Ex-love

Ex-love
Matamu Melemahkanku



Sekolah Mezamu, tempat murid SMA menikmati masa muda mereka di sekolah bagus yang memiliki fasilitas modern dan canggih.


Akira, salah satu murid disana merasa senang nilai nya cukup untuk masuk di SMA bagus di kotanya. Ini hari pertama nya di bangku SMA bersama Rina.


"Akiraaaa! Selamat pagii" sapa Rina.


"Selamat pagi jugaa Rinaaa!" sapa balik Akira.


"Rina, dia teman lama ku, tak kusangka dia berencana sekolah denganku. Kaget nya lagi, banyak lagi teman ku yang lulus tes sekolah ini."


"Neee Akira ayo kita berangkat bersama." ajak Rina dengan semangat.


"Tentu saja!" Akira juga.


Sekolah Mezamu benar benar di datangkan oleh murid murid menarik, salah satu nya Zahwa, yaitu anak dari dokter terkenal. Pengetahuan tentang Biologi tak lagi di tanyakan lagi, muka nya yang cantik dan dingin menjadi populer di hari awal masuk sekolah.


Rize, yang memiliki nilai tertinggi pada ujian tes, sudah di calon kan menjadi ketua OSIS yang baru. Kazurito, yang memiliki nilai fisik terbaik. Dan Kameza yang memiliki wajah tampan dan ahli dalam ilmu Astronomi.


"Aku berada di kelas 1-2, aku berharap bisa sekelas dengan murid yang ganteng dan pintar, namun saat ingin masuk kelas ada se seorang yang menabrak ku."


"Aduhh."


"Maaf, aku sedang membaca buku, apa kau tak apa apa?" Menunduk pria itu dengan suara pelan.


"Duhh apa kau tak punya ma-" Akira seketika terpana melihat wajah nya.


"Aku benar-benar minta maaf" Maaf kedua kalinya.


"kyaaaaaa, pria ini tampan, apa dia populer?" jerit batin Akira.


"Baik akan ku maafkan, kau berada di kelas yang sama dengan ku, 'kan? Siapa namamu?" tanya Akira.


"Aku akan memperkenalkan nya di kelas." jawab- nya dengan nada datar.


Saat Pria itu memasuki kelas, 1 ruangan melihat nya, karena tampan. Apalagi para gadis yang melihat nya secara terus menerus. Akhir nya…


"Neee, siapa namamu? Apa kita bisa memberi tahu nomor mu?"


Akira hanya terdiam karena dia tak bisa bertingkah seperti itu, dan tersadar bahwa dirinya biasa-biasa saja. Kelas di mulai, murid mengenalkan namanya masing-masing.


"Perkenalkan, namaku…… namaku…… namaku……"


Akhir nya giliran pria itu tiba.


"Perkenalkan nama ku Kyokou Niel, salam kenal dan mohon kerjasama nya."


seketika seisi kelas.


"kyaaaa Niel-kunnnn."


"Hoho, Niel. Nama yang bagus." batin Akira.


"Hai perkenalkan kalian semua! Namaku Akira Tsukihara! Tidak apa-apa jika aku berteman dengan kalian semua!" ucapnya dengan nada tinggi.


"Apa-apaan dia, mentang mentang dia dekat dengan nya." Ucap gadis-gadis yang mengoloknya.


"Sebenarnya aku salah apaa?" Sebagian gadis mengumpat ke arah nya.


Teng...Tong...


Waktu istirahat tiba, Niel di ajak oleh gadis-gadis untuk istirahat bareng. Sejujurnya Niel sangat tidak suka istirahat dan membawa bekal sendiri.


"Hai Niel, kamu mau beli apa? kamu mau sama aku? beli bareng!" ucap satu persatu gadis itu.


"Tak apa apa, aku akan beli sendiri saja, maaf" Niel menolak halus.



Dikelas tersisa Akira dan Niel, Akira masih galau dengan perihal tadi. Namun saat akira terbangun, dia melihat Niel yang sedang membaca buku, dan itu sangat menawan. Apalagi Akira sadar bahwa Niel membawa bekal sendiri.


"Huaaaaa." Akira yang berpura pura bangun.


"Oh, kau sudah bangun, kau mau menyicipi bekal ku?" Niel yang menawarkan Akira untuk menyicipi nya.


"Tidak, Tidak usah kok."


"Haaa, aku di suruh menyicipi bekal nya yang terlalu nikmat itu??!! Tapi aku tak boleh fanatik dengan nya, tetap tenang Akira, tenang" batin Akira yang kegirangan.


"Kenapa kau enggan jajan di kantin Niel?" tanya Akira.


"Hmmmm…"


"Eeh, aku tak memaksa mu untuk menjawab nya." Akira panik, takut mengusik masa lalu nya.


"Tidak apa apa, aku hanya trauma sedikit." jawab Niel.


Hari pertama ini Akira masih belum memiliki teman di kelas nya, karena masalah yang di timpa cukup berat. Namun tak membenci itu, malah semakin menyukai Niel karena sikap baik nya itu.


...*******...


Akira memang memiliki paras yang cantik, namun saat semua melihat Zahwa ber-aura dingin yang lembut dan halus menjadi daya tarik laki-laki di sekolah.


Kaget nya saat hendak pulang, Zahwa menatap Akira dengan senyuman. Akira salah paham, kalau Zahwa sedang menatap Niel.


"Niel, aku ingin bertanya, kenapa Zahwa menatap ku dengan tatapan yang dingin??" Akira ketakutan bila terjadi sesuatu dengan nya.


"……" Niel tak menjawab nya.


"Apa kau kenal Zahwa, Niel?" Tanya Akira


"Tidak juga, pulang lah Akira."


"Tunggu, dia tak tertarik dengan Zahwa? Apa dia terlalu biasa bagi nya??" Gerutu Akira dalam hatinya.


Akira sampai ke rumahnya.


"Aku pulang." Akira menemui ibu nya.


"Waaah, anak mamah sudah pulang." Ucap ibu Akira


"Maah! ternyata pelajaran SMA cukup susah, dan bagus nya, aku menemukan pria ganteng." Akira terang terangan dong.


"Tapi Akira, pelajaran dulu yah yang di pentingkan!"


"Apa ayah belum pulang mah?"


"Ayah tidak pulang dulu malam ini."


"Terusss?? siapa yang akan mengajak ku ke perpustakaan." Ucap Akira yang kesal.


"Besok saja Akira, cepat makan sebelum dingin!"


Bersambung.


Tx udah mampir dan dukung. Ini novel pertamaku yang di publikasikan di aplikasi, tim novel Ex-Love menerima support dan saran pengetikan.


Sekali lagi terimakasih


By Exeniel, Yantooo.


Editor: Raffah