
Happy Reading
Tim Jiraiya dan Sora kembali ke kuil api untuk menyerahkan pencuri yang mencuri makam tersebut.sesampainya disana mereka bertemu dengan seorang biksu sebut saja chiriku.ia menyuruh mereka masuk ke dalam dan membawa para penjahat ini untuk di penjara untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.
"Bisakah kami berbicara dengan para penjahat itu biksu chiriku,ada hal yang ingin kutanyakan"ucap Jiraiya.
"Baiklah kalau begitu,mari"ucap biksu tersebut.
Mereka sampai disebuah penjara yang terletak dibawah tanah tersebut.
"Wah aku tidak menyangka bahwa ada penjara dibawah tanah apalagi di kuil api ini"ucap rinne.
"Tentu saja,penjara ini dikhususkan untuk orang-orang yang melakukan tindakan berdosa seperti mereka"ucap biksu itu menatap penjahat ini.
'Srek'suara pintu yang digeser kekanan menandakan ada orang yang datang.
Jiraiya dan yang lainnya mendekati penjahat yang bernama fudo tersebut.ia ingin menanyakan beberapa hal dengannya.
"Apakah kau bernama fudo,aku ingin bertanya tentang siapa yang menyuruhmu untuk mencuri makam ke duabelas ninja pelindung,dan juga apa tujuanmu melakukan itu"ucap Jiraiya.
Penjahat itu berbicara.
"Untuk apa aku harus memberitahu mu tentang rencana kami"ucap fudo.
Jiraiya seketika skeptis dengan jawaban yang diberikan oleh fudo.percuma ia menanyakannya tetapi dia sendiri tidak mau menjawabnya.
"Sensei ... Biar aku saja yang menanyakannya"ucap seorang gadis kecil a.k.a rinne.
"Apa kau yakin rinne,itu percuma dia sendiri tidak ingin membicarakannya,bagaimana kau akan melakukannya?"ucap Jiraiya.
"Aku memiliki caraku sendiri sensei"ucap rinne sambil berjalan ke jeruji besi dimana fudo dikurung.
"Yooo ... Sekarang kau harus memberitahu kami apa tujuanmu melakukan itu,dan siapa yang menyuruhmu melakukannya"ucap rinne.
"Heh ... Sudah kubilang aku tidak akan memberi"belum sempat ia berbicara ia menengadah ke wajah rinne.ia melihat raut wajahnya berbeda sebelumnya.itu tampak seperti datar namun mematikan belum lagi kedua mata rinne berubah total yang awalnya berwarna ungu sekarang terlihat seperti memiliki pola bunga yang indah disebelah kanan.disebelah kiri matanya berubah menjadi seperti dojutsu klan Hyuga sebut saja byakugan .namun memiliki warna yang berbeda dari byakugan,itu terlihat seperti putih kebiruan.
Tentu saja rinne tidak sadar bahwa matanya tidak berwarna purple lagi melainkan sudah berubah.fudo gemetaran saat melihat wajah rinne apalagi dengan kedua mata yang berbeda bentuk tersebut.seolah mata tersebut ingin memaksanya mengatakan sesuatu jika tidak ia akan dibunuh oleh mata itu.fudo pun menceritakan semua kejadian tentang rencananya bagimana ia mengambil mayat ke 12 ninja pelindung itu dan tujuannya.serta orang yang membantunya melakukan rencana itu.
Pada saat itu mata rinne sudah kembali normal yang berwarna ungu.dan dilanjutkan dengan cerita fudo yang berakhir.
"Ohhh jadi seperti itu,tapi siapa yang membantu mu untuk melakukan rencana itu"tanya Jiraiya.
"Aku tidak tahu siapa orang itu,ia rela memberi kekuatan kepada Kazuma untuk mendapatkan mayat ke 12 ninja pelindung".ucap fudo
"Apakah itu benar"ucap rinne dengan penuh tekanan yang diarahkan oleh fudo.
"I-iya i-itu benar,aku tidak berbohong,kami hanya menjalankan perintah Kazuma untuk mencuri makam ke 12 ninja pelindung saja,selebihnya kami tidak tahu"ucapnya gemetaran melihat tekanan yang diberikan rinne.
"Apakah kau tahu dimana orang yang bernama Kazuma itu"ucap rinne.
"T-tidak aku tidak tahu dia selalu berpindah-pindah tempat jika mengumpulkan kami semua"ucap fudo
"Sudahlah rinne,dia juga sudah memberitahu semuanya "ucap Jiraiya .rinne pun berhenti mengeluarkan tekanan kepada fudo.
"Haah,baiklah sensei"ucap rinne.
"Jadi bagaimana jiraiya-san"ucap biksu chiriku.
"Hem sepertinya dari cerita dia,si Kazuma ini masih hidup tidak tahu dia ada dimana,
Yang jelas kemungkinan dia akan kembali untuk mengambil mayat ke 12 ninja pelindung"ucap Jiraiya.
