimu sekali lagi,jika kalian gagal aku akan mengembalikan kalian ke akademi"sambung Jiraiya sambil mengeluarkan dua buah lonceng kecil.
'nanii bagaimana mereka berdua bisa setenang itu,apakah mereka sudah tau kalau ini hanyalah jebakan saja'batin Jiraya melihat rinne dan jin yang masih tenang tidak panik.
Sementara Minato masih mencerna apa yang dikatakan oleh senseinya,tidak mungkin ia akan dikembalikan ke akademi tanpa tahu alasan yang jelas.
'yah setidaknya anak satu ini tidak setenang mereka berdua,dia pasti masih memikirkan di otaknya bagaimana ini bisa terjadi walau ia tidak menunjukkan ekspresi panik'.batin jiraya menatap Minato
Sementara dua orang yaitu rinne dan jin,mereka tidak perlu khawatir terutama rinne.ia tahu kalau tes ini hanyalah sebuah jebakan , sebenarnya lebih tepat dengan bekerja sama satu sama lain agar bisa lulus tes ini.
Kembali ke topik .
"Jadi begini ... Apakah kalian bertiga melihat dua buah lonceng kecil ini?"ucap jiraya sambil memegang dua buah lonceng.
"kalian hanya harus mendapatkan masing-masing lonceng ini"ujar Jiraiya.
"Tapi sensei ... itu hanya dua buah lonceng saja, sedangkan kita ada tiga orang".tanya Minato.
Jiraiya yang mendapatkan pertanyaan dari Minato hanya tersenyum.
"Salah satu dari kalian yang tidak mendapatkan lonceng ini,akan diikat di batang pohon itu dan akhirnya akan dikembalikan ke akademi,"ucap jiraiya tegas.
"Kamu cukup cepat Minato,ini ada dua buah lonceng dan kalian ada bertiga kurasa kau paham maksudku Minato"sambung Jiraya.
Melihat Minato berekspresi aneh,Jiraiya tertawa terbahak-bahak melihat wajah muridnya ini.melihat bagaimana rasanya mengacaukan pikiran muridnya namun berbeda dengan dua orang anak lainnya.
mereka hanya terdiam dan tak mengatakan apapun.melihat ini Jiraiya mengernyitkan dahi bagaimana mereka bisa 'setenang itu' jika mereka tidak mendapatkan lonceng mereka akan dikembalikan ke akademi. pikiran Jiraya berputar-putar.
"Jadi sensei kapan kita akan mulai,aku sudah bosan dengan penjelasannya"ucap rinne.
dia berkata begitu karena sudah tau tujuan dari tes ini,jadi tak perlu khawatir,yang harus dikhawatirkan nya adalah bagaimana ia akan bekerja sama dengan yang lainnya?.
mungkin Minato bisa diajak bicara namun uchiha satu ini bagaimana?ia tidak yakin saat melihat ekspresi wajah jin.
Namun Jiraiya sweetdrop mendengar perkataan rinne. Ia tidak tahu harus tertawa atau menangis melihat rinne berkata demikian.
'apakah ia sudah tau tujuan dari tes ini atau dia mempunyai kartu truf dibelakangnya untuk membantunya mendapatkan lonceng tersebut?.' batin jiraiya
entahlah semakin dipikirkannya,semakin pusing pula Jiraiya dibuat nya.langsung saja ia memulai tesnya.
"Kalian diizinkan menggunakan senjata apapun ... ,dan datang dengan niat membunuh jika kalian ingin lulus"ucap jiraya serius.
"Baiklah dalam hitungan ketiga, dua , satu mulaiii"ucap Jiraiya menghitung mundur.
End
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN YAH READERS .!