
Semenjak Anna dihunjuk oleh kepsek untuk menjadi ketua panitia HUT sekolah, Anna kini lebih sibuk. Untuk makan saja ia harus disuruh mama Enjeli.
"Anna, kamu harus makan.Nanti kamu sakit nak." mama Naomi khawatir dengan kondisi Anna sudah seminggu ini tak teratur pola makannya.
"Iya ma, aku ke sekolah dulu ya. Soalnya satu sekolahan gotong royong buat persiapan secara pestanya 3 hari ma." Anna menjelaskan panjang lebar kepada mama Naomi agar ia dapat mengerti kesibukannya.
"Hati-hati ya nak."
"Daaaaaghhh mama...."
"Kak minta tolong dong semua dikumpulin buat baris. Soalnya gue mau ngumumin lomba sama rangkaian acara buat ultah sekolah."
"Sip ibu panitia" sambil mengacungkan jempolnya kepada Anna.
"Diharapkan semua siswa berbaris sesuai dengan kelasnya masing-masing." tak butuh waktu lama semu siswa berbaris. Anna menaiki mimbar.
"Selamat sore kakak, adek, dan teman-teman semua." Anna menyapa sebagai awal dari pengumannya.
"Sore..." seluruh siswa membalas sapaan Anna.
"Baik, terlebih dahulu saya minta maaf kepada kalian semu, karena gotong royongnya dilaksanakan sore hari. Saya telah berkonsultasi dengan pak kepala sekolah bahwa segala kegiatan yang akan dilaksanakan tidak boleh mengganggh kegiatan KBM maka dari itu, saya selaku panitia memutuskan untuk mengadakan segala kegiatan gotong royong untuk persiapan ini dilakukan sore hari." Semula dibelakang ribut karena mengeluh tiba-tiba terdiam melihat kepala sekolah datang untuk mengecek rangkaian kegiatan yang dilakukan sore itu.
"Baik, untuk kegiatan perlombaan ada tiga perlombaan yang pertama lomba memainkan alat musik, lomba makan jengkol, dan yang terakhir, lomba memake-up teman. Untuk lomba memainkan alat musik, bisa bernyanyi. Untuk lomba makan jengkol saya dan sie kegiatan ingin berinovasi lagi. Untuk lomba make-up, ini bisa kelas maupun kelompok. Prosedurnya, teman yang akan memake-up ditutup matanya. Baik, ada pertanyaan tentang lombanya?"
"Kapan dan dimana diadakan lombanya? Lomba akan dibagi tiga lokasi dan harinya. Hari pertama memainkan alat musik di camping, hari kedua makan jengkol di taman dan memake-up di aula sekolah."
Author skip ya soalnya udah kehilangan ide.
Lomba memainkan alat musik dilakukan di kegiatan camping di puncak. Siapa lagi yang membiayai kalau bukan kakeknya Anna.
*................
"Biar aku yang pergi, biar aku yang tersakiti
biar aku yang berhenti......*
"Kakek mau cucu kakek tersayang buat nyanyi."
"Ok kakek" Anna membentuk emoji Ok dengan jarinya.
Baby take my hand
i want you to be my boyfriend
cause you my ironman
and i love you 3000 thousand....
Suara merdu Anna membuat seluruh peserta camping meleleh.
**Author minta maaf ya readers author lagi gak mood buat lanjutin tapi ini semu demi para readers nya First Time kok.
Author juga kehabisan kata-kata buat nuliskan sesuatu soalnya author kehilangan ide.
Kuota juga lagi kandas jadi kalau mau update pake wi-fi sekolah soalnya orang tua author lagi batasin buat beli kuota.
Maklumlah pelajar.
Oh, ya author pengen bilang ini kepada para readers kalo memang suka silakan di 👍 kalau boleh tambahkan di favorit❤.
He...he...he author juga gak maksa kok.
Lakukas sesuatu hal dengan santai namun, dengan ketelitian dan kepastian
-Anna Kristofora Giawa-
Nias**