
arsen sudah berpacaran dengan Sarah sejak masih duduk di bangku SMA kelas 12 semester terakhir.tapi setelah lulus Sarah melilih kuliah di luar negri.awalnya arsen tidak mengijinkan Sarah untuk kuliah di luar negri,tapi Sarah bersikekeh dengan pilihannya.akhirnya dengan berat hati arsen pun mengijinkan Sarah pergi.mereka berdua menjalani LDR cukup lama.tapi keduanya saling menjada perasaan nya .arsen sangat mencintai Sarah begitu pun sebaliknya.
Mia mengetikan balasan untuk arsen
to arsen
" iya ga papa,titip salam ya buat Sarah"
tidak lama balasan pesan arsen masuk
from arsen
" oke,hati hati ya"
pesan tersebut mengakhiri percakapan mereka,tapi Mia baru ingat bagaimana ia berangkat ke kampus hari ini.diakan tidak memiliki uang sepeserpun. ketiga Kaka nya itu tidak ada yang memberikan uang sepeserpun.
"jalan kaki lagi deh" ucap Mia berbicara sendiri,dia pun melangkahkan kaki nya ke dalam kamar mandi.setelah selesai dia memilih baju di dalam lemarinya untuk ia kenakan
Mia turun kebawah sesudah ia merasa cukup dengan penampilannya.dia melangkahkan kaki nya ke dapur dan mendekati wanita tua yang sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi untuk majikan majikannya.
" bi, mana bekal Mia?" tanya Mia,dan mampu membuat wanita tua itu terkejut
"eh astaga non Mia,bikin kaget aja"ucap bi minah sambil mengelus dadanya
"hehehe maaf bi"ucap Mia sambil tersenyum
"bekal non sudah saya simpan di atas meja makan" ucap bi Minah
"oke bi" ucap Mia melangkahkan kakinya menuju meja makan
"BI Mia berangkat dulu ya,udah mau telat nih" ucap Mia berteriak.
"sarapan dulu non" ucap bi Minah
"ngga bi.maaf ya, soalnya takut telat bi"ucap Mia merasa bersalah,mau bagaimana lagi jarak kampus dengan rumahnya lumayan jauh.jadi dia harus cepat berangkat sekarang
"iya non ga apa apa" ucap bi minah
Mia berpikir apakah sebaiknya dia meminjam uang Bu Minah dulu untuk hari ini saja.tapi dia membuang jauh jauh pikiran nya itu ketika dia melihat wajah lelah bi minah yang bekerja keras untuk keluarganya.
"dah Bu" ucap Mia setengah berlari ke arah pintu utama
...****...
Mia berjalan dengan sangat cepat,terkadang dia berlari lari kecil supaya tidak menghabiskan waktu yang banyak.
sesampai nya Mia mengelap keringat di keningnya.berjalan cukup jauh membuatnya sangat lelah.
"akhirnya" ucap Mia sambil memegang dada yang sedikit sesak.dia merasakan perutnya kembali sakit akibat luka yang di berikan ketiga Kaka nya itu.
Mia berjalan pelan menuju ruang kelasnya yang berada di lantai 2.
sesampainya di kelas Mia memilih tempat duduk paling belakang.bukan nya Mia tidak mau duduk di kursi yang paling depan, tetapi kursi yang di barisan depan sudah penuh terisi dan hanya tersisa bagian belakang saja.
Mia melihat ke arah wanita yang sedang berbincang bincang di depannya.
"eh katanya ada mahasiswa pindahan loh,anak pemilik dari universitas ini.ganteng lagi" ucap wanita itu dengan antusias
"masa sih,emang dia masuk kelas ini apa?" ucap wanita satu lagi
"iya,dia ngambil jurusan arsitektur juga kaya kita,otomatis dia juga masuk kelas ini lah"ucap wanita itu menjelaskan
Mia yang melihat itu hanya memandang datar ke arah wanita di depannya yang sedang sibuk memoles make up diwajahnya.
tidak berapa lama masuk lah dosen bertubuh gempal dengan kumis tebal di sekitar mulutnya.
"selamat pagi anak anak"ucap dosen tersebut
"pagi pak"ucap para mahasiswa serentak
"oke anak anak kita kedatangan mahasiswa pindahan" ucap dosen
"masuk nak" ucap dosen itu menyuruh mahasiswa pindahan itu masuk
"oke, yang di samping saya ini adalah anak pemilik universitas ini"ucap dosen
suasana kelas yang awalnya hening kembali ribut
"wah ganteng banget"
"minta nomor handphone nya dong"
"Gilak ganteng banget"
mendengar keributan di kelasnya,dosen yang berada di sana memukul meja dengan penggaris nya dengan begitu keras.
'brak'
"diam semuanya"ucap dosen marah, yang mampu membuat semua mahasiswa maupun mahasiswi bungkam.
"ayo nak silahkan perkenalkan diri terlebih dahulu"ucap dosen,mengubah kembali ekspresi wajahnya menjadi ramah
"halo semuanya,perkenalkan nama saya Mario jonathan.saya pindahan dari Amerika serikat.sekian perkenalan dari saya"ucap Mario dengan tegas nya
""oke Mario kamu bisa duduk sekarang"ucap dosen.mario melangkahkan kaki nya ke arah bangku kosong yang berada di samping Mia
Mia sedikit bingung kenapa pria itu memilih bangku kosong yang berada di sebelah nya.
"gue boleh duduk di sini kan" tanya Mario kepada Mia
"eh..boleh ko,duduk aja"ucap Mia ramah.bagaimanapun dia harus bersikap ramah kepada mahasiswa pindahan ini.
"nama Lo siapa?" ucap pria itu menjulurkan tangan nya kepada Mia
"ah perkenalkan nama ku Mia"ucap Mia menyambut uluran tangan Mario
"kayanya gue ngga usah perkenalkan diri deh,kan udah di depan tadi" ucap Mario
"eeh.. Iyah aku udah tau nama kamu kok,biasa di panggil apa?"
"Mario aja,oke." ucap Mario
tampak kedua wanita yang di depan Mia melihatnya sinis.
"perkenalkan nama ku Bella" ucap wanita yang berada di depan Mia akhirnya berbalik menghadap ke belakang tepatnya ke Mario.
"Bella, kenalan nya nanti aja jam istirahat" ucap dosen berteriak dari depan,yang mampu membuat semua orang melihat ke arah wanita yang di sebutkan namanya tadi
"dosen sialan"ucap Bella pelan,dia berbalik lagi ke arah depan dimana dosen yang membuatnya malu tadi.