Ghost Reincarnation

Ghost Reincarnation
chapter 37



Happy Reading


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


tanpa berpikir lagi Rinne segera memasuki goa tersebut dan ternyata itu terhubung dengan keberadaan Jin namun dia tidak menemukan siapa pun,sampai ia melihat seorang ank remaja lelaki berdiri disana.Ia langsung saja menemui anak remaja lelaki itu a.k.a jin.


"Jin apa yang kau lakukan di sana di mana sora"ucap Rin sambil menghampiri jin.


Sontak membuat jin a.k.a Madara tersebut terkejut dan menoleh kesumber asal suara tersebut dan ternyata ia hanya menemui sosok gadis kecil berparas cantik berkulit putih dan berambut perak.


'Rinne apa yang dilakukannya di sini apakah iya sudah selesai menyembuhkan para biksu lainnya'batin jin atau Madara.


"Rinne apa yang kau lakukan disini apakah tugasmu di sana sudah selesai bukankah kau sedang mengobati para biksu yang terluka"ucap jin.


namun bukan jawaban yang diterima Jin melainkan sebuah pukulan yang diarahkan ke kepala jin dan seketika 'buaghh' satu pukulan mendarat di kepala jin dan jelas membuat Jin merasakan sakit.


"Itaiii,mengapa kau memukulku,apa salahku?"ucap jin


"Masih perlu bertanyakah"ucap rinne.


"Tentu saja kenapa kalian bisa terjebak di ilusi rendahan disini".


"Bukankah kau adalah seorang uchiha, bisa-bisanya terjebak disini"ucap rinne.


"Huuuuhh,aku juga tidak mau terjebak di sini, jika saja aku membangunkan Sharingganku akan kubuat pemilik ilusi rendahan ini merasakan genjutsu yang sebenarnya"ucap Jin menatap malas kepada rinne.


"Ohoooo,jadi ini karena kau belum membangun kan Sharinggan mu,apakah itu menjadi alasan kau tidak bisa keluar dari sini"ucap rinne.


"Tentu saja tidak"ucap jin.


"Haaahh Sudahlah lebih baik kita menolong Sora terlebih dulu,si baka itu memang membuat kerepotkan"ucap rinne menghela nafas.


Mereka pun berjalan sampai akhirnya menemukan Sora dalam keadaan tergantung di langit-langit gua.ditubuhnya terlilit jaring laba-laba yang membuatnya seperti kepompong.disampingnya terdapat seorang wanita bersurai merah maroon tersebut yang tengah menjilat wajah Sora.


"Hemm sudah kuduga ia memiliki afinitas angin"ucap wanita itu.


Rinne yang melihat kejadian itu hanya merinding melihat wanita itu melakukan pelecehan terhadap Sora.


"Ternyata kau wanita yang tidak tahu malu yah"ucap rinne teriak.


Wanita itu berbalik ingin melihat siapa yang berani mengganggunya.


Ternyata yang dilihat adalah seorang remaja lelaki yang dingin tadi bersama gadis kecil disebelahnya.sontak membuat wanita itu tersenyum menyeringai.


"Khukkhuk,apa yang kau lakukan boy,kau membawa seorang teman lagi untuk ku"baiklah aku tidak akan menolaknya sambung wanita itu.


"Lepaskan Sora"ucap rinne


"Melepaskannya,kau bercanda"ucap wanita itu sambil menjilat jari nya


"Menjijikkan"ucap rinne dan jin bersamaan.


"Heii jin,kau pergilah selamatkan Sora biar wanita tua itu akan menghadapi ku"ucap rinne.


"Hem baiklah"ucap jin,sejujurnya ia tidak ingin berdiri diam hanya menyelamatkan bocah itu namun dia melihat tatapan rinne yang tampak mengerikan sebaiknya ia urungkan niatnya dan segera menyelamatkan bocah itu.


Wanita tersebut yang melihat gadis kecil itu meremehkannya membuatnya kesal dan seketika ia maju menyerangnya.ia merubah dirinya menjadi transparan dan membuatnya mudah berkamuflase dengan lingkungannya.


