Ghost Reincarnation

Ghost Reincarnation
chapter 20



Happy Reading


.


.


.


.


.


.


.


.


Skip


"Jadi begitu ... itu adalah pengalih perhatian.Rencana yang bagus Minato,dan kerja yang bagus rinne, jin.jika salah satu dari kalian saja mengacaukan rencananya kemungkinan kalian akan gagal"ucap Jiraiya sambil memuji mereka.


Sebenarnya Jiraiya ingin memutuskan bahwa mereka bertiga lulus namun ia ingin menguji beberapa hal lagi, seberapa bagus kerja sama tim yang mereka punya.


"Jadi selanjutnya siapa yang akan mendapatkan lonceng ini,dan salah satu dari kalian harus diikat di batang pohon itu sampai jam makan siang, juga tidak diperbolehkan untuk makan siang,serta yang gagal mendapatkan lonceng akan dikembalikan ke akademi"ucap Jiraiya yang memandang ketiga muridnya.


Melihat ketiga muridnya berekspresi aneh, jiraya pun menahan tawa saat mengacaukan isi otak mereka.


Mereka bertiga pun yang mendengarkan itu saling bertatapan satu sama lain.berpikir sebentar dan tak lama kemudian mereka membuat keputusannya masing-masing.


Jelas Sejelas-jelasnya membuat ketiga anak murid Jiraiya mengangkat tangan mereka masing-masing dan berkata.


"Biar aku saja sensei,karena mereka berdua pantas mendapatkannya"ucap bocah berambut kuning bermata biru saphire a.k.a Minato tersebut.


"Tidak sensei lebih baik aku saja,Minato terlalu bagus untuk dikembalikan ke akademi"ucap rinne yang memilih mengajukan dirinya.


Melihat mereka berdua saling mengajukan dirinya ,jin pun membuka suaranya dan berkata.


"Huuuuhh,sudahlah biar aku saja.mengulang kembali bukanlah hal yang masalah"kini jin pun yang mengeluarkan suara nya.


Jiraiya memandang mereka sweetdrop mendengar perkataan mereka bertiga, yang saling mengajukan dirinya masing-masing,apalagi uchiha satu itu.ia heran sejak kapan seorang uchiha rela berkorban dan peduli terhadap orang lain.


Sontak membuat rencana nya gagal total,yang seharusnya membuat mereka bertiga memperebutkan lonceng tersebut malah rela memberikannya begitu saja kepada orang lain .


mereka ingin mengorbankan diri mereka demi temannya sendiri yang membuat Jiraiya terharu dengan kerja sama tim mereka yang membuatnya cukup puas, eh ralat maksudnya sangat-sangat puas memiliki ketiga murid seperti mereka.


Sudah cukup ia bermain-main,Jiraiya yang tidak ingin menangis dan mengeluarkan ingusnya karna terharu dengan perbuatan mereka,memberitahu mereka bertiga bahwa mereka lulus tes tersebut.


"Selamat kalian lulus tesnya,tadi itu hanyalah ujian tambahan buat kalian, untuk mengetes seberapa bagus kerja sama tim yang kalian punya"ucap Jiraiya tersenyum senang,.


Mereka bertiga pun berkata...


"Hore ... Akhirnya kita berhasil Minato,jin,ternyata tebakan kita selama ini benar kalau itu hanya lah sebuah jebakan saja"ucap rinne tertawa bahagia.


Namun disatu sisi seorang pria nampaknya terkejut dan kedua matanya melotot seakan tak percaya dengan perkataan yang baru saja dilontarkan oleh muridnya itu.


'sejak kapan mereka bertiga sudah tau ini adalah jebakan supaya lulus ujian'batin Jiraiya terheran-heran.


"Jadi kalian sudah tahu,sejak kapan kalian tahu ini adalah jebakan"ucap Jiraiya memandang ketiga nya.


"Sebenarnya Minato dan aku juga berpikir sama,tentang hal ini dan memutuskan bahwa ujian ini adalah sebuah jebakan agar kita bertiga bisa saling bekerja sama "ucap rinne dan diangguki jin dan minato.


"Jadi begitu yah"ucap jiraiya.


"Lalu tentang ujian tambahan tadi"sambung Jiraiya menunggu jawaban rinne.


"Ahh kalau soal itu,aku tidak tahu sensei,tubuhku bergerak sendiri saat mengajukan diri pada saat itu"ucap rinne dan di angguki oleh kedua temannya itu.


ia tidak tahu harus tertawa atau menangis mendengar bahwa sebenarnya mereka bertiga sudah tau sejak awal,bahwa ini hanyalah jebakan agar mereka bisa bekerja sama dan lulus tes ini dengan baik.


Namun satu hal yang pasti ia bangga kepada mereka bertiga,bahwa mereka tidak egois dan berani mengorbankan dirinya demi temannya sendiri.


"Baiklah karna kalian sudah resmi menjadi seorang genin,temui aku disini jam 8 pagi,kita akan memulai misi pertama kita untuk menjadi seorang ninja"ucap Jiraiya sambil pergi dengan raut wajah yang sulit diartikan.


Mereka pun pergi meninggalkan tempat latihannya tersebut.namun beberapa orang ralat maksudnya tiga orang berbeda gender tersebut sedang merencanakan sebuah pesta kelulusan mereka.


"Bagaimana kalau kita bertiga merayakan keberhasilan tes bertahan hidup kita tadi"ucap rinne.


"Hemm aku setuju,tidak ada salahnya jika sedikit bersenang-senang bukan,juga untuk mengakrabkan kita sebagi teman dan sebagai tim"ucap minato menyetujui ide rinne.


"Hemm baiklah"ucap jin berpikir mungkin dia bisa lebih akrab dengan mereka untuk saat ini.


Mereka pun berjalan dan membicarakan tentang misi mereka besok pagi. Mereka berharap bahwa misi yang mereka ambil lebih menantang.


tapi disatu sisi sepertinya tidak menurut rinne.ia mengetahui bahwa orang yang baru ditingkat genin pasti akan melakukan misi Rank-D,karna ia tahu dari jamannya Kakashi dan juga Naruto mereka yang baru genin pasti mendapatkan misi murahan seperti menangkap kucing atau mencabut rumput.


asal lah tidak yang lebih buruk dari pada itu pikir rinne sambil meneguk ludah kasar.


Misi macam apaan itu,tidak berguna sekali batin rinne mengumpat.mengapa mesti ada misi rendahan seperti itu batin rinne tidak terima.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN YAH READERS ....