Ghost Reincarnation

Ghost Reincarnation
chapter 128



Happy Reading


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Di pagi hari yang cerah seorang gadis yang terbaring di atas ranjangnya membuka matanya saat mendengar kicauan burung.


Gadis kecil itu bangun dan segera beranjak kedalam kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.


10 menit kemudian gadis kecil itu keluar dari kamar mandinya dan segera memakai pakaiannya. Tak lupa ia menyiapkan makanan untuk dirinya berupa roti dan selai.


Gadis itu a.k.a Rinne menghabiskan makanannya dan segera menuju ke kantor Hokage dimana ia membawa perlengkapannya saat diluar Desa nanti.


Rinne segera mengunci pintu kamar apartemennya dan pergi ke kantor Hokage.


Di tengah jalan Rinne melihat orang berlalu lalang dengan kesibukan mereka masing-masing. Ia pasti akan merindukan desa ini cukup lama.


Karena ia tidak bisa melihat pemandangan yang penuh dengan kedamaian disini tanpa campur tangan orang lain.


Yah kalian tahu disini terlihat damai dan tenang namun dibalik pemandangan ini semua hanyalah omong kosong. Banyak para tetua desa memainkan jarinya demi terlihat baik untuk desanya.


Seperti Danzo Shimura yang memainkan trik dengan alasan untuk kepentingan desa Konoha. Rinne tidak tahu mengenai cara berpikirnya Manusia Cyclop yang satu ini.


Memiliki ambisi dan egois demi tercapainya impiannya.rela membunuh orang yang tidak bersalah untuk itu semua.


"Haaah ,ternyata kedamaian seperti ini memiliki kecacatan juga pada akhirnya"


"Tidak ada tempat bernaung selain mengandalkan diri sendiri"ucap Rinne sambil beranjak menuju gedung Hokage Ketiga saat ini.


Rinne tiba di kantor Hokage Ketiga. Ia mengetuk pintunya terlebih dahulu sebelum mendengar perintah Hokage Ketiga.


Tokk .. tok.


Setelah mendengar perintah Hokage Ketiga kepada nya Rinne mulai memasuki ruangan tersebut.


Disana ia melihat Hokage Ketiga dan beberapa orang lainnya. Seperti Jiraiya dan Hatake Sakumo.lantas tatapannya mengarah ke arah orang yang memiliki rambut putih tersebut.


"Salam Hokage-jiji , Jiraiya-sensei...


Eummm etto apakah anda yang akan mendampingi saya nanti di luar desa?"ucap Rinne.


"Ehm itu benar. Perkenalkan namaku Hatake Sakumo. Dan kau Sakuragi Rinne benarkan?"ucap Sakumo.


"Eummm benar"ucap Rinne.


"Jadi itu benar yah. Aku bertanya-tanya siapa yang akan ku jaga,ternyata seorang gadis kecil?"ucap Sakumo sambil tersenyum.


"Are?... Bukankah Sandaime-jiji dan Jiraiya-sensei sudah memberi tahumu?"tanya Rinne sambil melihat kearah Sandaime Hokage.


"Ahahah mereka hanya mengatakan ada tugas untuk ku untuk menjaga seseorang di luar desa untuk berlatih sambil menjalankan misi. Jadi tidak ada yang memberi tahu itu jika hanya seorang gadis kecil saja"ucap Sakumo tersenyum canggung.


Rinne menatap Hokage Ketiga dan Juga Jiraiya-sensei dengan datar sehingga mereka yang ditatapnya mengeluarkan keringat sebesar biji jagung😅.


"Hahahaha ini namanya kejutan" ucap Jiraiya sambil tertawa canggung.


"Hah"desah Rinne sebelum suara seseorang mengalihkan perhatiannya.


"Yah aku tidak pernah berpikir jika kau ingin mencari kekuatan dengan pergi kedesa lain?"ucap Sakumo


"Yah kenapa tidak?"ucap Rinne


"Aku berpikir gadis kecil seusiamu akan pergi bermain boneka dengan teman-temannya, jadi ini membuatku terkejut saat mengetahui niatmu itu yang ingin menjadi kuat"ucap Sakumo sambil tersenyum tanpa bersalah mengenai kata-katanya


Twitch 💢💢💢 muncul perempatan siku-siku di sudut kepala Rinne.


Sementara itu Jiraiya dan Hokage Ketiga yang disana hanya tertawa dalam diam.ingin rasanya tertawa tapi tak tahu cara mengeluarkannya jadi mereka berdua hanya menyembunyikan tawanya sebelum didengar sang empu.


Tapi terlambat Rinne sudah tahu bahwa mereka tengah menertawakan dirinya karena dilihat oleh ekspresi yang sedang menahan tawa dan tubuh yang bergetar.


"Aku bukan gadis kecil sembarangan. Jangan meremehkanku hengh"ucap Rinne sambil memanyunkan bibirnya yang membuat terlihat menggemaskan dengan tingkahnya.


'apa-apaan Hatake satu ini. Inilah kenapa Kakashi punya sifat menyebalkan disaat yang bersamaan. Itu diturunkan dari ayahnya'batin Rinne menatap sebal orang yang akan menjadi pengawalnya.


"Ha'i-ha'i"ucap Sakumo.


TINGGALKAN JEJAK BERUPA LIKE DAN KOMENTAR KALIAN YAH READERS TERIMAKASIH.