Rinne yang melihat dia berubah menjadi transparan segera memasang penginderaan nya karena ia sudah belajar chakra senjutsu yang membuatnya mengerti tentang alam. Iya merasakan melalui pendengaran karena dengan begitu ia mengetahui dimana wanita itu berada. Rinne mengeluarkan pedang nuno Boku dari dimensinya.


'slash' rinne menebas wanita itu membuatnya menampilkan wujudnya yang tidak lagi transparan . Hal ini berhasil melukai tangannya dan membuat sebelah tangannya terluka mengeluarkan darah segar.


"Shhh,dasar kurang ajar berani melukaiku"ucap wanita itu.


Rinne pun tak tinggal diam ,ia melihat jin yang sudah berhasil melepaskan jaring laba-laba tersebut dan melepaskan genjutsu yang dibuat oleh wanita itu.


"Kai"


Seketika goa yang tak berujung itu telah kembali seperti semula.


Setelah menyadari gadis kecil tersebut sudah terlepas dari genjutsu nya


Wanita itu membuat jutsu gravitasi membuatnya menjadi nol,sehingga mereka seakan-akan kehilangan berat mereka di bumi dan terbang kelangit.


"Apa ini,kenapa bisa jadi begini"ucap rinne


"Kyaaak "rinne tak sengaja menarik rambut wanita itu kuat sehingga terlepas dari kepalanya.


Selang beberapa menit jutsu yang dikeluarkan wanita itu hilang .Mereka pun kembali normal sehingga daya gravitasi masih ada tidak seperti yang tadi .


Namun rinne melihat ditangannya ada sebuah rambut seperti wig menurutnya dan itu berasal dari wanita itu yang terlihat mengerikan.


"Rambutku,bagaimana mungkin,rambut indahku,kembalikan rambutku sekarang juga"ucap wanita tersebut.


"Jin aku tau,bakar rambut ini menggunakan bola api mu,rambut ini adalah kelemahannya wanita itu"ucap rinne teriak sambil melemparkan rambut wanita itu yang menjadi kelemahannya.


Jin mengikuti arahan rinne .dia membuat jutsu bola api yang besar.


Katon Gokyaku no Jutsu.!


Muncul bola api yang besar,mengarah ke rambut wanita yang terlepas itu.seketika rambut itu terbakar habis oleh bola api milik jin.


"Tidakk,jangan lakukan itu"ucap wanita itu yang melihat rambutnya terbakar habis.dan perlahan-lahan kecantikan yang dipunya memudar luntur, seakan-akan ia terbuat dari tanah liat yang mencair.wanita itupun meleleh seperti lilin yang dibakar habis oleh api.hanya meninggalkan jejak cairan berwarna kecoklatan.


"Fyuuuhh baguslah jika terlambat sedikit saja entah apa yang akan dilakukan wanita tua itu".


"Bagaimana kau mengetahui kelemahannya rinne"ucap jin


"Yah aku berpikir saat melihatnya ,aku menarik rambutnya hingga terlepas ia berubah menjadi seorang wanita tua,jadi kupikir itu adalah kelemahannya.ia begitu karena menumbalkan tubuhnya kepada iblis demi kecantikan dan kekuatan hebat".


"Hem jadi begitu"ucap jin datar.


"Hei-hei apa-apaan ekspresi mu itu,seharusnya kau bangga kepada teman setimmu ini yang bisa diandalkan,bukannya sepertimu yang terkenal dengan genjutsunya tapi tidak bisa keluar dari genjutsu rendah seperti itu"ucap rinne meledek jin.


"Bukan urusanmu"ucap jin cuek.jin mengeluarkan semburat merah dipipinya.sejujurnya ia malu karna apa yang dikatakan nya memang benar,apalagi sekarang dia ini adalah uchiha Madara yang terkenal dengan mata legendaris nya bisa-bisanya terjebak di ilusi rendahan seperti itu.


"Ciihh baiklah kita harus pergi mencari Minato dan Jiraiya sensei,tapi sepertinya aku harus membangunkan seseorang dulu"ucapku tertawa menyeramkan.


