Ex-love

Ex-love
Merasa Gundah Di Hari Yang Cerah



Pagi yang cerah, hari ini Niel berangkat lebih awal untuk menghafal teks naskah di kelas. Begitu juga Akira yang datang setelah Niel untuk menghafal naskah.


"Selamat pagi. Pangeran." Sapa Akira.


"Jangan panggil aku seperti itu. Selamat pagi juga." Tanggap Niel yang serius melihat naskah.


"Maaf, maaf. Niel, Nanti datang latihan ya! Mukamu melemas, ada apa?"


"Tak ada apa-apa. Nanti aku datang."


Semalaman Niel hampir tidak tidur mencari tahu kota-kota mana saja di INDONESIA yang harus di kunjunginya. Terutama BALI & JAKARTA. Tangan kiri ayahnya berada di Bali, pos Yakuza di Jakarta.


Waktu istirahat, Niel menuju ruangan OSIS untuk bertemu Rize. Namun kata wakilnya dia sedang istirahat di kantin. Niel terpaksa mencarinya disana.


Melihat Rize yang duduk di pojokan dia menyapanya, "Yo, Rize."


"Nwiel. Awda apa? Dudukwlah!" Rize sibuk mengunyah makanannya.


..."Rize. Sebenarnya Zahwa sudah pulang hari ini. Kau mau menemuinya?" Tanya Niel....


..."Benarkah? Aku akan menemuinya. Apa dia sudah punya pacar? Eh, maaf." Girang Rize mendengar hal itu....


..."Aku tidak tahu. Makanlah yang benar. Ponsel mu taruh dulu!"...


..."Aku minta maaf sikapku lusa kemarin. Zahwa gadis cantik. Pasti ada yang lebih ganteng dariku di sana, 'Kan?"...


..."Ya. Aku maafkan."...


Niel yang berdiri tiba-tiba di jewer oleh tangan yanh lembut dan kecil. Yang tak lain adalah Rin, dia takut kalau masih ada konflik diantara Niel dan Rize.


"Rin. Jangan khawatir. Udah maaf-an, 'kan?" Ucap Niel yang senyum itu.


"Lagian aku takut kamu berkelahi lagi. Ya sudah. Aku tinggal dulu." Rin melepaskan jeweran nya.


"Maaf Rin. Seperempat hidupku hanya untuk berkelahi." batin Niel.


Rize masih gemetar dan trauma di gitukan Niel. Tapi bila tidak di usik, Niel akan menjadi murid baik. Rize tahu sedikit orang yang mampu menenangkannya.


"Rin, ada apa? Ni-Niel?" Tanya Nami (teman Rin) yang menghampirinya.


"Maaf, Ayo kembali!" Jawab Rin.


Niel menyemil sosis dan jalan ke tempat latihan, dia melihat ada kakak kelas yang bertengkar. Niel tidak memperdulikan dan terus jalan menaiki tangga.


"Tapi aku nggak akan ikut campur hal begituan. Pikirkan saja ke Indonesia nya."


Niel yang melihat geng Sanjirou sedang menutupi tangga atas di buat kaget oleh kedatanganya. Sanjirou menyuruh untuk membukakan jalan, tapi ada 1 anak yang tak di izinkan lewat.


"Dia kenapa tak diizinkan lewat Sanjirou?" Niel menunjukkan anak yang di sebut itu.


"Ini masalah pribadi Niel." Niel yang membantah mengatakan, "Katakan apa masalahnya?"


"Jadi begini Niel. Dia kemarin memukul teman ku keroyokan di taman kemarin. Jadi.."


Plak....


Niel menampar anak itu dan mengancam Sanjirou, "Kalian juga jangan keroyokan. Hadapi 1vs1."


Niel yang menatap anak itu lebih dekat, "Mukamu juga sedikit mirip preman. Ya sudah."


"Kau boleh lewat. Maafkan aku."



Sumber: Pinterest | Selebihnya Yantooo (ganteng) yang mengedit.


..."Jangan kupikir aku belas kasih Naru. Aku akan membunuhmu lo!" Ancam Sanjirou....


...*******...


Niel yang merasa harga dirinya sedikit anjlok menolak adegan lebay seperti, "Oh. Putri yang cantik. Aku sangat amat mencintaimu!"


"Oi. Bisa tidak mengganti dialog ini dan memakai suara yang lebih kalem dan rendah?" Protes Niel.


"Kalau itu tipe mu. Terserah. Aku juga pakai nada yang rendah boleh, 'kan?" Pinta Akira.


"Hmm... Boleh saja." Jawab ketua kelas.


Kazurito menunggu Niel selesai latihan di gerbang sekolah, dan keputusan ikutnya sudah di tentukan. Kazurito yang di ajak Niel semalam butuh waktu untuk memikirkannya.


Karena baginya ini bisa merenggut nyawa soalnya berhubungan dengan yakuza. Tapi karena kata Niel misi ini hanya merekrut orang dan tidak susah. Dia tak langsung menolaknya, karena bisa juga liburan bagi Kazurito.


..."Maaf menunggu Kazurito. Bagaimana? Aku tak memaksa!"...


...Kazurito menunduk dan berkata tegas, "Maaf Niel. Aku menolak, banyak tugas yang aku harus kerjakan."...


..."Tak apa-apa. Aku akan ke sana sendiri. Ya sudah, terima kasih sudah membuat keputusan."...


..."Aku pulang dulu Niel." Niel menjawab, "Ya."...


Zahwa ternyata tidak bisa di jemput oleh Yui. dan menunggu besok di hotel, jadinya yah tanggal 28 sampainya. Zahwa kesal sama kakaknya dan Laurent masih menenangkannya.


...*******...


Niel yang pulang di buatkan makanan oleh Hiruka, tapi dia memilih untuk istirahat di kamarnya.


Kreekk...


"Aku harus kesana ya? Kira-kira Yakuza itu mengetahui Rin? Atau hubunganku ke dia?"


"Zahwa. Cepatlah pulang, walau kak Yui ngeselin... Hahaha."


"Memang. Seperempat hidupku hanya untuk berantem, bela diri. Maafkan aku Rin."


Niel mencoba tuk tersenyum di mulut maupun hatinya agar tidak stres menghadapi semua masalah nya.


Merasakan perasaan gundah di hari yang cerah adalah hal terburuk yang pernah di alami orang periang. (By YANTOOO)


Chapter ini di ketik oleh Yantooo. Exeniel -_- au ah.


Perhatian..



Yantooo memang benar-benar mengedit. Bukan hanya memberi efek hitam putih dan dialog saja. Namun hal-hal yang berlebihan akan di edit.


Novel "Kekuatan Hinkai di dalam diriku". Sementara rehat, karena Saerul sakit. Jadi di maklumi saja... Makasih


Tx:)


$$