
"Aku kenal kau, namamu Mas Niel kan'?" Orang itu itu membuka masker nya.
"Sudahlah, jangan bercanda Yuki." Niel tersenyum bahagia.
Yuki, sepupu perempuan Niel, kedatangan nya ke kota adalah mencari game yang baru di rilis, sangat amat kebetulan dengan Nie bertemu di toko buku.
"Malam ini aku tinggal di kos-kosan mu Mas." Sambil membawa game yang ingin di beli nya itu.
"Boleh." Niel ini polos banget sumpah, udah tau besok Rin kesana.
Yuki yang sudah sampai kos-an nya terkejut, "Tempat mu bersih juga Mas" Yuki memuji karena kecil dulu Niel sering ceroboh.
"Kau membeli game apa Yuki?"
Dan mereka berdua bermain sampai larut malam. Karena besok hari minggu Niel boleh begadang, yang di beli Yuki adalah game yang ber genre perang-perangan.
"Yuki, bangunn..."
"Yaa."
Yuki menumpang mandi di kos-an nya, ternyata. . . Rin datang lebih awal, tepatnya jam 07:03 sudah mengetuk pintu nya. Niel juga menyadari jika nggak jelasin semua nya bakal kacau.
*Tok tok tok
"Rin, selamat datang, Sepupu ku juga disini."
"Waah, kenalkan kepadaku Niel."
Rin membuatkan Niel nasi goreng untuk mereka bertiga, Niel membantu menggoreng. Setelah Yuki keluar dari kamar mandi, betapa kaget nya Rin saat tau bahwa Sepupu yang di bawa Niel adalah perempuan.
"Ehh, Mas Niel, siapa dia? Pacar mu?" Yuki juga kaget bahwa Niel membawa gadis cantik masuk ke dalam Kos-an nya.
"Wahh kau sepupu nya Niel, namamu Yuki kan'? Namaku Rin, pacar nya Niel, kau cantik sekali." Rin sambil memegang tangan Yuki.
"A-a-pa, Mas Niel punya pacar??" Bengong sebentar si Yuki.
(Rin) *Apa dia cemburu? Walaupun sepupunya, dia juga pasti menyukai nya.
"Kurasa, aku bersyukur, ada yang menemani mas Niel selain mbak Zahwa." Menarik nafas lega.
"Dia sahabat nya Zahwa lohh." Niel kebablasan ngomong.
"Tidak tidak Yuki, Niel hanya bercanda, Ya kan'?" Rin marah kepada Niel karena tidak dipikir kalau bicara.
Tapi soal buku Novel, pelajaran, Niel sangat serius.
"Ehehe, Maaf Maaf" Sambil menggaruk kepalanya.
Tak lama Yuki pulang, dan meninggalkan mereka berdua. Rin sangat canggung seperti saat itu, Niel yang biasa-biasa saja membuat nya tambah canggung. Setelah Rin membereskam semua di tertidur di sofa.
"Rin? Kau tertidur?" Niel menuju ke sofa.
"Lain kali posisi mu jangan duduk." Segera membaringkan posisi Rin, tapi sebelum nya.
Hati Niel yang jujur mengatakan "Sial, kenapa dia mirip banget dengan Zahwa?? Mulai matanya, pipi nya, dan b-b-bibir nya."
Niel menghadap ke muka Rin dan mengatakan.
"Maaf Rin, kau cantik."
Sumber: Pinterest | Diambil dari Artikel : m.blog.naver.com
Seketika Rin yang kaget itu membuka matanya, agar tidak mengganggu suasana, Rin menutup kembali matanya. Niel sehabis menciumnya mulai membaringkan Rin dan meninggalkan nya keluar sebentar.
Cerita beralih ke Akira...
Akira yang berada di rumah nya menentukan rencana untuk mendapatkan Niel, karena baginya tak ada Zahwa mendapatkan nya itu mudah. Sekarang dia sudah berbaikan dengan Futaba.
Jadi dia bertanya bagaimana Futaba bisa bersama Niel, setelah Akira mengetahui apa yang dilakukan Futaba, Akira merasa ini hanya keberuntungan. Dan memutuskan ke toko buku.
Sesampainya di toko buku, Akira memilih buku cara mendapatkan pacar, di tengah-tengah mencari buku akhirnya menemukan yang cocok baginya.
"Nah, ini cocok buatku, dan aku akan menaklukkan Niel, tunggu saja kau." Ucap Akira.
"Mbak yang disana, kamu kenal mas Niel?" Ternyata sebelah nya itu Yuki.
Bersambung.