Jin yang mendengarnya pun merinding dibuatnya.eh kenapa aku takut dengan tatapannya rinne,bukankah aku adalah uchiha Madara seorang yang dulu paling mendekati kematian hanya takut dengan tatapan nya dia.ini benar-benar gila pikirnya


Rinne mendekati tubuh seorang remaja lelaki kemudian menatapnya.ia tersenyum licik kemudian mulai mencubit kedua pipinya seraya berteriak.


"Bangunlah dasar pemalas"teriak rinne di kuping Sora.


Sora yang setengah sadar langsung terbangun karena suara yang sangat nyaring di telinganya.


"Itaiii bisakah pelan-pelan saja,tidak usah teriak-teriak juga,aku ini tidak tuli"ucap Sora mengelus kupingnya yg sakit mendengar teriakan rinne.


"Huh,itu masih baik hati meneriakimu tau"ucap rinne.


"Ehh bagaimana dengan wanita itu,dimana dia ,aku akan menghajarnya sampai babak belur"ucap Sora yang menyiapkan kuda-kuda dan melirik ke kanan dan ke kiri.


Krik...krik...krikk


"Eh ada apa,apa aku ketinggalan sesuatu?kenapa aku tidak melihat wanita itu"tanya Sora.


"Haa dasar bodoh,kami sudah membereskan nya sebelum kau bangun"ucap rinne.


"Ahh begitu yah,hah padahal aku ingin menghajarnya"ucap Sora.


"Sudahlah lebih baik kita pergi dari sini,kita temui sensei dan Minato"ucap rinne dan diangguki oleh jin dan Sora.


Mereka pun kembali ketitik awal pertemuan mereka.disana ia melihat senseinya sudah menangkap pencuri makam yang bernama fudo tersebut.ia dililit oleh lidah katak berjaga-jaga jika dia akan kabur.


"Sensei apakah kau sudah menyelesaikan penjahatnya"ucap rinne menghampiri Jiraiya.


"Hmm begitulah untuk berjaga-jaga aku mengikatnya seperti ini"ucap Jiraiya.


"Bagaimana dengan kalian"ucap Jiraiya


"Kami tidak menangkapnya sensei"ucap rinne yang membuat bingung.


"Kenapa rinne,apakah ia melarikan diri"tanya Jiraiya.


"Tidak sensei"ucap rinne.


"Lalu?"


"Kami membunuhnya"ucap rinne santai membuat Jiraya terkejut.


"Kau membunuhnya?,kenapa tidak dibawa hidup-hidup saja" ucap jiraya


"Sebenarnya kami ingin menangkapnya, itu ntah kenapa dia berubah menjadi iblis,karna tidak ada pilihan lain kami bunuh saja dia dengan cara membakarnya.


Jiraiya sweetdrop melihat Tingkah muridnya itu, seakan-akan itu adalah hal yang biasa.jiraiya berhenti terkejut sesaat gadis kecil itu bertanya kepadanya


"Dimana Minato sensei,apakah ia sudah menyelesaikan pencuri makam tersebut"ucap rinne yang membuyarkan keterkejutan nya.


"Sepertinya ia belum kembali,atau masih bertarung"ucap jiraya berpikir.


Lama ia berpikir sampai seseorang datang dengan kepulan asap disekitarnya menampilkan sosok anak lelaki berambut kuning bermata biru saphire tersebut.minato datang tepat waktu dengan membawa penjahat tersebut dan mengikatnya.


"Yoo ... Minato apakah kau berhasil"ucap rinne.


"Wah kalian sudah berkumpul di sini yah,yah rinne aku sudah datang dan menangkap pencuri makam tersebut dan mengikatnya."ucap Minato.


"Baiklah kalau begitu aku akan membunuh mereka semua,karena telah mengambil mayat ke 12 ninja pelindung"ucap Sora yang mendapatkan perhatian Jiraiya ,jin ,rinne,dan Minato.


"Tidakk jangan ..." Ucap Jiraiya yang menghentikan Sora yang ingin membunuhnya


"Kenapa tidak?"ucap Sora menatap Jiraiya.


"Serahkan saja mereka ke kuil api,biar biksu chiriku yang memutuskannya"ucap Jiraiya.


"Cihh"Sora berdecih tak suka.tapi yah terserahlah yang penting mereka akan dihukum walaupun tidak membunuhnya.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN READERS ...