Devil's Brother

Devil's Brother
BAB 19



suasana di dalam mobil tidak seperti biasa nya yang selalu kaku.sekarang mia selalu bercerita pengalaman pengalaman konyol dalam hidupnya, untuk mencairkan suasana.


tampak terlihat dari wajah Mia dia terlihat sangat bahagia, seolah olah kejadian tragis yang terjadi tadi malam telah hilang dari ingatan. Mario pun dapat merasakan keceriaan dari wajah Mia.


"huh.. dia mencoba mengundur ngundur waktu" ucap mario dalam batinnya


" btw rumah Lo di mana?" tanya mario yang sedari tadi tertawa,lebih tepatnya tertawa palsu.


" di perumahan baverly hills" ucap Mia


"oke" ucap mario tersenyum


'ting' suara bunyi handphone milik Mia


from arsen


" kalau udah pulang,mampir dulu ke kafe yang biasa ya.sarah katanya mau ketemu sama kamu"


Mia yang membaca pesan dari arsen menjadi bingung.haruskah dia meminta Mario mengantarkan nya ke kafe tersebut.dia merasa tidak enak,karena kafe yang di maksud arsen sudah di lewati mobil Mario,terlalu jauh kalau harus putar balik.pikir nya


Mario yang melihat perubahan ekspresi dari wajah Mia ,ia tampak terlihat sedang memikirkan sesuatu.


"mikirin apa" ucap mario


"eh.. engga ko ga mikirin apa apa" jawab Mia


" bilang aja, ga apa apa ko" ucap mario sambil tersenyum manis yang dapat menghipnotis Mia.


" emmm.. bisa puter balik ga" ucap Mia berhati hati


"puter balik,mau kemana emang nya? ucap Mario


"puter balik ke kafe yang di sebelah nya ada toko bunga, ga papa kan" ucap mia


" oh...oke oke" ucap Mario


"makasih ya"


...*******...


terlihat seorang gadis yang sedang mencari seseorang yang menyuruhnya ke kafe tadi


" mia...di sini" ucap seorang pria sambil melambai lambai kan tangan nya


" mario ayo" ucap Mia sambil menarik tangan Mario


mereka berdua pun langsung menuju meja yang di duduki arsen dan seorang gadis.yang pastinya gadis itu adalah kekasih arsen.


" maaf ya lama" ucap Mia setelah menghampirinya


"ga apa apa,kita juga baru sampai ko" ucap arsen


arsen menatap bingung ke arah pria yang datang bersama Mia


" siapa dia" tanya arsen sambil melihat kearah Mario


" oh iya, kenalin ini Mario teman baru aku.dia murid pindahan" ucap mia sambil tersenyum


" kenalin gue Mario Jonathan" ucap Mario mengulurkan tangan nya ke arah arsen


" dan kenalin, yang di sebelah gue ini Sarah lilliana" ucap arsen sambil merangkul gadis tersebut.


" Sarah lilliana" ucap sarah menjabat tangan dua orang yang ada di depan nya secara bergantian dan tersenyum sangat manis


"aku Mia" ucap Mia


" oke.... mau pesan apa" Sarah menatap tiga orang yang ada di sana.


" ngga,aku ga pesan apa apa"ucap Mia,padahal di kafe tersebut tidak hanya menyediakan makanan berat saja,tapi di sana juga menyediakan makanan ringan yang cocok di jadikan cemilan.


Mia pun sebenarnya ingin memakan cemilan yang ada di daftar menu,tapi berhubung sekarang dia tidak memiliki uang di dalam sakunya.diapun mengurungkan niat nya itu.


" yah ga asik,gimana kalo makanan ringan aja mau?" ucap sarah menawarkan pada Mia


" ngga deh,aku masih ke..." ucap Mia terpotong oleh suara mario


" pesan aja mi, nanti biar aku yang bayar" ucap Mario


" tida perlu Mario,aku masih kenyang" ucap Mia


" ya udah,pesenin gue chese cake 2 porsi"ucap mario menatap Sarah


" oke... kamu mau pesan apa sayang" tanya Sarah pada arsen


" samain aja sama kamu ya" ucap arsen tersenyum lembut kepada kekasih nya itu


sambil menunggu pesanan datang mereka ber empat tampak berbicara ringan.sesekali tampak salah satu dari mereka tertawa lepas.


" permisi....ini pesanan nya" ucap pelayan sambil meletakan pesanan mereka ke atas meja


" terimakasih mba" ucap sarah


"nih buat Lo, dimakan ya" ucap Mario sambil menyerah kan chese cake ke arah mia


mau tidak mau Mia pun mengambil pemberian dari Mario


" kalian berdua serasi banget,kenapa ga pacaran aja" ucap sarah tiba tiba


" mau nya si gituh,tapi dia belum ngasih jawaban" ucap Mario,membuat heran kedua pasangan yang ada di depan nya.


" ha... maksud Lo,Lo udah nembak Mia!?" ucap sarah nyaring


" Sarah,pelankan suara mu" ucap arsen


"maaf" ucap sarah dengan cengiran nya.


" jadi Lo udah nembak Mia?" Sarah mengulang ucapan nya.


" ya gitu deh" ucap Mario


" cie ...cie ...jangan lama lama ya ngasih jawaban nya,kasian takut ga kuat di gantung kelamaan" ucap sarah menggoda Mario dan Mia,sedang kan yang di goda hanya tersenyum dengan wajah memerah


"iya,terima aja.kamu kan ga pernah pacaran" ucap arsen


' deg' Mario kaget dengan penuturan arsen tadi


"menarik,ternyata ni cewek belum pernah pacaran" batin mario