First Time

First Time
31



"kemana kita hari ini yang?lapeeer yang..makan dulu yuk" rengek Alfa


"duh kaya anak kecil banget sih..sekalian aja nangis kejeer di lantai gih" jawab Vio sambil sambil menunjuk jalan dan tertawa lepas. Alfa pun hanya bisa mengerucutkan bibirnya.


"duh ambekan pisan ie budak hahah..ia ia kita ke house of ruminten ya. Enak loh yang tempatnya. Tempat ngumpul mahasiswa dan enak juga makanannya" ajak Vio sambil menggandeng tangannya Alfa.


Mereka pun tiba ditempat yang di tuju.


"unik ya yang tempatnya"puji Alfa.


"ia dong, aku ngga akan ajak kamu ke tempat yang biasa selama di kotaku hahahh"bangga Vio karna telah membuat Alfa takjub.


Alfa pun langsung menjeplak kening Vio dan berkata "sombooonnggg beeuuud ni anak"


"aaawwwsss"jerit Vio sambil memegang keningnya dan langsung memukul tangan Alfa kemudian bergegas memilih makanan yang akan mereka santap.


"yang ini ngga kebanyakan?" tanya Alfa


"gak apa apa, makan aja semampunya mumpung mamah aku transfer uang lebih buat traktir kamu yang hahhaha" ucap Vio dengan lapar mata karna sangat kelaparan dari pagi belum nemu makanan.


Alfa yang kaget karna semua makanan yang mereka pesab ternyata habis tak tersisa.


"yang kamu makannya banyak banget..kamu ngga begah yang? pelan pelan ntar keselek" cerocos Alfa yang kuatir kalo setelah makan Vio malah engga bisa gerak karna kekenyangan.


"halah yang, sekalian sama jatah makan sore ini hahha. Lagian asli yang aku laper banget. Mana hari ini kita pasti banyak jalan jalan dan pasti ngabisin banyak energi. Jadi harus banyak isi energi." jelas Vio sambil cengengesan.


"tetep aja nanti kalo ada kang sempol ayam dll mah kamu pasti bakal makan juga" ucap Alfa sambil memicingkan mata.


"hahah beda yang kalo itu ngemil bukan makan"sanggah Vio


Alfa pun hanya bisa menggelengkan kepalanya karna tingkah laku pacarnya tersebut.


"ayo yang kita jalan.. ke candi borobudur aja yuk trus abis itu kita ke marioboro buat beli oleh oleh mamah kamu sama mamah aku" ajak Vio sambil menarik Alfa keluar dari House of ruminten


Sampailah mereka di borobudur. Mereka pun berkeliling dan mengambil beberapa foto untuk di share di sosmed masing masing sebagai kenangan.


"pokonya gue harus dapetin Vio" geram Rezki pelan sambil pergi menjauh.


Hari pun mulai petang.


"pulang yu yang, cape aku" pinta Alfa yang sudah seharian membawa belanjaan Vio untuk oleh oleh.


"ayo, lagian semua udah kebeli kan. Berat ngga yang? Tapi aku ga mau bantu ah aku juga pegel hahhaha" ucap Vip sambil cengengesan.


"ngga usah nanya kalo ngga mau bantu" cibir Alfa pada Vio.


"cielah, sini aku bawain sedikit" dengan sigap Vip menyambar kantong keresek yang berisi makanan dan kemudian mereka pun berjalan pulang menuju hotel Alfa.


Sampailah mereka di kamar hotel yang ditempati Alfa. Vio pun dengan segera menyalakan Ac karna kegerahan dan membuka jaketnya untuk kemudian merebahkannya di kasur.


Alfa pun langsung tiduran di sofa dan mengeluarkan hp nya di dalam saku. Kemudian langsung memainkan game online.


"kamu nih yang sehari aja ngga main game tuh kaya nya ada yg kurang. Kurangin dikit sih yang main game nya. Tar kecanduan loh" gerutu Vio sambil melirik Alfa.


"hemm bentar sekali doang" jawab Alfa tanpa melirik.


"yaaahh kalo makin kecanduan game nanti aku di ambil orang loh" ucap Vio sambil memalingkan muka.


Alfa pun berhenti sejenak dan ingat kata kata Rezki yang mengisyaratkan akan berusaha merebut Vio darinya.


"apaan sih yang, ia deh berenti ini" jawab Alfa lalu dengan segera menghampiri Vio yang sedang rebahan dan memeluknya erat.


"mandi gih yang, bau acem" perintah Alfa pada Vio.


"kamu dulu nanti aku, aku masi cape jalan seharian mana panas banget" jawab Vio sambil mengibaskan tangannya.


"diiihhh yang lebih cape siapa yang?kamu cuma jalan kan aku yang bawa belanjaan nya.. Baru tau kamu kalo belanja kalap juga kay mamah ku hahah. Nanti malem kita keluar ya ke kosan kamu ambil barang yng mau kamu bawa ke bandung. Besok kan kita mudik. Jadi kita pergi dari sini aja" ucap Alfa kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Vio dengan masih dalam keadaan bengong tanpa menyauti omongan Alfa dan berkata dalam hati "hah.. Kita hari ini nginep bareng?" jantungnya seketika berdegup kencang