Devil's Brother

Devil's Brother
BAB 36



''lo ikut gue sekarang''ucap Mario menarik tangan Mia dengan kasar


''lepasin!''mia berusaha melepaskan cengkraman Mario,yang menurut nya sangat kasar.


'brak' Mario membuka sebuah pintu ruangan


''hiks hiks hiks.kamu mau ngapain Mario? plis lepasin''ucap Mia,suaranya terdengar pilu menyayat hati. dia benci pada dirinya sendiri.kenapa dia bisa menjadi serapuh ini


''berisik lo''geram mario


pria itu tengah sibuk mencari sesuatu,tangan nya masih mencengkram tangan Mia kuat


tidak lama kemudian raut wajah Mario berubah senang.dengan smirik mengerikannya saat dia menemukan apa yang telah di cari nya tadi,sebuah lakban dan tali.


Mia yang melihat itu menjadi ketakutan.dia teringat dengan kejadian beberapa tahun lalu yang menimpanya.


''tolong ya tuhan,aku tidak ingin itu terulang kembali''batin Mia


''ini akibat nya kalau Lo berani nentang gue''


'brak' Mario mendorong tubuh Mia ke sebuah meja panjang dengan kerasnya


''akhh''pekik Mia,dia merasa kesakitan.


''ma..Mario kamu mau ngapain''ucap mia.ketakutannya semakin bertambah ketika Mario mulai mengikat kedua kaki dan tangan nya.


''mmppph''mario melakban mulut Mia dengan lakban yang di tempelkan nya berlapis lapis


malam itu menjadi malam terpanjang bagi Mia,dia benar benar merasa sakit dan terhina.


Mario laki laki yang di cintai nya dan di percanya nya tega melakukan hal sehina dan serendah itu kepadanya.tidak hanya itu saja dia pun dengan teganya memberikan tubuh Mia pada bawahan nya Felix.


'ctak cetak cetak slerk'mario memotong tali dan membuka lakban.


''lihat, seberapa hina nya diri Lo.gue pastiin, di luar sana nggak ada yang mau sama lo.mana ada laki laki yang suka barang bekas,dan sekali pun itu terjadi,itu hanya pria bodoh''


Mia tidak memperdulikan itu, dia hanya fokus membenarkan baju dan celana nya


merasa tidak di dengarkan Mario kembali marah,dia menjambak rambut Mia kuat.lalu melemparkan Mia ke lantai


Mia berusaha tegar, lalu dia menarik napas dalam dalam. namun dia masih saja merasakan sakit.'sakit sangat sakit' itulah yang ia rasakan saat ini


di pikiran nya sekarang dia harus menyelesaikan masalah nya terlebih dahulu


''mario,kamu tau.aku berharap jauh di lubuk hatiku yang paling dalam,dari dulu sampai sekarang,aku ingin kamu lah yang pertama dan terakhir.tapi harapan itu hanya lah mimpi belaka,yang tidak bisa jadi kenyataan.dulu,sebelum kamu datang dalam hidup ku,aku merasa hari hari ku biasa biasa saja.tetepi berbeda ,ketika aku mengenal kamu hari hari yang ku lewati lebih berwarna.satu hal yang paling aku ingat' kita akan menjadi pasangan teromantis melebihi Sarah dan arsen'.saat itu juga aku merasa senang melebihi apa pun.tapi apa? tapi itu semua hanya bualan kamu saja, dan aku ingin sekali kembali ke waktu ketika kamu memperkenal kan diri.karena apa? karena pada saat itu aku tidak berpikir kamu laki laki jahat,justru sebaliknya kamu adalah pria yang baik''ucap Mia memandang dalam Mario.


dia pun melangkah kan kaki nya dan menjauhi pria yang ada di depannya.


sepanjang perjalan pulang,Mia terus menangis.dia merutuki nasib nya.air hujan pun, setetes demi setetes berjatuhan, seolah olah langit pun tau apa yang sedang ia rasakan 'kenapa,kenapa tuhan.Mia harus mengalami semua ini,dulu kakakku yang seharus nya melindungi,menyayangi ku,justru mereka malah mengambil kesucian ku.sekarang orang yang aku cintai dan aku percayai,melakukan hal yang sama.sebenar nya apa kesalahan Mia ya tuhan' ucap nya pilu di tengah deras nya air hujan.