"Haaah baiklah kalau begitu,jika memang seperti itu kita hanya harus extra melindungi makam ke 12 ninja pelindung dari orang-orang jahat"ucap biksu chiriku.
"Baiklah terimakasih atas bantuannya Jiraiya dan semuanya"ucap biksu tersebut.
"Ahh tidak apa-apa chiriku-san,itulah misi kami,jadi tidak perlu berterimakasih seperti itu"ucap Jiraiya.
"Hem baiklah , apakah kalian akan pulang sekarang atau menginap disini sehari sebelum pergi ke Konoha"ucap Jiraiya.
"Ahh, terimakasih tawarannya chiriku-san kami sebaiknya langsung pulang ke konoha"ucap Jiraiya.
"Baiklah jika itu keputusan kalian"
"Ahh sensei ...tunggu sebentar aku ingin mengambil barangku yang tertinggal di kuil api tersebut"ucap rinne .
"HM baiklah segera ambil dan jangan berlama-lama,karena kita harus melaporkan misi kita kepada sandaime-sama".ucap Jiraiya.
"Aku tidak akan lama sensei"
"Ayo Sora temani aku"ucap rinne.
"Hee,kenapa harus aku"ujar Sora.
"Sudahlah ada yang mau kulakukan"ucap rinne berbisik kepada Sora.
"Emangnya apa yang akan kau lakukan"
"Sudahlah ikuti saja aku"mereka pun pergi kekuil.
Sesampai di sana rinne mengambil tasnya diruangan tempat beristirahat nya semalam.setelah mengambil barang-barang nya rinne menuju makam ke 12 ninja pelindung.
"Heii apa yang kau lakukan disini,bukankah kau hanya mengambil beberapa barang saja"ucap Sora.
"Aku kesini mempunyai tujuan lain yaitu menyegel makam ini supaya tidak ada orang yang bisa mengambilnya tau"ucap rinne menjelaskan.
"Apaaa ... Apa yang kau bicarakan,menyegelnya apakah kau bisa?"tanya Sora.
"Cihh ... Kau meremehkanku,lihat saja"ucap rinne kesal.rinne pun mulai menyegelnya menggunakan fuinjutsu.rinne membuat barier atau penghalang berwarna merah supaya tidak ada yang bisa masuk ke makam tersebut.bahkan jika ia adalah sesosok Orochimaru ia tidak akan paham untuk meretas barier tersebut,karena ia menggunakan fuinjutsu milik Uzumaki yang terkenal dengan penyegelannya.
"Baiklah sudah cukup,ayo kembali ketempat sensei"ucap rinne.
"Sugoii,rinne bagaimana kau bisa membuat penghalang tersebut"ucap Sora kagum.
"Sudah kubilang kan jangan meremehkanku,sudahlah ayo antar aku ketempat senseiku"ucap rinne.merekapun pergi dimana Jiraiya sensei disana bersama teman-temannya yang menunggunya.
"Heiii Sora...jangan kau bilang siapa-siapa terutama sensei dan teman-teman ku yah soal aku menyegel makam tadi"ucap rinne menatap Sora.
"Kenapa"
Twitch 💢💢muncul perempatan di kepala Rinne dan menoleh ke arah Sora dan seketika melayangkan sebuah pukulan kepalanya.
'buaghh'
"Itaiii rinne kenapa kau memukulku?"ucap Sora meringis kesakitan.
"Baka,apakah kau mau aku mati diburu oleh ninja dan penjahat lain jika aku tahu bisa fuinjutsu"ucap rinne berbisik.
"Wakatta-wakatta rinne,tapi kenapa kau memukulku?"ucap Sora tak terima.
"Itu karena kau terlalu baka"ucap rinne kesal dan meninggalkan Sora yang masih mematung.
"Kau yang baka"balas Sora.
"Nee rinne-chan kenapa lama sekali"ucap Minato
"Ahahaha,tadi itu perutku sedikit tak terkendali jadi aku ke kamar mandi sebentar"ucap rinne berbohong.
"Hemm baiklah semuanya kita akan berangkat ke Konoha"ucap Jiraiya.
"Kami pamit dulu biksu-san"ucap Jiraiya.
"Baiklah selamat jalan"ucap biksu chiriku.
"Heii baka ,kami pamit dulu yah,ingat jangan ceroboh lagi dimasa depan dasar baka Sora"ucap rinne meledek,sementara jin hanya menyeringai ke arah Sora dan Minato tersenyum melihat mereka yang awalnya dikira musuh sekarang jadi berteman.
"dasar gadis jelek"gerutu Sora dibilang baka oleh seorang gadis kecil.merek berempat pun pergi meninggalkan kuil api tersebut.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN READERS...
Bonus✨