
Rin dan Kameza sedang adu mulut dan di perhatikan murid dari kejauhan. Sementara itu Niel sedang memikirkan ujian dan fokus untuk belajar dini hari, karena hari sabtu, kesempatan belajar nya sangat minim dan lupa bahwa senin besok ulangan.
Saat Akira mengajak nya keluar untuk rehab. Sekedar info kecil, Niel jarang sekali untuk jajan sekolah dan dia menabung setiap hari demi kepentingan masa depan. Niel menolak ajakan nya dan mengeluarkan segenap buku pelajaran.
"Gak ada waktu Akira, kau tak belajar kah? Nanti nilai mu rendah." Menasihati Akira.
"Ya ya, aku tau, selamat belajar pangeran."
Rin yang sudah melerai adu mulut nya mengerti bahwa senin ujian, dan juga memutuskan untuk belajar bersama Niel.
Info: Waktu dipercepat menjadi bulan awal Desember. Dan ini perolehan rangking ujian sebelumnya setiap karakter.
Niel —> 6 . kelas 1-2
Kameza —> 4 . kelas 1-3
Rin —> 7 . kelas 1-3
Zahwa —> 2 . kelas 1-3
Akira —> 15 . kelas 1-2
Kazurito —> 17 . kelas 1-3
Futaba —> 13 . kelas 1-2
Rize —> 1 . kelas 1-3
"Niel, malam ini aku akan ke kos-mu ya ^_^ ."
"Baiklah, kau gak perlu menyiapkan makanan! sungguh."
"Yakin??"
"Ya." Sebenarnya Niel suka masakan Rin, cuma malam ini gak mau ngerepotin.
Rin belanja ke supermarket terlebih dahulu, karena tahu, Niel yang bilang tak perlu menyiapkan padahal belum makan. Saat mengambil daging, Kameza sedang ada di sebelah nya.
"HoHoHo, rangking 7 beli daging ya?" Ucap Kameza.
"Tak penting bodoh, lagi pula kau membawa itu semua di taruh mana? Memangnya bisa masak?"
"Kau seperti nya meremehkan ku ya." Mendorong troli dan menjauhi Rin.
Setelah menyelesaikan berbelanja, mereka berdua
kembali dengan arah yang sama.
"Kenapa kau mengikuti ku bodoh?" Ucap Kameza yang membawa plastik berat.
"Kau juga ingin kemana? Kau juga mengikuti ku." Rin hanya membawa daging dan kecap, semua rempah nya di taruh di kos-an Niel.
"Rupanya kau kesini ya Kameza bodoh?" Tertawa karena ingin melihat nya memasak.
"Dasar pacar Niel, kau juga kenapa kesini?"
Kameza membuka pintu karena tidak di kunci, mereka memutuskan untuk melakukan kompetisi. Bagi siapa yang masakannya yang di bilang enak untuk Niel, dia akan memasak untuk Niel selamanya.
Niel yang mendengar keributan mereka berdua dan mengambil pisau berkata.
Berjalan mengambil pisau, "Kalian sangat berisik, bisakah diam?"
Mereka berdiam sejenak dan untung saja Niel berkata.
"Cuma bercanda, aku akan membantu kalian memasak kok" Memasang muka ceria.
Sontak mereka berdua memiliki firasat yang berbeda, Kameza takut tidak bisa membiarkan Niel tenang dan Rin yang takut di jauhi Niel.
Mereka memasak dengan kompak, setelah selesai Niel mengatakan tak usah pakai kompetisi, masakan mereka berdua enak kok.
"Maaf Niel, kamu harus jujur, masakan mana yang enak di antara kita." Kameza merenung dan menundukkan kepala.
Niel menerima, dan menjuri masakan merka berdua. Dalam hati nya berkata.
*Aku jujur tuhan, masakan mereka berdua benar benar enak.
Dan Niel memutuskan untuk makan bersama, dan menyuruh fokus ke pelajaran dulu.
"Aku lebih suka makanan yang ringan, tapi maaf merepotkan, ayo kita belajar!"
Ketiga nya belajar bersama, berbagi ilmu. Bercanda bersama, tujuan Niel yang mengakurkan mereka berdua kini sudah berhasil. Mereka belajar bersama sepanjang Minggu.
Hari senin tiba, Niel amat siap mengambil kertas ujian. Setiap soal dia sudah mengerti, menjawabnya dengan hati hati dan perlahan.
Waktu di persingkat 1 minggu kedepan…
Sebagian murid ada yang tak memperdulikan rangking dan tak sabar untuk liburan. Saat Niel melihat pemberitahuan Rangking, dia kaget, bahwa mendapatkan RANGKING 4 di kelas 1-2.
Sementara itu…
Rin.
Sebelumnya \= 7
Sekarang \= 4
Kameza.
Sebelumnya \= 4
Sekarang \= 2
Bersambung.