Ghost Reincarnation

Ghost Reincarnation
chapter 103



Happy Reading


Sambil mendesah, dia melanjutkan. "Aku tidak pernah berpikir ini akan terjadi . Orang benar-benar dibutakan oleh keserakahan dan akan menggunakan cara apa pun untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kapan orang-orangku pernah melakukan kesalahan pada mereka?"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Mendengar kata-kata pria tua itu, Jiraiya dan Orochimaru keduanya terdiam. Mengangguk, mereka mendengarkan dengan penuh perhatian.


"Aku menghormati keputusan desa daun yang tersembunyi untuk tetap berada di tangan mereka, karena takut kehilangan tenaga sebelum perang."


Mengangguk, dia melanjutkan. "Seperti yang kamu katakan, akan memakan waktu antara dua minggu dan sebulan untuk desa-desa lain untuk mencapai tanah ini, mengingat kebutuhan mereka untuk persiapan."


"Kirim pesan ini ke Hiruzen ... Katakan padanya bahwa klan saya setuju dan bahwa dia akan mengirim cukup kapal bagi kita untuk menyeberangi lautan dan mencapai tanah api.


Melalui Fuinjutsu, kita akan membawa barang-barang dan struktur kita yang paling penting bersama kita . "


Kata-kata Ashina membuat kedua Jonin daun itu bingung. Jika sebuah desa bisa diangkut, itu akan menjadi Uzushiogakure.


Melalui kehebatan penyegelan mereka, mereka dapat dengan mudah membawa seluruh bangunan bersama mereka.


"Katakan pada Hiruzen bahwa pembangunan senyawa Uzumaki akan berada di tangan daun.


Kita akan membawa struktur kita yang paling penting, tetapi tidak semuanya bisa dipindahkan. Kita akan berangkat dalam seminggu."


"Baiklah Lord Ashina"ucap Jiraiya menundukkan kepalanya.


Tokk.. tokk.


"Uzukage ... Ada yang ingin bertemu dengan anda" ucap Hishin.


"Masuk"


Rinne pun masuk kedalam ruangan tersebut. dia terkejut bahwa di ruangan itu ternyata ada Senseinya dan juga manusia ular sang proctor di ujian chunnin tersebut.


Rinne melangkah kedapan sebelum akhirnya membungkukkan badannya kearah Ashina Uzumaki.


"Salam Ashina-jiji ... Etto aku ingin tahu kenapa Jiraiya-sensei dan orang itu datang kesini?" Ucap Rinne melirik kedua utusan Konoha tersebut.


"Namaku itu Orochimaru ... "Ucap Orochimaru menatap Rinne.


Ashina menatap Rinne sejenak sebelum membuka suaranya.


"Mereka datang kesini untuk mengantarkan dokuman rahasia dari Konoha ke Uzhushio .. dan juga membawamu pulang"ucap Ashina .


"Apaa"


"Jadi bagaimana hasilnya apakah Konoha membantu atau tidak Ashina-jiji"ucap Rinne yang sepertinya sudah melupakan sopan santun. Terlihat dia sepertinya tidak malu untuk berteriak kepada petinggi klan Uzumaki yang setara dengan Hokage.


Pletakkk...


"Itaiii ... Sakit sekali .apa yang kau lakukan sensei?"ucap Rinne meringis saat dahinya di sentil oleh Jiraiya.


"Perhatikan sedikit tata Krama mu gadis muda .. dia ini adalah seorang Uzukage yang setara dengan Hokage di Konoha"ucap Jiraiya mengomel kepada Rinne.


"Wa-wakatta"ucap Rinne malu dan tak berani menatap Ashina.


"Tidak apa-apa Jiraiya. Dia juga sudah kuanggap sebagi cucuku.juga temannya cucuku" ucap Ashina.


"Soal dokumen itu ... Konoha akan bersedia bergabung dengan Uzushio".


"Jadi ... Itu artinya?"ucap Rinne menatap Ashina dan Jiraiya.


"Yah begitulah gadis kecil"ucap Orochimaru.


Rinne menghela nafas lega sejak mendengar Konoha membantu Desa Uzumaki walau harus membuat Desa Uzhushio akan bergabung dengan Konoha.


"Syukurlah kalau begitu, etto Ashina-jiji sebenarnya aku ada hal yang ingin kubilang"ucap Rinne menatap Ashina.


Perkataan Rinne membuat ketiga orang tersebut yang langsung mengalihkan perhatiannya kepada Rinne.


"Apa itu?"tanya Ashina sambil menaikkan sebelah alisnya.


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK BERUPA LIKE DAN KOMENTAR KALIAN YAH READERS TERIMAKASIH ...