Devil's Brother

Devil's Brother
BAB 6



Mia hanya menatap takut ke arah David, dia berpikir bahwa dia telah melakukan kesalahan besar.david dengan sekuat tenaga menahan amarahnya agar dia tida memukul laki laki yang bersama adiknya itu.dia berpikir berani beraninya adik tirinya membawa laki laki masuk kedalam rumahnya.david mulai mendekati Mia yang sedari tadi bersembunyi di belakang arsen,tetapi arsen tidak berniat untuk bergeser dari tempatnya ketika David mendorong bahu arsen.


"Lo sebaiknya minggir,jangan halangi jalan gue"ucap David menarik kerah baju arsen.


"harusnya Lo jangan kasar Kanya gini terhadap ade Lo" ucap arsen tajam


"arsen,lebih baik kita pergi saja dari sini"bisik Mia di telinga arsen


arsen pun bergegas menarik Mia untuk pergi dari tempat itu,tapi tiba tiba arsen berhenti ketika dia mendengar ucapan yang membuat emosinya naik.


"pengecut Lo"ucap David nyaring


Mia yang melihat muka arsen menahan emosi, Mia langsung mencoba menenangkan arsen agar arsen tidak terpancing.


"sudah jangan di dengerin ya arsen"ucap Mia lembut sambil mengelus punggung arsen.


tetapi ketika mereka akan pergi,ada yang menarik tangan Mia sampai dia melepaskan genggaman pada tangan arsen.mia sangat terkejut ternyata yang menarik tangan nya adalah marcel.marcel dan Lucas turun karena mereka mendengar ada keributan di bawah.mia dapat melihat mereka berdua tersenyum devil seakan akan mereka akan melakukan sesuatu.mia pun menjadi panik dan takut,takut mereka berbuat yang berlebihan kepada teman nya itu.


"arsen tolong"ucap mia.dia merasa kesakitan karena Marcel menarik Mia dengan sangat kasar.


"jangan sakiti Mia" ucap arsen sambil menatap tajam ke arah Marcel


"gue ga jamin"marcel pun mengeluarkan benda kecil dari dalam saku celananya.mia yang melihatnya dia gemetar ketakutan, pasalnya benda itu adalah benda yang di gunakan Marcel untuk menggores lehernya satu tahun yang lalu.tetapi sebelum benda itu menempel di wajah mulus mia.arsen memukul wajah Marcel dengan sangat keras.


"kurang ajar" ucap Marcel marah


terjadilah perkelahian yang sangat brutal,mereka sama sama kuat.tetapi arsen mulai kelelahan menerima pukulan dari Marcel bertubi tubi.mia yang melihat arsen kelelahan dia langsung berusaha memisahkan mereka.mia tidak mau terjadi apa apa dengan teman satu satunya itu.sedangkan Lucas dan David dia hanya menonton seolah olah itu pertunjukan yang sangat menarik.


"hanya segini kemampuan Lo hah" ucap Marcel meremehkan melihat lawannya sudah tidak mampu menahan serangannya.


saat Marcel akan memukul arsen kembali,Mia menghadangnya sehingga pukulan yang sangat keras itu menghantam hidung mungilnya.


"cih dasar gadis bodoh,so So an jadi super Hero" ucapnya tanpa rasa bersalah sedikitpun,dia meninggalkan Mia yang tengah kesakitan dan duduk di sofa ruang tamu.


Mia tidak menghiraukan hidungnya yang berdarah,dia hanya mementingkan arsen sekarang


"arsen kamu tidak apa apa?"ucap Mia sambil meletakan kepala arsen di pangkuannya.


"tidak apa apa,ini hanya luka kecil ko Mia" ucap arsen sambil berusaha berdiri


dia menatap benci ke arah Marcel yang tengah duduk santai.


"kekamar aku dulu ya sen,biar aku obatin dulu luka luka nya"ucap Mia sambil membantu arsen berjalan


"ga papa ko harusnya aku yang minta maaf"ucap Mia merasa bersalah


Marcel,Lucas dan David mereka yang melihat kedekatan adiknya dengan arsen membuat mereka naik darah karena cemburu.


"dasar gadis bodoh berani beraninya dia sama gue." Marcel berdecak sebal.


🖤🖤🖤🖤🖤


waktu menunjukan pukul 20:00,sekarang Mia sedang berada di depan pintu rumahnya sedang berbicara dengan arsen.


"ga apa apa nih aku tinggal?" ucap arsen hawatir


"iya ga papa,nanti kalau sampai kakakku macem macem sama aku,aku tinggal minta bantuan sama pelayan"jawab Mia sedikit ragu.


"oke,tapi kalau ada apa apa langsung telpon aku ya"ucap arsen memerintah


"oke bos siap laksanakan" ucap Mia


"sen maaf ya, aku ga jadi buatin kamu makanan,sebagai gantinya, besok aku bawain makanan khusus buat kamu ya" sambungnya


"iya oke,besok aku jemput kamu ya,aku pulang bye"ucap arsen santai sambil pergi menaiki motornya


"oke ditunggu"teriak Mia


Mia segera masuk kedalam rumah ketika motor arsen sudah tak terlihat lagi.tetapi ketika Mia berbalik dia menabrak seseorang sampai sampai hidung nya kembali mengeluarkan darah.


"akhhh kenapa aku sangat ceroboh" ucap mia sambil memegangi hidung nya


"mata Lo buta apa gimana sih" ucap seseorang dengan nada kesal.


deg rasanya jantung Mia berhenti,ternyata yang ia tabrak adalah kakanya Lucas.


Mia berkeringat dingin, melihat sosok Lucas berdiri di hadapannya. Mia segera mengusap darah yang keluar dari hidungnya


"ck dasar bodoh buat apa Lo ngelindungin pria sialan itu"ucap Lucas sarkas


Mia yang mendengar ucapan kakanya itu,dia malah diam bungkam 1000 bahasa,dia merasa buat apa dia meladeni kakanya toh pasti kakanya yang bakal menang.


Lucas yang melihat Mia bungkam,dia pergi meninggalkannya.padahal dia tadinya berniat memarahi Mia, karena mia membawa laki laki ke dalam rumah.tapi Lucas mengurungkan niatnya itu.