Ex-love

Ex-love
Di Jenguk Orang Tersayang



Nagisa dan Hiruka diantar pulang oleh bodyguard sampai rumahnya, dan sangat khawatir dengan kondisi Niel.


Melihatnya yang sudah tertidur di sofa, melegakan hati Hiruka kalau dia masih baik-baik saja. Dan memberinya selimut.


Kebesokannya.... Niel yang di bangunkan oleh Hiruka karena terlambat. Tapi Niel meminta absen karena tidak enak badan. Dia bergegas menyiapkan kompres agar tubuh Niel hangat.


"Pangeran kita ada dimana? Ya, pangeran kita ada dimana?" Seru semua murid kelas 1-2 karena Niel absen.


"Tenanglah. Niel absen karena pergi ke suatu tempat." Wali kelas memberi tahu itu. Agar tak ada yang berkunjung ke rumahnya.


"Padahal kita mau mengukur bajunya."


Ternyata Bu Chisaku (Wali kelas) kedapatan baju olahraga Niel yang tertinggal.


"Aku mempunyai baju olahraga Niel. Apa itu bisa?"


"Kyaaa.. Bisa banget bu!"


Sepulang sekolah... Rin mengajak Kameza untuk menjenguk nya nanti. Dan Kameza di beri syarat, tidak boleh membawa orang, harus memasak disana.


"Rin. Orang sekuat dia kok bisa kena sakit?"


"Apa gara-gara kemarin?"


Kameza yang tidak tahu maksud Rin kebingungan, "Hah? Kemarin apa?"


"Apa gara-gara aku menciumnya? Kemarin kan aku sedikit demam!"


"Tidak-tidak." Kameza melihat mukanya memerah merasakan kecurigaan.


"Kau-" Rin mengalihkan pembicaraan, "Kita harus cepat 'kan?"


"Ya. benar juga."


...******...


Zahwa dan Laurent tiba sore ini tanggal 27, Yui akan menjemputnya malam hari. Jadi mereka akan menunggu di bandara selama 4 jam, itu cukup lama bagi Zahwa yang tidak sabaran.


Rin mengetuk pintu kediaman rumah Nagisa...


Tok.. Tok..


Kameza yang menyadari kalau Rin bodoh, langsung memberi tahu nya, "Bodoh. Disitu ada bel tau."


Rin yang malu karena bel ada di depannya pas.


Teng.. Tong..


"Ya. Sebentar." Hiruka membukakan pintu, "Ada apa?"


"Kami teman Niel mau menjenguknya." Sementara batin Rin.


"Kata Niel tidak ada boleh yang menjenguk."


"Tolong. Bilangkan. Yang menjenguk Rin dan Kameza." Rin meminta tolong dengan mata bersinar.


Setelah memberi tahu Niel, dia mengizinkannya masuk. Terlihat kalau Niel makan ramen buatan Hiruka, jadi mereka tak perlu menyiapkan mie instan.


"Oh. Selamat datang. Kalian bawa makanan? Rebus disini aja!"


"Terima kasih. Ni.. El." Rin tersenyum manis membuat Niel klepek-klepek.


Mereka makan bersama dan Niel mengatakan kalau dia akan ke Indonesia pada bulan Februari. Dan dia akan membawa Kazurito.


Persyaratan ayahnya adalah membawa orang kuat. Karena misi ini bukan untuk main-main, waktu perekrutan hanya berlangsung 1 minggu.


Ada organisasi Yakuza kecil disana, dan tujuan Nie yakni kesitu untuk mendapatkan rekan.


"Ku dengar negara Indonesia banyak yang bisa bela diri. Jadi kau hati-hati Niel. Dan ayah mu seorang bos yakuza 'kan?" Tanya Kameza.


"Ya. salah satu bos yakuza. Aku akan hati-hati. Sampai saat itu, jagalah Rin. Kameza!"


Niel dalam posisi rumit itu membuat Rin simpati dan mengajaknya duduk di luar berdua. Agar hati Niel menjadi sedikit lebih tenang.


..."Niel. Terima kasih Cincin nya." Bersender pelan di pundak Niel....


..."Sama-sama. Apa aku boleh mengatakan ini Rin?" Membelai lembut rambut Rin....


..."Boleh. Apa itu?" Niel menatap dan menyosor wajah nya menuju Rin....



Sumber: Pinterest | yang ngedit si babu author. Awoakwok.


..."Apa itu keinginan mu Niel?" ...


..."Tidak. Aslinya aku mau terus bersama mu!"...


..."Iya Niel. Kamu manja juga ya."...


...*****...


Disisi lain. Zahwa sangat amat kesal karena Yui lama menjeputnya, dan di tenangkan oleh Laurent...


Ch ini diketik oleh Yantooo. Ch selanjutnya masih saya. Jadi cerita serius nya masih lama :V


Jangan ngeluh.. Semangat buat saerul :v


#berhentiNgedit #TambahGaji


Tx :)