Ghost Reincarnation

Ghost Reincarnation
chapter 39



Happy Reading


.


.


.


.


.


.


.


Skip di perjalanan menuju konoha


"Akhirnya sampai juga di desa"ucap rinne semangat.


"Yah begitulah rinne-chan"balas Minato.


Karena mereka berjalan kaki, tim Jiraiya mencapai Konoha hanya dalam tiga hari. Begitu mereka kembali, berita dengan cepat tersiar bahwa mereka berhasil menyelesaikan misi A-rank, yang mengejutkan massa.


Tiba-tiba, mereka menjadi satu-satunya yang harus dikalahkan ... Setiap tim genin tunggal di desa telah mendengar tentang eksploitasi mereka, dan tidak sabar menunggu untuk melawan mereka.


Bahkan beberapa petinggi telah memperhatikan ...terutama danzo shimura


"Kalian semua pergilah kerumah masing-masing ...istirahatlah karena sudah menyelesaikan misi,sensei akan melapor kepada hokage ketiga bahwa kita sudah menyelesaikan misi rank-A ini"ujar Jiraiya.


"Baiklah sensei"ucap rinne dan Minato sementara jin hanya menganggukkan kepalanya.


Mereka pun kembali kerumahnya masing-masing setelah menyelesaikan misi mereka.


Skip.


"Orang tua ...aku benar-benar mendapatkan jackpot yang besar,ketiganya melakukan misi dengan baik"ucap Jiraiya membanggakan muridnya.


"Sungguh ... Apa yang mengesankan mu tentang mereka"


Bersihkan tenggorokan dan Jiraya mulai menceritakan tim mereka yang melakukan misi rank-A tersebut.


"Benarkah itu ... Bagaimana ia bisa memiliki rantai chakra tersebut,bukankah ia tidak memiliki garis darah klan Uzumaki"tanya hiruzen kepada Jiraiya.


"Entahlah sensei aku juga tidak tahu,intinya ia mengeluarkan rantai chakra tersebut untuk mengekang chakra biju yang terdapat ditubuh anak itu"ujar Jiraiya.


"Hemm baiklah itu bagus,jika memang ia memiliki kemampuan itu,aku yakin ia akan mampu mengendalikan kyubi jika suatu saat kita terdesak"ucap hiruzen.


"Oh yah ada satu hal lagi ... Aku ingin memberitahumu tentang di adakannya ujian chunnin bagi murid yang ingin mau mengikuti ujian ini."ujar hokage ketiga kepada Jiraiya.


"Melihat kemampuan murid-murid mu Jiraiya,sepertinya sudah cukup untuk mengikuti ujian chunnin tersebut"tanya hiruzen sambil mengeluarkan beberapa lembar kertas pendaftaran ujian chunnin.


"Ahh .. entahlah sensei ,aku tahu mereka hebat tapi bukankah ini terlalu awal bagi mereka bertiga"ucap Jiraiya


"Apakah kau tidak mempercayai mereka Jiraiya..seharusnya sebagai sensei kau mendukungnya bukannya malah tidak yakin dengan kemampuan yang di miliki mereka"ucap hiruzen a.k.a senseinya.


"Dulu kau juga begitu ... Nilai ujianmu dibawah rata-rata,dan kau selalu kalah dari Orochimaru,namun aku selalu mempercayaimu ,bukannya malah menolakmu"ucap hiruzen membahas masa lalu jiraiya.


Jiraiya yang mendengar itu hanya kesal.mengapa ia jadi membahas tentang dirinya.'dasar orang tua bau' batin Jiraiya sambil mengumpat.


"Ha'i-ha'i sensei,aku akan mendukung mereka tapi kenapa kau bawa-bawa masa laluku sensei"ucap Jiraiya kesal sambil mengambil beberapa lembar kertas pendaftaran ujian chunnin.


Hiruzen yang melihatnya pun tersenyum menyeringai.


"Hanya mengingatkan saja"ucap hiruzen sambil menghembuskan asap pipa rokok ke udara.


Dilain tempat dimana seorang pria memakai perban di kepalanya hingga menutupi separuh bagian wajahnya saja.ia adalah danzo.ia kini tengah menatap anggotanya yang memberikan informasi tentang murid Jiraiya yang berhasil menyelesaikan misi rank-A tersebut.


"Soukaa ... Jadi mereka berhasil yah,terutama gadis kecil tersebut.ia bisa memiliki rantai chakra yang tidak ada hubungan darah dengannya"ucap danzo


"Seseorang yang tidak memiliki darah Uzumaki bisa menggunakan rantai chakra?,hemm menarik"


Akan ku rekrut ia menjadi anggota anbu dengan begitu aku memiliki kartu as lainnya dan untuk uchiha itu sendiri,aku juga tertarik,bagaimana tidak dulu ia adalah seorang sampah yang tidak berguna dan aib klan uchiha.bagaimana ia bisa menjadi sekuat itu.pasti ada sesuatu yang mendorongnya menjadi lebih kuat.untuk saat ini aku akan mengawasi kalian bertiga saja.batin danzo tersenyum licik(Emang dasar tua Bangka yah,gak tahu malu💢💢💢)


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN READERS ...